<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580</id><updated>2011-11-02T18:43:24.526-07:00</updated><category term='Hiasan Wanita'/><category term='Syair'/><category term='Kesehatan'/><category term='Akhlak dan Adab'/><category term='Fiqh'/><category term='Kehamilan'/><category term='Tips Seputar Rumah Tangga'/><category term='Renungan Untuk Saudariku'/><category term='Manfaat Buah-Buahan dari A-Z'/><category term='Fatwa-Fatwa'/><title type='text'>بسم الله الرحمن الرحيم</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>89</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-5863776644736595428</id><published>2011-11-02T18:42:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T18:43:24.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Permasalahan Pasca Persalinan 3</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;3. Permasalahan Terkait Nifas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengeluarkan darah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan ibu telah mengetahui bahwa dirinya akan mengeluarkan darah selama masa nifas. Namun, beberapa ibu masih saja khawatir melihat banyaknya darah, terutama ketika alirannya deras dan tiba-tiba pada saat bangun tidur pada hari-hari awal setelah melahirkan. Jangan khawatir, karena itu merupakan suatu proses yang normal terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu juga tidak perlu khawatir ketika nampaknya jumlah pengeluaran darah sudah berkurang selama satu atau dua hari namun tiba-tiba mengalir lagi dengan deras. Hal tersebut biasanya terjadi karena ibu kecapekan setelah melakukan aktivitas tertentu. Oleh karena itu, ibu perlu segera beristirahat, mengingat kondisinya yang masih lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi nifas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama nifas, ibu akan mengeluarkan cairan yang berasal dari rahim, cairan ini disebut “lokia”. Pada hari pertama dan kedua ibu akan mengeluarkan lokia rubra atau lokia kruenta, berupa darah segar bercampur sisa selaput ketuban dan lain-lain. Hari berikutnya keluar lokia sanguinolenta, berupa darah bercampur lendir. Setelah satu pekan, keluar lokia serosa yang berwarna kuning dan tidak mengandung darah. Setelah dua pekan, keluar lokia alba yang hanya berupa cairan putih. Biasanya lokia berbau agak amis. Bila berbau busuk, mungkin terjadi lokiostasis (lokia tidak lancar keluar) dan infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelainan yang dapat ditemukan setelah melahirkan (selama nifas) adalah “infeksi nifas” atau dalam istilah medis disebut juga “infeksi puerperalis”. Infeksi nifas adalah infeksi bakteri pada saluran genital (kemaluan) yang terjadi setelah melahirkan yang ditandai dengan kenaikan suhu tubuh sampai 38°C atau lebih selama dua hari, terjadi dalam sepuluh hari setelah melahirkan tapi dengan mengecualikan 24 jam pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melahirkan, organ reproduksi ibu berangsur-angsur akan pulih kembali seperti keadaan sebelum hamil. Suhu badan setelah melahirkan dapat naik lebih dari 0,5°C dari keadaan normal (36-37°C) tapi tidak lebih dari 39°C. Sesudah 12 jam pertama melahirkan umumnya suhu badan kembali normal. Bila lebih dari 38°C, harus dipikirkan kemungkinan terjadinya infeksi nifas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda infeksi nifas sangat bervariasi tergantung bagian yang terinfeksi dan keparahannya. Jika ditemui tanda-tanda berikut ini, segeralah membawa ibu ke tempat pelayanan kesehatan untuk mendapat penanganan yang sesuai:&lt;br /&gt;Demam tinggi (38°C atau lebih), kadang disertai menggigil.&lt;br /&gt;Rasa panas dan nyeri pada tempat infeksi&lt;br /&gt;Kadang-kadang terasa perih saat buang air kecil.&lt;br /&gt;Ibu terlihat sakit dan sangat lemah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak setiap ibu yang melahirkan mengalami infeksi nifas. Kondisi tiap ibu yang melahirkan memang bisa berbeda, ada yang baik-baik saja tanpa masalah, namun ada pula yang mengalami berbagai masalah terkait dengan kondisi kesehatannya. Beberapa faktor risiko yang memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi nifas, antara lain:&lt;br /&gt;Setiap keadaan yang menurunkan daya tahan tubuh ibu, seperti perdarahan, kelelahan, gizi buruk, preeklamsi, eklamsi, infeksi lain yang diderita ibu, penyakit jantung, TBC paru, pneumonia, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Ibu dengan proses persalinan lama, persalinan yang tidak terduga (mendadak) sehingga kurang tertangani dengan baik&lt;br /&gt;Kemungkinan infeksi panggul setelah melahirkan yang serius, berhubungan dengan lamanya ketuban pecah sebelum melahirkan.&lt;br /&gt;Luas serta banyaknya luka guntingan atau robekan ketika proses persalinan&lt;br /&gt;Ibu yang menjalani tindakan operasi, baik lewat jalan lahir maupun perut.&lt;br /&gt;Tertinggalnya sisa ari-ari, selaput ketuban, atau bekuan darah dalam rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui bahaya infeksi nifas yang mungkin saja terjadi, alangkah lebih baik jika kita menempuh cara-cara untuk mencegahnya. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi nifas, antara lain :&lt;br /&gt;Sebaiknya ibu memperhatikan kondisi kesehatannya selama hamil, segera periksa ke bidan atau dokter jika ada keluhan.&lt;br /&gt;Minum suplemen zat besi secara teratur untuk mencegah terjadinya anemia.&lt;br /&gt;Konsumsi makanan yang bersih, sehat, cukup kalori, protein, dan serat (sayur, buah).&lt;br /&gt;Minum air dalam jumlah yang cukup.&lt;br /&gt;Ibu hendaknya memilih tenaga penolong persalinan yang terlatih, supaya proses persalinan terjamin kesterilannya.&lt;br /&gt;Harus menjaga kebersihan dan memberi perawatan khusus jika terjadi perlukaan seperti di tempat jahitan pada jalan lahir maupun perut (operasi cesar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perawatan Ibu Setelah Melahirkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang seorang wanita sangat memperhatikan kondisi dirinya dan janinnya ketika masih mengandung, namun hanya sedikit yang mengerti bahwa perawatan ibu setelah melahirkan juga tidak kalah pentingnya. Berikut ini beberapa cara yang bisa ditempuh untuk merawat ibu setelah melahirkan:&lt;br /&gt;Setelah melahirkan, ibu harus cukup istirahat. Delapan jam setelah melahirkan, ibu harus tidur telentang untuk mencegah perdarahan. Setelah itu, ibu boleh miring ke kiri atau ke kanan untuk mencegah thrombosis(pembekuan darah).&lt;br /&gt;Ibu dan bayi ditempatkan pada tempat yang sama supaya terjalin kontak fisik dan psikis (kejiwaan) yang erat. Hal ini juga akan memudahkan dalam melakukan aktivitas menyusui dan mengurangi risiko terjadinya sindrom baby blues.&lt;br /&gt;Makanan yang dikonsumsi harus sehat, cukup kalori, protein, dan serat (sayur, buah). Sangat tidak dianjurkan diet ketat ketika masih menyusui. Penurunan berat badan sesudah melahirkan jangan lebih dari 0,5 kg setiap pekan. Pada 6 bulan pertama masa menyusui saat bayi hanya mendapat ASI, ibu perlu tambahan nutrisi 700 kalori/hari, 6 bulan selanjutnya 500 kalori, dan tahun kedua 400 kalori. Dalam menu sehari-hari ditambah makanan yang merangsang produksi ASI seperti daun katuk dan daun pepaya.&lt;br /&gt;Karena jumlah cairan yang keluar lebih banyak, ibu menyusui dianjurkan minum air 8-12 gelas sehari.&lt;br /&gt;Ibu menyusui tentunya mengeluarkan tenaga yang tidak sedikit, apalagi terkadang ibu harus terbangun malam karena bayi menangis dan meminta ASI. Oleh karena itulah ibu menyusui membutuhkan istirahat dan tidur cukup supaya tenaganya pulih kembali.&lt;br /&gt;Bila perlu ibu bisa melakukan senam nifas secara bertahap (bisa dimulai sejak 24 jam setelah persalinan normal). Senam nifas mempunyai banyak manfaat antara lain membantu melancarkan sirkulasi darah, membantu mengembalikan kedudukan otot kandungan, menguatkan otot-otot perut, otot-otot dasar panggul (tempat diantara kedua paha) dan pinggang, membentuk sikap tubuh, serta membantu memperlancar produksi ASI.Senam nifas sangat bervariasi, berikut ini salah satu contoh gerakan-gerakan pada senam nifas yang bisa dipraktekkan oleh ibu setelah melahirkan: &lt;br /&gt;Ibu telentang lalu kedua kaki ditekuk, kedua tangan diletakkan di atas dan menekan perut. Lakukan pernafasan dada lalu pernafasan perut.&lt;br /&gt;Dengan posisi yang sama, angkat pantat lalu taruh kembali.&lt;br /&gt;Kedua kaki diluruskan dan disilangkan lalu kencangkan otot seperti menahan buang air kecil dan buang air besar.&lt;br /&gt;Duduklah di kursi, perlahan bungkukkan badan sambil tangan berusaha menyentuh tumit.&lt;br /&gt;Ibu hendaknya memeriksakan diri enam pekan setelah melahirkan atau kapan saja ketika dirasakan ada keluhan yang mengganggu. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat keadaan umum ibu secara menyeluruh dan menindaklanjuti jika ada keluhan-keluhan setelah melahirkan. Jika ibu mengalami masalah ketika menyusui, hendaknya berkonsultasi pada tenaga terlatih di pusat pelayanan kesehatan (misal di klinik laktasi). Suami, keluarga, dan orang-orang terdekat harus selalu memberi dukungan moral supaya ibu bisa melalui masa-masa menyusui dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalani Dengan Sabar Dan Ikhlas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengandung dan melahirkan anak merupakan pengalaman yang menakjubkan sekaligus melelahkan bagi seorang wanita. Hendaknya seorang ibu melakukan tugasnya dengan penuh kesabaran dan ikhlas untuk mengharap keridhoan Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan begitu, tugas yang berat akan terasa lebih ringan dalam menjalaninya. Terlebih lagi jika mengingat bahwa mengasuh dan mendidik anak bisa menjadi ladang pahala bagi seorang wanita. Demikian penjelasan yang berkaitan dengan kondisi ibu setelah melahirkan, semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Referensi:&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Artikel muslimah.or.id&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Penulis: dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;Cunningham, Mac Donald, Gant. Textbook Williams Obstetry Edisi 18. Bab “Abnormalitas Pada Masa Puerperium”. Tahun 1995. Penerbit EGC, Jakarta.&lt;br /&gt;Arief Mansjoer (editor) dkk. Buku Kapita Selekta Kedokteran UI Jilid 1. Tahun 1999. Penerbit Media Aesculapius, Universitas Indonesia, Jakarta.&lt;br /&gt;Heidi Murkoff, dkk. Buku ”Kehamilan, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan”. Tahun 2006. Penerbit Arcan, Jakarta.&lt;br /&gt;Buku Manajemen Laktasi, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-5863776644736595428?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/5863776644736595428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2011/11/persalinan-pasca-persalinan-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5863776644736595428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5863776644736595428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2011/11/persalinan-pasca-persalinan-3.html' title='Permasalahan Pasca Persalinan 3'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-5967737736088073406</id><published>2011-11-02T18:31:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T18:31:39.292-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Permasalahan Pasca Persalinan 2</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;2. Permasalahan Terkait Aktivitas Menyusui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payudara bengkak (engorgement)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar hari ketiga atau keempat sesudah ibu melahirkan, payudara sering terasa lebih penuh, tegang, serta nyeri. Keadaan seperti itu disebut engorgement (payudara bengkak) yang disebabkan oleh adanya statis d i vena dan pembuluh darah bening. Hal ini merupakan tanda bahwa ASI mulai banyak diproduksi. Apabila dalam keadaan tersebut ibu menghindari menyusui karena alasan nyeri kemudian memberikan prelacteal feeding (makanan tambahan) pada bayi, hal ini justru berlanjut (makin parah). Payudara akan bertambah penuh karena produksi ASI terus berlangsung sementara disisi lain ASI tidak disusukan ke bayi menyebabkan tidak terjadi perangsangan pada puting susu. Hal ini mengakibatkan refleks oksitosin tidak terjadi dan ASI tidak dikeluarkan. Jika hal ini terus berlangsung, ASI yang diproduksi menumpuk pada payudara dan menyebabkan areola (bagian berwarna hitam yang melingkari puting) lebih menonjol, puting menjadi lebih datar dan susah dihisap oleh bayi ketika disusukan. Bila keadaan sudah sampai seperti ini, kulit pada payudara akan nampak lebih merah mengkilat, terasa nyeri sekali dan ibu merasa demam seperti influenza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah terjadinya payudara bengkak, beberapa cara yang dianjurkan antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt; Susukan bayi segera setelah lahir, apabila keadaan memungkinkan&lt;br /&gt;Susukan bayi tanpa dijadwal (on demand/sesuka bayi)&lt;br /&gt;Keluarkan ASI dengan tangan atau pompa bila produksi melebihi kebutuhan bayi&lt;br /&gt;Lakukan perawatan payudara pasca persalinan secara teratur&lt;br /&gt;Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui agar payudara lebih lembek, sehingga puting lebih mudah ditangkap/diisap oleh bayi&lt;br /&gt;Berikan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit pada payudara&lt;br /&gt;Berikan kompres hangat sebelum menyusui untuk memudahkan bayi mengisap (menangkap) puting susu&lt;br /&gt;Lakukan pengurutan (masase) payudara yang dimulai dari puting ke arah payudara untuk mengurangi peningkatan peredaran darah dan terjadinya statis di pembuluh darah dan pembuluh getah bening dalam payudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puting nyeri (sore nipple) dan puting lecet (cracked nipple)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puting nyeri ketika menyusui biasanya terjadi karena beberapa sebab, antara lain:&lt;br /&gt;Posisi bayi saat menyusu yang salah, yaitu puting tidak masuk kedalam mulut bayi sampai pada areola, sehingga bayi hanya mengisap pada puting saja. Hisapan/tekanan terus menerus hanya pada tempat tertentu akan menimbulkan rasa nyeri waktu diisap, meskipun kulitnya masih utuh.&lt;br /&gt;Pemakaian sabun, lotion, cream, alkohol dan lain-lain yang dapat mengiritasi puting&lt;br /&gt;Bayi dengan tali lidah (frenulum linguae) yang pendek sehingga menyebabkan bayi sulit mengisap sampai areola dan isapan hanya pada putingnya saja.&lt;br /&gt;Kurang hati-hati ketika menghentikan aktivitas menyusu/mengisap (menarik puting dari mulut bayi secara paksa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari puting nyeri atau lecet ketika menyusui, perlu diperhatikan beberapa hal berikut ini:&lt;br /&gt;Tidak membersihkan puting dengan sabun, alkohol, lotion, cream, dan obat-obat yang dapat mengiritasi.&lt;br /&gt;Cara melepaskan hisapan bayi setelah selesai menyusui adalah dengan menekan dagu bayi atau memijit hidungnya perlahan atau dengan memasukkan jari kelingking ibu yang bersih ke mulut bayi. Hindari menarik puting dari mulut bayi secara paksa.&lt;br /&gt;Ibu dianjurkan tetap menyusui bayinya mulai dari puting yang tidak sakit serta menghindari tekanan lokal pada puting dengan cara mengubah-ubah posisi menyusui. Untuk puting yang sakit dianjurkan mengurangi frekuensi dan lamanya menyusui.&lt;br /&gt;Untuk mencegah lecet, sebelum menyusui keluarkan beberapa tetes ASI untuk dioleskan pada puting, kemudian setelah selesai menyusui segera oleskan ASI seperti awal menyusui dan biarkan kering oleh udara, baru kemudian ditutup. Hal ini dapat dilakukan sambil menyangga bayi supaya bersendawa.&lt;br /&gt;Perhatikan tehnik menyusui yang benar, khususnya letak puting dalam mulut bayi, yaitu bibir bayi menutup areola sehingga tidak nampak dari luar, puting di atas lidah bayi, areola di antara gusi atas dan bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila dengan tindakan tersebut di atas puting tetap nyeri, sebaiknya dicari sebab-sebab lain (misalnya moniliasis/sariawan akibat infeksi jamur pada bayi). Puting susu lecet/luka harus segera ditangani dengan baik, karena jika dibiarkan saja akan memudahkan terjadinya infeksi pada payudara (mastitis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saluran susu tersumbat (obstructive duct)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saluran susu tersumbat (obstructive duct) adalah suatu keadaan dimana terjadi sumbatan pada satu atau lebih saluran susu yang disebabkan oleh tekanan jari waktu menyusui atau pemakaian bra yang terlalu ketat. Hal ini juga dapat terjadi karena komplikasi payudara bengkak yang berlanjut yang mengakibatkan kumpulan ASI dalam saluran susu tidak segera dikeluarkan sehingga menjadi sumbatan. Sumbatan ini pada wanita yang kurus dapat terlihat dengan jelas sebagai benjolan yang lunak pada perabaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi terjadinya saluran susu tersumbat (obstructive duct) ada beberapa hal yang dianjurkan, antara lain:&lt;br /&gt;Sebaiknya ibu melakukan perawatan payudara setelah melahirkan dengan teratur agar tidak terjadi stasis dalam payudara yang mengakibatkan terjadinya radang payudara (mastitis)&lt;br /&gt;Gunakan bra dengan desain menopang (menyangga), bukan menekan payudara.&lt;br /&gt;Keluarkan ASI setiap kali selesai menyusui bila payudara masih terasa penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbatan saluran susu ini harus segera diatasi karena dapat berlanjut menjadi radang payudara (mastitis). Untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak pada payudara dapat diberikan kompres hangat dan dingin, yaitu kompres hangat sebelum menyusui dengan tujuan mempermudah bayi mengisap puting susu dan kompres dingin setelah menyusui untuk mengurangi rasa nyeri dan bengkak pada payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang payudara (mastitis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radang payudara (mastitis) adalah infeksi yang menimbulkan reaksi sistemik (seperti demam) pada ibu. Hal ini biasanya terjadi pada 1-3 pekan setelah melahirkan dan sebagai komplikasi saluran susu tersumbat. Keadaan ini biasanya diawali dengan puting susu lecet/luka. Gejala-gejala yang bisa diamati pada radang payudara antara lain kulit nampak lebih merah, payudara lebih keras serta nyeri dan berbenjol-benjol (merongkol).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi hal tersebut di atas, ibu perlu dianjurkan agar tetap menyusui bayinya supaya tidak terjadi stasis dalam payudara yang cepat menyebabkan terjadinya abses. Ibu perlu mendapatkan pengobatan (Antibiotika, antipiretik/penurun panas, dan analgesik/pengurang nyeri) serta banyak minum dan istirahat untuk mengurangi reaksi sistemik (demam). Bilamana mungkin, ibu dianjurkan melakukan senam laktasi (senam menyusui) yaitu menggerakkan lengan secara berputar sehingga persendian bahu ikut bergerak ke arah yang sama. Gerakan demikian ini akan membantu memperlancar peredaran darah dan limfe di daerah payudara sehingga statis dapat dihindari yang berarti mengurangi kemungkinan terjadinya abses payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abses payudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelanjutan/komplikasi dari radang payudara akan menjadi abses. Hal ini disebabkan oleh meluasnya peradangan dalam payudara tersebut dan menyebabkan ibu tampak lebih parah sakitnya, payudara lebih merah mengkilap, benjolan tidak sekeras seperti pada radang payudara (mastitis), tetapi tampak lebih penuh/bengkak berisi cairan. Bila payudara seperti ini perlu segera diperiksakan ke dokter ahli supaya mendapat tindakan medis yang cepat dan tepat. Mungkin perlu dilakukan tindakan insisi untuk drainase (mengeluarkan nanah), pemberian antibiotik dosis tinggi dan analgesik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu dianjurkan banyak minum dan istirahat. Bayi dihentikan untuk menyusui sementara waktu pada payudara sakit dan setelah sembuh dapat disusukan kembali. Akan tetapi, bayi tetap bisa menyusui pada payudara yang sehat tanpa dijadwal (sesuka bayi).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Referensi:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Artikel muslimah.or.id&lt;br /&gt; Penulis: dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;Cunningham, Mac Donald, Gant. Textbook Williams Obstetry Edisi 18. Bab “Abnormalitas Pada Masa Puerperium”. Tahun 1995. Penerbit EGC, Jakarta.&lt;br /&gt;Arief Mansjoer (editor) dkk. Buku Kapita Selekta Kedokteran UI Jilid 1. Tahun 1999. Penerbit Media Aesculapius, Universitas Indonesia, Jakarta.&lt;br /&gt;Heidi Murkoff, dkk. Buku ”Kehamilan, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan”. Tahun 2006. Penerbit Arcan, Jakarta.&lt;br /&gt;Buku Manajemen Laktasi, Departemen Kesehatan Republik Indonesia&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-5967737736088073406?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/5967737736088073406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2011/11/permasalahan-pasca-persalinan-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5967737736088073406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5967737736088073406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2011/11/permasalahan-pasca-persalinan-2.html' title='Permasalahan Pasca Persalinan 2'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-8916919728050378109</id><published>2010-10-04T09:45:00.000-07:00</published><updated>2010-10-04T09:45:26.106-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Permasalahan Pasca Persalinan Bagian 1 (Permasalahan Terkait Proses Persalinan)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TKoEcoNn8dI/AAAAAAAAAKw/u4fiOQV3N6o/s1600/my-baby.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TKoEcoNn8dI/AAAAAAAAAKw/u4fiOQV3N6o/s1600/my-baby.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjuangan berat saat  hamil dan proses persalinan yang hebat serta melelahkan akhirnya terlewati.  Bayi mungil yang telah lama dinanti akhirnya hadir ke alam dunia ini. Tangisan  si kecil ketika lahir seolah menjadi embun penyejuk hati, pengobat rasa letih  yang mungkin sudah dirasa sejak awal masa kehamilan. Akan tetapi, perjuangan  seorang &lt;a href="http://muslimah.or.id/akhlak-dan-nasehat/bangga-menjadi-ibu-rumah-tangga.html"&gt;ibu&lt;/a&gt; belumlah usai. Banyak perubahan-perubahan yang terjadi setelah  melahirkan, dimana seorang wanita akan mengalami nifas dan menyusui. Maka tak  berlebihan kiranya jika seorang wanita hendaknya membekali diri dengan ilmu  yang terkait dengan kodratnya, yaitu mengandung, melahirkan, dan menyusui &lt;a href="http://muslimah.or.id/tag/pendidikan-anak"&gt;anak&lt;/a&gt;.  Setiap ibu perlu mengetahui masalah apa saja yang biasanya muncul setelah  melahirkan, termasuk di dalamnya adalah permasalahan nifas dan menyusui.&lt;span id="more-1181"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Permasalahan pasca  persalinan yang akan disampaikan pada kesempatan kali ini mencakup:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Permasalahan terkait proses persalinan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Permasalahan terkait aktivitas menyusui&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Permasalahan terkait &lt;a href="http://muslimah.or.id/tag/nifas"&gt;nifas&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;1. Permasalahan Terkait Proses Persalinan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Keletihan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jarang sekali ada  ibu yang bisa terlepas dari rasa letih ini. Setelah melelui proses persalinan  yang penuh perjuangan, ibu akan mengalami keletihan yang sepertinya tidak  mereda dan biasanya merasa seperti tidak bertenaga. Hal ini tidak mengherankan  karena setelah keletihan karena persalinan, seorang ibu dituntut untuk  menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengurus bayi yang baru saja  dilahirkannya. Tenaga ibu terkuras habis karena harus menyusui berkali-kali  dalam sehari. Disamping itu, sering  pula seorang ibu terbangun  ketika malam hari menyebabkan ia tidak memiliki waktu untuk beristirahat.  Apalagi ditambah dengan berbagai pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan  dan ada pula yang masih harus mengurus anak-anaknya yang lain. Meskipun  keletihan adalah hal yang biasa terjadi, namun ibu dapat sedikit menguranginya  dengan melakukan usaha sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pergunakan waktu  sebaik-baiknya untuk beristirahat, yaitu ketika bayi tertidur baik pada siang maupun  malam hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika  memungkinkan, mintalah bantuan dari orang-orang terdekat (terutama suami) untuk  membantu meringankan pekerjaan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usahakan untuk  makan makanan yang bergizi dan dalam jumlah yang cukup. Jika perlu, minum madu  dan makan kurma karena terbukti dapat memulihkan tenaga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum cukup air,  karena kekurangan cairan akan membuat tubuh menjadi lemas.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Kontraksi rahim&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kontraksi rahim yang  dirasakan setelah melahirkan (seperti kejang atau kram perut) merupakan hal  yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Kontraksi ini merupakan usaha untuk  mengerutkan pembuluh darah yang terbuka karena terpisahnya &lt;em&gt;plasenta&lt;/em&gt; (ari-ari) dan kembalinya rahim ke ukuran dan ke lokasi seperti sebelum  melahirkan. Kontraksi ini akan makin terasa ketika ibu menyusui karena  pengisapan payudara oleh bayi akan melepaskan hormon &lt;em&gt;oksitosin&lt;/em&gt;, yaitu  hormon yang dapat merangsang terjadinya kontraksi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bermasalah saat buang air kecil&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama 24 jam  setelah persalinan, banyak ibu yang mengalami kesulitan saat buang air kecil.  Beberapa ibu sama sekali tidak merasa ingin buang air kecil. Beberapa ibu yang  lain merasa ingin tapi tidak dapat melakukannya, dan ada pula yang bisa  melakukannya tapi dengan disertai rasa nyeri dan terbakar. Kandung kemih sangat  perlu untuk dikosongkan dalam waktu 6 sampai 8 jam setelah melahirkan untuk  menghindari terjadinya infeksi saluran kemih. Bagi ibu yang tidak bisa buang  air kecil, ada beberapa cara yang bisa dicoba, antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Jika keadaan  memungkinkan, segera bangun dari tempat tidur dan berjalan-berjalan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum air dalam jumlah yang cukup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ibu bisa memilih untuk duduk berendam di  air hangat atau dengan mendinginkan menggunakan bungkusan es. Cara-cara  tersebut dapat menimbulkan keinginan untuk buang air kecil.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sulit buang air besar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa faktor baik fisik maupun psikologis  dapat menunda kembalinya fungsi normal usus setelah persalinan. Salah satu  faktor penyebab sulit buang air besar  adalah otot-otot perut yang membantu proses pembuangan  telah mengalami peregangan selama persalinan sehingga menjadi kurang efektif  dalam melakukan tugas ini. Selain itu, usus besar mungkin mengalami trauma  selama persalinan sehingga menjadi lamban dalam bekerja. Dan faktor terbesar  yang menyebabkan hambatan untuk buang air besar adalah faktor psikologis  seperti takut jahitan terbuka, malu, atau perasaan tertekan. Berikut ini  beberapa cara untuk memperlancar proses buang air besar:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Hendaknya ibu menghilangkan kekhawatiran  untuk buang air besar, salah satunya adalah jangan terlalu takut jika jahitan  akan terbuka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makan makanan  yang berserat (sayur dan buah) dan banyak minum air.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika kondisi  memungkinkan, segera bangun dan berjalan-jalan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usahakan untuk  segera ke toilet (jangan menunda) saat merasakan dorongan untuk buang air  besar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Wasir&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wasir atau ambeyen disebabkan oleh pecahnya  pembuluh darah yang terdapat pada anus atau dubur. Keadaan ini bisa menyebabkan  nyeri, gatal, panas, dan kadang berdarah. Wasir ada dua macam, yaitu wasir &lt;em&gt;internal &lt;/em&gt;(berada  di dalam) dan wasir &lt;em&gt;eksternal&lt;/em&gt; (berada di luar). Seringkali ibu hamil mengalami  wasir, terutama pada trimester (3 bulan) terakhir dari masa kehamilannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada waktu  persalinan, terjadi tekanan keluar yang kuat pada anus, dan tekanan ini dapat  memperparah wasir yang sudah ada atau membentuk wasir yang sebelumnya belum  ada. Ada beberapa usaha yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak enak  dan mempercepat penyembuhan wasir, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pertahankan  keteraturan buang air besar supaya tidak terjadi sembelit (susah buang air  besar, biasanya karena tinja yang keras) yang akan memperparah keadaan wasir.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Minum air dalam jumlah  yang cukup dan konsumsi makanan yang berserat, seperti sayur dan buah-buahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ibu dapat  memilih untuk melakukan kompres panas atau dingin sesuai dengan kenyamanan  masing-masing. Atau bisa juga melakukan kompres panas dan dingin secara  bergantian. Ada beberapa ibu yang lebih nyaman dengan duduk berendam di air  hangat selama 20 menit, namun ada juga yang justru lebih suka dengan kompres  dingin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidur atau  berbaring dalam posisi miring, dan hindari posisi telentang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari  berdiri atau duduk terlalu lama. Gunakan bantalan yang empuk ketika duduk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika wasir sangat mengganggu dan tidak kunjung reda, periksakan ke  dokter. Biasanya dokter  akan meresepkan obat yang dimasukkan lewat anus.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bersambung insyaallah..&lt;br /&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Artikel &lt;a href="http://muslimah.or.id/aqidah/permasalahan-p%E2%80%A6ses-persalinan.html"&gt;muslimah.or.id&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Penulis: dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Referensi:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Cunningham, Mac Donald, Gant. Textbook Williams Obstetry Edisi 18. Bab “Abnormalitas Pada Masa Puerperium”. Tahun 1995. Penerbit EGC, Jakarta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Arief Mansjoer (editor) dkk. Buku Kapita Selekta Kedokteran UI Jilid 1. Tahun 1999. Penerbit Media Aesculapius, Universitas Indonesia, Jakarta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Heidi Murkoff, dkk. Buku ”Kehamilan, Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan”. Tahun 2006. Penerbit Arcan, Jakarta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buku Manajemen Laktasi, Departemen Kesehatan Republik Indonesia.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-8916919728050378109?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/8916919728050378109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/10/permasalahan-pasca-persalinan-bagian-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8916919728050378109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8916919728050378109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/10/permasalahan-pasca-persalinan-bagian-1.html' title='Permasalahan Pasca Persalinan Bagian 1 (Permasalahan Terkait Proses Persalinan)'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TKoEcoNn8dI/AAAAAAAAAKw/u4fiOQV3N6o/s72-c/my-baby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-510849637812786558</id><published>2010-09-14T19:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-14T19:21:22.899-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Ucapan Selamat di Hari Raya</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TJAtJfzrWTI/AAAAAAAAAKo/3vyx9bpZRI4/s1600/kad-raya.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TJAtJfzrWTI/AAAAAAAAAKo/3vyx9bpZRI4/s320/kad-raya.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Apa hukum mengucapakan  selamat idul fitri? Bagaimanakah hukum saling berjabat tangan dan berpelukan  setelah shalat ied?&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah,  Terdapat riwayat  yang datang dari para sahabat &lt;em&gt;radhiyallahu’anhum&lt;/em&gt; bahwasanya mereka saling  mengucapkan selamat di hari raya dengan ucapan,  &lt;a class="arab" href=""&gt; تقبل  الله منا ومنكم &lt;/a&gt; “&lt;em&gt;Taqabbalallahu  minna wa minkum&lt;/em&gt;” (Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu  sekalian).&lt;br /&gt;&lt;span id="more-1144"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari Jubair bin Nufair, ia berkata, “&lt;em&gt;Dahulu para sahabat Nabi  shalallahu’alaihi wa&lt;/em&gt;&lt;em&gt;sallam  mengucapkan ‘Taqabbalallahu minna wa minkum’ ketika saling bertemu di hari Idul  Fitri.&lt;/em&gt;”  Al-Hafidz (Ibnu Hajar) berkata tentang riwayat ini, “Sanadnya  hasan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Ahmad &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; berkata, “Tidak  mengapa hukumnya bila  seseorang mengucapkan kepada saudaranya saat Idul Fitri, ‘&lt;em&gt;Taqobbalallahu minna wa minkum&lt;/em&gt;’.” Demikian yang dinukil Ibnu Qudamah  dalam &lt;em&gt;Al-Mughni&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Syaikhul  Islam Ibnu Taimiyyah &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; pernah ditanya,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Apa hukum  mengucapkan selamat di hari raya sebagaimana banyak diucapkan oleh orang-orang?  Seperti &lt;em&gt;‘indaka mubarak&lt;/em&gt; (semoga engkau memperoleh barakah dihari Idul  Fitri) dan ucapan yang  senada. Apakah hal ini memiliki dasar hukum syariat  ataukah tidak? Jika  memiliki dasar hukum syariat bagaimana seharusnya ucapan  yang benar?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Beliau  rahimahullah menjawab,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“ Adapun hukum &lt;em&gt;tahniah&lt;/em&gt; (ucapan selamat) dihari raya yang diucapkan satu dengan yang lainnya ketika  selesai shalat ied seperti&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a class="arab" href=""&gt; تَقَبَّلَ  اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ , وَأَحَالَهُ اللَّهُ عَلَيْك &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“&lt;em&gt;Taqabbalallahu  minna waminkum wa ahalahullahu ‘alaik&lt;/em&gt;”  (Semoga Allah menerima (amalan) dari  kami dan darimu sekalian dan  semoga Allah menyempurnakannya atasmu), dan yang semisalnya, telah  diriwayatkan dari sebagian sahabat  bahwasanya mereka melakukannya dan  para imam memberi keringanan perbuatan ini seperti  Imam Ahmad dan yang  lainnya. Akan tetapi Imam Ahmda berkata, “Aku tidak akan memulai  mengucapkan  selamat kepada siapa pun.  Namun jika ada orang yang  memberi selamat kepadaku akan kujawab. Karena menjawab &lt;em&gt;tahiyyah&lt;/em&gt; (penghormatan) adalah wajib. Adapun memulai mengucapkan selamat  kepada  oranglain maka bukanlah bagian dari sunnah yang dianjurkan dan bukan   pula sesuatu yang dilarang dalam syariat. Barangsiapa yang melakukannya  maka ia  memiliki &lt;em&gt;qudwah&lt;/em&gt; (teladan) dan orang yang meninggalkan pun  juga  memiliki qudwah (teladan). Wallahu a’lam. (&lt;em&gt;Al-Fatawa Al-Kubra&lt;/em&gt;,  2/228)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Syaikh Ibnu  Ustaimin ditanya,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Apa hukum &lt;em&gt;tahniah&lt;/em&gt; (ucapan selamat) di hari raya? Apakah ada bentuk ucapan tertentu?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Beliau &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; menjawab,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hukum &lt;em&gt;tahniah&lt;/em&gt; (ucapan selamat) di hari raya adalah boleh dan tidak ada bentuk ucapan tertentu  yang dikhususkan. Karena (hukum asal-&lt;em&gt;pen&lt;/em&gt;) setiap adat kebiasaan yang  dilakukan orang itu boleh selama bukan perbuatan dosa.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Dalam  kesempatan lain beliau &lt;em&gt;rahimahullah&lt;/em&gt; juga ditanya,&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Apa hukum  berjabat tangan, berpelukan dan saling mengucapkan selamat hari raya ketika  selesai shalat ied?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau &lt;em&gt;rahimahullah &lt;/em&gt;menjawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hukum semua  perbuatan ini &lt;strong&gt;tidaklah mengapa&lt;/strong&gt;. Karena orang yang melakukanya &lt;strong&gt;tidak  bermaksud&lt;/strong&gt; untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah &lt;em&gt;‘Azza wa  Jalla&lt;/em&gt;.  Melainkan hanya sekedar melakukan adat dan tradisi, saling  memuliakan  dan menghormati. Karena selama adat tersebut tidak bertentangan dengan   syariat maka hukumnya &lt;strong&gt;boleh&lt;/strong&gt;.” (&lt;em&gt;Majmu’Fatawa Ibni Utsaimin,&lt;/em&gt; 16/  208-210)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sumber&lt;/b&gt;: &lt;a href="http://www.islamqa.com/ar/cat/2033#6080"&gt;http://www.islamqa.com/ar/cat/2033#6080&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penerjemah: Tim Penerjemah Muslimah.or.id&lt;br /&gt;Muroja’ah: Abu Rumaysho Muhammad Abduh Tuasikal&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-510849637812786558?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/510849637812786558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/09/ucapan-selamat-di-hari-raya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/510849637812786558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/510849637812786558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/09/ucapan-selamat-di-hari-raya.html' title='Ucapan Selamat di Hari Raya'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TJAtJfzrWTI/AAAAAAAAAKo/3vyx9bpZRI4/s72-c/kad-raya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-4520245592822772488</id><published>2010-08-31T22:25:00.003-07:00</published><updated>2010-08-31T22:25:02.012-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Perawatan Payudara Ketika Kehamilan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3jKjQ29II/AAAAAAAAAKQ/brCGfR2GE9s/s1600/Breastfeeding_icon_med.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3jKjQ29II/AAAAAAAAAKQ/brCGfR2GE9s/s320/Breastfeeding_icon_med.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:933784000;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1926684552 -544041056 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l0:level1	{mso-level-start-at:0;	mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:-;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;}@list l1	{mso-list-id:1834107419;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:211853404 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l1:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apabila seorang ibu dapat menyusui bayinya dengan ASI,berarti ia telah memberikan yang terbaik untuk anaknya&lt;span lang="IN"&gt;. Sebab, selain nilai gizinya yang tinggi, ASIjuga dapat melindungi bayi dari penyakit infeksi serta menguatkan jalinan kasihsayang antara ibu dan bayi. Sayangnya, walau sudah berusaha kadang seorang ibugagal untuk memberikan ASI karena tidak keluar atau puting yang terlalu masukke dalam. Hal ini tidak perlu dikhawartikan jika selama kehamilan dilakukanperawatan payudara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;b&gt;MASASE PAYUDARA&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selama masakehamilan, masasae payudara sangat dianjurkan karena banyak manfaatnya.Misalanya untuk merasangsang kelenjar-kelenjar susu, agar kelak air susu bisa mengalirlebih lancar. Juga untuk mencegah timbulnya pembengkakan dan peradanganpayudara ketika menyusui. Selain itu, bila nanti saatnya menyusui, air susuyang dibutuhkan bayi bisa keluar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dua kali seharisebelum mandi, lakukan rangkaian masase sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Siapkanalat-alat dan bahan seperti handuk lembut, minyak zaitun atau krim masase, airhangat dan air dingin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Cucitangan bersih-bersih. Ambil handuk dan celupkan ke dalam air hangat lalu peras.Bersihkan payudara dan putingnya dengan handuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Olesikedua telapak tangan dan payudara dengan minyak zaitun atau krim unutk mempermudahpengurutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lakukansambil duduk tegak di kursi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Setelahselesai, celupkan kembali handuk ke dalam air hangat, kemudian peras danbersihkan bekasnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untukmerangsang peredaran darah di sekitar payudara, kompreslah payudara dengan airhangat kemudia dengan air dingin secara bergantian selama beberapa kali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;b&gt;PERAWATAN PUTING&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untukmengatasi agar puting tidak masuk ke dalam, dengan lembut tarik-tariklah putingkeluar. Olesi puting dengan minyak zaitun dan bersihkanlah kotoran yangmenyumbat ASI, yang perlu diingat janganlah membersihkan daerah puting denganmenggunakan sabun, karena kelenjar-kelenjar di dalamnya dapat mengeluarkancairan alami untuk menjaga kebersihan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;-&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untukmengurangi kepekaannya, setelah dibersihkan gosoklah punting susu dengan handukbasah yang hangat. Selain itu, sekitar 1 jam dalam sehari, biarkan putingbergesekan dengan pakaian (dengan tidak menggunakan bra). Dengan demikian,diharapkan puting susu tidak akan terasa sakit atau lecet apabila dihisap olehbayi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;b&gt;KENAKAN BRA YANGCOCOK&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Payudara akanberkembang selama kehamilan, sehingga ibu perlu bra yang berukuran lebih besardaripada yang dikenakan sebelum hamil. Biasanya sekitar usia kehamilan limabulan, ibu sudah memerlukan bra yang lebih besar, dan ini dapat dikenakan terussampai menyusui nanti. Pilihlah bra dari bahan yang dapat menyerap keringat dandapat meyangga seluruh bagian bawah payudara dalam posisi biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;PERAWATAN DARIDALAM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selainmelalakukan perawatan dari luar dengan masase, perwatan dari dalam jugadibutuhkan agar ASI yang berkualitas dan cukup memenuhi kebutuhan bayi. Hal inibisa dilakukan dengan memenhi kebutuhan gizi selama masa hamil dan menyusui. Diantaranta dengan banyak makan makanan yang berprotein tinggu (daging, telur,tahu, tempe, kacang-kacangan, dan lain-lain), sayur-sayuran hijau (daun katuk,daun bayam, kacang panjang, dan lain-lain), serta banyak mengkonsumsi cairan(air putih, madu, susu, sari buah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;b&gt;BAGAIMANA CARANYAMASASE?&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Masase dapatdilakukan dengan tekanan ringan, tetapi mantap. Jangan terlalu keras, jugajangan terlalu ringan. Waktu yang dibutuhkan unutk tiap gerakan sesuai&amp;nbsp; selera, asal waktu masase tidak terlalu lamacukup 15-20 menit, mis: unutk 10 kali gerakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lakukanusapan pada payudara kanan dan kiri perlahan-lahan dengan tangan kanan-kirisecara bersamaan. Arah gerakan dari dalam ke luar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Letakkantangan kanan di atas payudara kanan dan tangan kirinya berada di bawahnya, lalugerakkan bersama-sama ke arah puting. Lakukan gerakan yang sama pada payudarasebelah kiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Letakkankedua tangan di samping payudara lalu gerakkan ke arah puting (sama dengan no.2hanya arah gerakan dari samping). Lakukan pada kedua payudara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Urutpayudara kanan dengan tangan kanan dan payudara kiri dengan tangan kiri.Lakukan pengurutan berputar dari dalam ke luar sambil membentuk putaran-putarankecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kepalkantangan dan lakukan gerakan seperti nomor 4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Apabilatidak dilakukan perawatan payudara selama kehamilan, kadang saat akan menysuiterjadi pembengkakan, hal ini terjadi karena payuadar sudah penuh ASI, teteapiASI belum dapat keluarkan dengan lancar sehingga menyebabkan rasa sakit padapayudara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;SUMBER: majalah al-mawadah..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-4520245592822772488?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/4520245592822772488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/08/perawatan-payudara-ketika-kehamilan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4520245592822772488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4520245592822772488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/08/perawatan-payudara-ketika-kehamilan.html' title='Perawatan Payudara Ketika Kehamilan'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3jKjQ29II/AAAAAAAAAKQ/brCGfR2GE9s/s72-c/Breastfeeding_icon_med.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7447425879425519008</id><published>2010-08-31T22:08:00.000-07:00</published><updated>2010-08-31T22:08:23.805-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Tanya Jawab Seputar Fidyah</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="article-index-container"&gt;  &lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3fGdYa7CI/AAAAAAAAAKI/sXyC-WmW7fU/s1600/beras.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3fGdYa7CI/AAAAAAAAAKI/sXyC-WmW7fU/s320/beras.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-meta"&gt;        Dikirim oleh webmaster,           Senin 09 Agustus 2010,         kategori Fiqh  &lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content"&gt;Penulis: Redaksi Assalafy.org&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content"&gt;Cara Membayar Fidyah, dan apa boleh diganti uang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Assalamu’alaykum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ana mau tanya beberapa pertanyaan seputar puasa ramadhan:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Apakah membayar fidyah (orang tua yang sudah renta) harus dibayarnya setiap hari selama bulan ramadhan? kapan waktunya?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Apakah boleh membayar fidyah di akhir bulan ramadhan/sesudah bulan ramadhan dengan sekaligus?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;- Dan bolehkah membayar fidyah dalam bentuk uang? mohon dijelaskan dengan dalilnya ya!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jazakumullahu khairan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasser Afif &amp;lt; …. @yahoo.co.id&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dijawab oleh : Abu ‘Amr Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Membayar fidyah ada dua cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Pertama, dibayar secara satu per satu atau bertahap/dicicil. Dengan syarat dia harus sudah melalui / melewati hari yang ia tidak berpuasa padanya. Gambarannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Dia memberi makan kepada satu orang miskin untuk tiap hari yang ia tinggalkan. Misalnya : Dia tidak berpuasa pada hari ke-3, maka pada maghrib hari ketiga tersebut dia memberi makan satu orang miskin. Berikutnya hari ke-4 dia juga tidak berpuasa, maka pada maghrib hari ke-4 tersebut dia memberi makan satu orang miskin. … dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         Atau bisa juga dikumpulkan beberapa hari yang ia tinggalkan. Misalnya dia tidak berpuasa hari ke-10 sampai ke-29. Pada hari ke-15 dia bayar fidyah untuk hari ke-10 sampai ke-15. Kemudian pada hari ke-25 dia bayar fidyah untuk hari ke-16 hingga hari ke-25. Lalu pada hari ke-29 ia bayar fidyah untuk hari ke-26 hingga ke-29.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Kedua, dibayar sekaligus. Yaitu setelah ia melalui semua hari yang ia tidak berpuasa padanya, maka ia mengundang orang miskin sesuai jumlah hari yang ia tinggalkan. Misalnya seseorang tidak berpuasa sebulan penuh. Maka dia memberi makan 30 orang miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shahabat Anas bin Malik radhiyallah ‘anhu ketika beliau sudah lanjut usia dan tidak mampu lagi berpuasa, maka beliau memberi makan 30 orang miskin. (diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam Musnad-nya no. 4194. Sebagaimana pula diriwayatkan bahwa shahabat Anas bin Malik radhiyallah ‘anhu juga pernah membayar fidyah untuk tiap hari yang beliau tinggalkan. (lihat Fathul Bari VII/180).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Membayar Fidyah boleh dilakukan ketika masih dalam bulan Ramadhan, boleh juga dilakukan di luar Ramadhan. Ketika di luar Ramadhan, boleh dicicil boleh juga sekaligus.&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Adapun membayar fidyah dalam bentuk uang, maka hukumnya tidak boleh. Karena dalam nash dalil disebutkan dengan lafazh “memberi makan”. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. (Al-Baqarah : 184)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ‘ulama ahli fiqh international, Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah, ketika ditanya dengan pertanyaan serupa beliau menjawab sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wajib atas kita untuk mengetahui salah satu kaidah penting, yaitu bahwa apa yang Allah sebutkan dengan lafazh “Al-Ith’am” atau “Ath-Tha’am” (memberikan makan) maka harus benar-benar ditunaikan dalam bentuk makanan. …. Jadi jika disebutkan dalam dalil dengan lafazh “Al-Ith’am” atau “Ath-Tha’am” (memberikan makan) maka tidak bisa diwakili/diganti dengan dirham (uang). Oleh karena itu orang yang sudah lanjut usia yang berkewajiban memberi makan sebagai ganti dari puasa (yang ia tinggalkan), maka tidak bisa diganti dalam bentuk uang. Walaupun dia membayar dalam bentuk uang senilai dengan harga makanan sebanyak sepuluh kali, maka itu tidak bisa menggugurkan kewajibannya. Karena itu merupakan perbuatan melanggar ketentuan yang ditetapkan oleh dalil.” (Majmu’ Fatawa wa Rasa`il Ibni ‘Utsaimin XVII/84).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Fidyah untuk orang yang tidak mampu berpuasa boleh dibayarkan setiap hari selama bulan Ramadhan. Waktunya adalah ketika berbuka pada hari yang bersangkutan.&lt;br /&gt;   2. Fidyah boleh juga dibayarkan dicicil beberapa hari sekaligus.&lt;br /&gt;   3. fidyah boleh juga dibayarkan sekaligus selama satu bulan.&lt;br /&gt;   4. Syarat terpenting untuk bisa membayar fidyah adalah sudah terlalui/terlewatinya hari yang ia tidak berpuasa padanya.&lt;br /&gt;   5. Shahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu pernah membayar fidyah dengan satu per satu, pernah juga sekaligus.&lt;br /&gt;   6. Bahwa membayar fidyah harus dalam bentuk makanan. Tidak boleh digantikan dalam bentuk uang.&lt;br /&gt;   7. Kaidah penting : apa yang Allah sebutkan dengan lafazh “Al-Ith’am” atau “Ath-Tha’am” (memberikan makan) maka harus benar-benar ditunaikan dalam bentuk makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber &lt;a href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=349#more-349" target="_blank"&gt;http://www.assalafy.org/mahad/?p=349#more-349&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wanita Hamil dan Menyusui Tetap Berpuasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Assalamualaikum…&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terdapat perbedaan ulama hukum untuk wanita hamil dan menyusui yang tidak meninggalkan puasa, mohon petunjuk mana pendapat yang palin kuat (berdasarkan dalil yang shohih)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terima kasih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wassalam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;WG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Fatah ….. @yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dijawab oleh Abu  ‘Amr Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Da`imah menyatakan dalam salah satu fatwanya sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajib bagi yang tidak berpuasa pada bulan Ramadhan karena nifas untuk mengqadha’ puasa sebanyak hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang ia tinggalkan. Adapun wanita hamil wajib atasnya berpuasa. Kecuali kalau dia khawatir terhadap dirinya atau janin jika dia berpuasa, maka dalam demikian dia diberi rukhshah (keringanan) untuk tidak berpuasa, dan wajib baginya untuk mengqadha’ setelah dia melahirkan dan suci dari nifasnya.  … “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(fatwa no. 12.591. ditandatangani oleh Asy-Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah, Asy-Syaikh ‘Abdurrazzaq ‘Afifi, Asy-Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayyan )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak para ‘ulama yang menyebutkan bahwa wanita hamil dan menyusui termasuk salah satu pihak yang diberi rukhshah untuk tidak berpuasa, dengan beberapa persyaratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang pengetahuan kami, perbedaan pendapat di kalangan ‘ulama adalah jika wanita hamil dan menyusui tidak berpuasa, apakah wajib atasnya mengqadha’ ataukah cukup baginya membayar fidyah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun jika wanita hamil dan menyusui berpuasa maka puasanya sah, karena tidak berpuasa baginya merupakan rukhshah. Kami tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat di kalangan ‘ulama dalam masalah ini. Wallahu a’lam bish shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;a href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=355#more-355" target="_blank"&gt;http://www.assalafy.org/mahad/?p=355#more-355&lt;/a&gt;)   &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7447425879425519008?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7447425879425519008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/08/tanya-jawab-seputar-fidyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7447425879425519008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7447425879425519008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/08/tanya-jawab-seputar-fidyah.html' title='Tanya Jawab Seputar Fidyah'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3fGdYa7CI/AAAAAAAAAKI/sXyC-WmW7fU/s72-c/beras.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-1499120547529354189</id><published>2010-08-31T22:02:00.000-07:00</published><updated>2010-08-31T22:02:57.602-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Pihak - Pihak Yang Terkenai Hukum Fidyah</title><content type='html'>&lt;div class="article-index-container"&gt;  &lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3eU-jDttI/AAAAAAAAAKA/bJrlUV08MNA/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3eU-jDttI/AAAAAAAAAKA/bJrlUV08MNA/s320/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-meta"&gt;        Dikirim oleh webmaster,           Senin 09 Agustus 2010,         kategori Fiqh  &lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-meta"&gt;Penulis: Redaksi Assalafy.org&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content"&gt;&lt;div align="right"&gt;  &lt;/div&gt;Pihak - Pihak Yang Terkenai Hukum Fidyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara syari’at yang diberlakukan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala  dalam shaum Ramadhan adalah pembayaran fidyah yang Allah wajibkan terhadap pihak-pihak tertentu yang mendapatkan keringanan untuk tidak bershaum pada bulan Ramadhan, sebagaimana firman-Nya Subhanahu wa Ta’ala  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( (وعلى  الذين يطيقونه فدية طعام مسكين ) البقرة : 184&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Dan wajib atas orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak bershaum) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” [Al-Baqarah : 184]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang sudah lanjut usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang lanjut usia, pria maupun wanita, yang masih sehat akalnya dan tidak pikun namun tidak mampu melakukan shaum. Maka diizinkan baginya untuk tidak bershaum pada bulan Ramadhan namun diwajibkan atasnya membayar fidyah. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh shahabat ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma , :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ابْنَ عَبَّاسٍ يَقْرَأُ ( وَعَلَى الَّذِينَ يُطَوَّقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ). قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَيْسَتْ بِمَنْسُوخَةٍ، هُوَ الشَّيْخُ الْكَبِيرُ وَالْمَرْأَةُ الْكَبِيرَةُ لاَ يَسْتَطِيعَانِ أَنْ يَصُومَا، فَلْيُطْعِمَانِ مَكَانَ كُلِّ يَوْمٍ مِسْكِينًا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shahabat Ibnu ‘Abbas membaca ayat ‘Dan wajib atas orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak bershaum) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin.” [Al-Baqarah : 184]; maka beliau berkata : “Ayat tersebut tidaklah dihapus hukumnya, namun berlaku untuk pria lanjut usia atau wanita lanjut usia yang tidak mampu lagi untuk bershaum (pada bulan Ramadhan). Keduanya wajib membayar fidyah kepada satu orang miskin untuk setiap hari yang ia tinggalkan (ia tidak bershaum). [HR. Al-Bukhari 4505]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sakit yang sulit diharapkan kesembuhannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang tidak mampu bershaum disebabkan sakit dengan jenis penyakit yang sulit diharapkan kesembuhannya. Hal ini sebagaimana ditegaskan pula oleh Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma , beliau juga berkata tentang ayat di atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يُرَخَّصُ فِي هَذَا إِلاَّ لِلَّذِي لاَ يُطِيْقُ الصِّيَامَ أَوْ مَرِيضٌ لاَ يُشْفَى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah diberi keringanan pada ayat ini (untuk membayar fidyah) kecuali untuk orang yang tidak mampu bershaum atau orang sakit yang sulit diharapkan kesembuhannya. [An-Nasa`i] [1])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Wanita hamil dan menyusui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ‘ulama sepakat bahwa wanita yang sedang hamil atau menyusui diperbolehkan baginya untuk tidak bershaum di bulan Ramadhan jika dia tidak mampu untuk bershaum, baik ketidakmampuan tersebut kembali kepada dirinya sendiri atau kekhawatiran terhadap janin atau anaknya. Namun apabila dia mampu untuk bershaum maka tetap baginya kewajiban bershaum sebagaimana dijelaskan oleh Asy Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dalam fatawa beliau jilid 1 hal. 497-498.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan permasalahan hukum yang berlaku bagi wanita hamil atau menyusui jika dia tidak bershaum di bulan Ramadhan maka terjadi perbedaan pandang dikalangan para Ulama dalam beberapa pendapat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat pertama adalah pendapat yang menyatakan bahwa tidak ada kewajiban atas wanita hamil atau menyusui kecuali mengqadha` secara mutlak (tidak ada kewajiban atasnya membayar fidyah), baik disebabkan ketidakmampuan atau kekhawatiran terhadap diri sendiri jika bershaum pada bulan Ramadhan, maupun disebabkan kehawatiran terhadap janin atau anak susuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil Pendapat Pertama ini adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( فمن كان منكم مريضا ) البقرة: ١٨٤&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…Barang siapa dalam kondisi sakit …”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk pendalilan dari ayat ini adalah bahwa wanita hamil atau menyusui yang tidak mampu untuk bershaum sama dengan orang yang tidak mampu bershaum karena sakit. Telah kita ketahui bahwa hukum yang berlaku bagi seorang yang tidak bershaum karena sakit adalah wajib mengqadha`. Maka atas dasar itu berlaku pula hukum ini bagi wanita hamil atau menyusui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Dalil mereka yang kedua adalah hadits yang diriwayatkan dari shahabat Anas bin Malik Al-Ka’bi radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… إِنَّ اللهَ وَضَعَ شَطْرَ الصَّلاَةِ -أَوْ نِصْفَ الصّلاَةِ- وَ الصَّومَ عَنِ الْمُسَافِرِ وَعَنِ الْمُرْضِعِ وَ الْحُبْلَى (رواه الخمسة)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah memberikan keringanan setengah dari kewajiban sholat (yakni dengan mengqoshor) dan kewajiban bershaum kepada seorang musafir serta wanita hamil dan menyusui.” [HR. Abu Daud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, An Nasa’i dan Al-Imam Ahmad].([2])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi pendalilan dari hadits ini, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mengaitkan hukum bagi musafir sama dengan wanita hamil atau menyusui. Hukum bagi seorang musafir yang berifthar (tidak bershaum) di wajibkan baginya qadha`, maka wanita hamil atau menyusui yang berifthar (tidak bershaum) terkenai pada keduanya kewajiban qadha` saja tanpa fidyah sebagaimana musafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini adalah pendapat yang ditarjih oleh Asy-Syaikh Bin Baz [3]), Asy-Syaikh Al-’Utsaimin [4]), dan Al-Lajnah Ad-Da`imah [5])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat kedua : bahwa wanita hamil atau menyusui yang berifthar ( tidak bershaum ) karena kekhawatiran terhadap janin atau anak susuannya, wajib atasnya untuk membayar fidyah, tanpa harus mengqadha`.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara dalil mereka yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.         Atsar Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa beliau berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الحَامِلُ وَالمُرْضِعُ إِذَا خَافَتَا عَلَى أَوْلاَدِهِمَا أَفْطَرَتَا وَأَطْعَمَتَا [رواه أبو داود]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita hamil atau menyusui dalam keadaan keduanya takut terhadap  anaknya boleh bagi keduanya berifthar ( tidak bershaum ) dan wajib bagi keduanya membayar fidyah. [HR Abu Dawud] [6])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.         Juga atsar Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa beliau berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا خَافَتِ الحَامِلُ عَلَى نَفْسِهَا وَالمُرْضِعُ عَلَى وَلَدِهَا فِي رَمَضَانَ، قَالَ : يُفْطِرَانِ وَيُطْعِمَانِ عَلَى كُلِّ يَوْمٍ مَسْكِيْنًا وَلاَ يَقْضِيَانِ صَوْمًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ibnu Abbas ditanya), jika wanita hamil khawatir terhadap dirinya dan wanita menyusui khawatir terhadap anaknya berifthor di bula Ramadhan ) beliai berkata : kedianya boleh berifthor dan wajib keduanya membaya fidyah pada setiap harinya seorang miskin dan tidak ada qadha` bagi keduanya. [Ath-Thabari] [7])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga masih dari shahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata kepada seorang wanita hamil atau menyusui :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَنْتِ بِمَنْزِلَةِ الَّذِيْ لاَ يُطِيْقُ، عَلَيْكِ أَنْ تُطْعِمِي مَكَانَ كُلَّ يَوْمٍ مِسْكِيْنًا وَلاَ قَضَاءَ عَلَيْكِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Engkau posisinya seperti orang yang tidak mampu (bershaum). Wajib atasmu memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari (yang engkau tidak bershaum), dan tidak ada kewajiban qadha` atasmu.” [Ath-Thabari] [8])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakna dengan atsar di atas, juga diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas h oleh Al-Imam Ad-Daraquthni (no. 250).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Atsar Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الحَامِلُ وَالمُرْضِعُ تُفْطِرُ وَلاَ تَقْضِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita hamil dan menyusui berifthar (boleh tidak bershaum pada bulan Ramadhan) dan tidak ada (kewajiban) untuk mengqadha` atasnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini adalah pendapat yang dikuatkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani radhiyallahu ‘anhu. [9])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ketiga adalah : Wajib atas wanita hamil dan menyusui yang tidak bershaum pada bulan Ramadhan untuk mengqadha` sekaligus membayar fidyah apabila yang menyebabkan dia tidak bershaum adalah kekhawatiran terhadap janin atau anak susuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apabila yang menyebabkan dia tidak bershaum adalah karena memang dia sendiri (wanita hamil atau menyusui) tidak mampu bershaum tanpa disebabkan kekhawatiran terhadap janin atau anak susuannya, maka wajib atasnya mengqadha` tanpa membayar fidyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara ‘ulama masa kini yang mentarjih pendapat ini adalah Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah dalam Al-Muntaqa jilid 3 hal. 147. [10])&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tiga pendapat di atas, kami lebih meyakini pendapat kedua sebagai pendapat yang lebih mendekati kepada kebenaran. Karena pendapat ini adalah pendapat yang ditegaskan oleh dua shahabat terkemuka, yaitu ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma sebagai turjuman dan mufassir Al-Qur`an, dan ‘Abdullah bin ‘Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhuma , wallahu ta’ala a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] HR. An-Nasa`i no. 2317. Diriwayatkan pula oleh Ad-Daraquthni (2404) dengan lafazh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ يُرَخَّصُ إِلاَّ لِلْكَبِيرِ الَّذِى لاَ يُطِيقُ الصَّوْمَ أَوْ مَرِيضٍ يَعْلَمُ أَنَّهُ لاَ يُشْفَى.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah dizinkan (untuk membayar fidyah dalam ayat tersebut) kecuali untuk orang yang sudah lanjut usia dan tidak mampu bershaum atau seorang yang sakit dalam keadaan dia tahu bahwa penyakitnya sulit disembuhkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atsar tersebut dishahihkan oleh Asy-Syaikh dalam Al-Irwa` IV/17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Hadits ini dishohihkan oleh Asy Syaikh Al Albaani dalam Shohih Sunan Abu Daud no. 2409 dan Asy Syaikh Muqbil dalam kitab beliau Al Jaami’ush Shohih jilid 2 hal. 390 menyatakan sebagai hadits hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Dalam kitabnya Tuhfatul Ikhwan Bi Ajwibah Muhimmah Tata’alaqu Bi Arkanil Islam hal. 171&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] Majmu‘ Fatawa wa Rasa`il Ibni ‘Utsaimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] Fatawa Al-Lajnah no. 1453.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] HR. Abu Dawud no. 2318. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani v dalam Al-Irwa` no. 912.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[7] Tafsir Ath-Thabari no. 2758. atsar ini dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani v dalam Al-Irwa` IV/19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[8] Tafsir Ath-Thabari no. 2758. atsar ini dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani v dalam Al-Irwa` IV/19.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[9] Lihat pembahasan lebih luas dalam kitab beliau Irwa`ul Ghalil jilid IV hal. 17 - 25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[10] Lihat Fatwa Ramadhan hal. 324 - 326.&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber &lt;a href="http://www.assalafy.org/mahad/?p=354#more-354" target="_blank"&gt;http://www.assalafy.org/mahad/?p=354#more-354&lt;/a&gt;)   &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-1499120547529354189?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/1499120547529354189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/08/pihak-pihak-yang-terkenai-hukum-fidyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1499120547529354189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1499120547529354189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/08/pihak-pihak-yang-terkenai-hukum-fidyah.html' title='Pihak - Pihak Yang Terkenai Hukum Fidyah'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TH3eU-jDttI/AAAAAAAAAKA/bJrlUV08MNA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-6993885644270518536</id><published>2010-05-28T18:54:00.000-07:00</published><updated>2010-05-28T18:54:00.923-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Wanita Muslimah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TABzIa2q40I/AAAAAAAAAJw/TKSDteSDoW0/s1600/candlessu4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TABzIa2q40I/AAAAAAAAAJw/TKSDteSDoW0/s320/candlessu4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Wanita ibarat bunga…&lt;br /&gt;cantik indahnya pada pandangan mata, hanya sementara….&lt;br /&gt;Yang kekal menjadi manusia, hanyalah wanita yang mulia akhlaknya…&lt;br /&gt;karena akhlak itu umpama bunga diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada guna berwajah cantik tetapi akhlaqnya buruk…&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;tiada guna juga berwajah cantik tetapi hatinya kosong dari ilmu agama…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat bunga…ada yang cantik bila dipandang tetapi busuk baunya…&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Ada pula yang kurang menarik dan baunya kurang menyenangkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga bunga yang tidak menarik pada pandangan mata kasar…&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;tetapi bila dihalusi dengan mata hati, ternyata amat tinggi nilainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wanita mulia…&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai anak, dia menjadi anak yang sholehah…&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;sebagai dia akan menjadi remaja yang berpendirian.&lt;br /&gt; Sebagai isteri, dia menjadi isteri yang menyenangkan dan menenangkan hati suaminya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ibu, dia akan mendidik anaknya dengan penuh kasih sayang…&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;dan pastinya sebagai hamba Alloh,&lt;br /&gt; dia akan menjadi hamba yang tunduk dan menyerah hanya kepada-Nya…&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-6993885644270518536?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/6993885644270518536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/wanita-muslimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6993885644270518536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6993885644270518536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/wanita-muslimah.html' title='Wanita Muslimah'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TABzIa2q40I/AAAAAAAAAJw/TKSDteSDoW0/s72-c/candlessu4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-5366905936656677135</id><published>2010-05-28T18:47:00.000-07:00</published><updated>2010-05-28T18:47:06.500-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Buhul Cinta</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TABvqFXKO9I/AAAAAAAAAJo/w_t_2ikDSwY/s1600/e1bcceb224.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TABvqFXKO9I/AAAAAAAAAJo/w_t_2ikDSwY/s320/e1bcceb224.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Cinta adalah akad dan perjanjian...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Cinta adalah airnya kehidupan bahkan ia adalah rahasia kehidupan...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Cinta adalah kelezatan ruh bahkan ia adalah ruh kehidupan...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Dengan cinta menjadi terang semua kegelapan...akan cerah kehidupan...akan menari hati...dan akan bersih kalbu...&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Dengan cinta semua kesalahan akan dimaafkan...dengan cinta semua kelalaian akan diampunkan...dengan cinta akan dibesarkan makna kebaikan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt; Kalaulah bukan dengan cinta, maka tidak akan saling meliuk satu dahan dengan dahan yang lainnya,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;Kalaulah bukan karena cinta tidak akan merunduk rusa betina kepada pejantannya, tidak akan menangis tanah yang kering terhadap awan yang hitam, dan bumi tidak akan tertawa terhadap bunga pada musim semi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ustadz Armen Halim Naro Rahimahullah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-5366905936656677135?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/5366905936656677135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/buhul-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5366905936656677135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5366905936656677135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/buhul-cinta.html' title='Buhul Cinta'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/TABvqFXKO9I/AAAAAAAAAJo/w_t_2ikDSwY/s72-c/e1bcceb224.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-986048463244630821</id><published>2010-05-19T06:30:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T06:30:49.269-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hiasan Wanita'/><title type='text'>Hijab - Tolok ukur menilai kepribadian muslimah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PlhfalEQI/AAAAAAAAAJg/wFKkkVJ47FE/s1600/logo.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PlhfalEQI/AAAAAAAAAJg/wFKkkVJ47FE/s320/logo.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="article-index-meta" style="text-align: justify;"&gt;   &lt;b&gt;Ahad, 11 Januari 2004 - 08:20:38    :: kategori &lt;a href="http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=arsip&amp;amp;cat_id=4"&gt;Kewanitaan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penulis: Kitab Al Hijab (Departemen Agama Saudi Arabia)Keutamaan Hijab&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;· &lt;b&gt;Hijab itu adalah ketaatan kepada Allah dan Rasul.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:&lt;br /&gt; وَمَا كَانَ لمُؤْمِنٍ وَلاَ مُؤْمِنَةٍ إذاَ قَضَى اللهُ وَرَسُولُهُ أمْرًا أنْ يَكُونَ لهُمُ الخِيَرَةُ مِنْ أمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً مُبِينًا &lt;br /&gt;“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala juga  memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:&lt;br /&gt; وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا &lt;br /&gt;“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.”  (Q.S An-Nur: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt; وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الجَاهِلِيَّةِ الأُولَى &lt;br /&gt;“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.”  (Q.S. Al-Ahzab: 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt; وَإذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ &lt;br /&gt;“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.”    (Q.S. Al-Ahzab: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt; يَا أيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ المُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ &lt;br /&gt;“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.”    (Q.S. Al-Ahzab: 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Wanita itu aurat” maksudnya adalah bahwa ia harus menutupi tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· &lt;b&gt;Hijab itu ‘iffah (kemuliaan)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat).&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt; ياَ أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ المُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أدْنَى أنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ &lt;br /&gt;“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.”  (Q.S. Al-Ahzab: 59)&lt;br /&gt;Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), “karena itu mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa fitnah dan kejahatan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· &lt;b&gt;Hijab itu kesucian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt; وَإذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ &lt;br /&gt;“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.”    (Q.S. Al-Ahzab: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mu’min, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hatipun tidak berhasrat. Pada saat seperti ini, maka hati yang tidak melihat akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat itu lebih nampak, karena hijab itu menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: &lt;br /&gt; فَلاَ تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ &lt;br /&gt;“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.”  (Q.S. Al-Ahzab: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· &lt;b&gt;Hijab itu pelindung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalambersabda:&lt;br /&gt;(إنَّ اللهَ حَيِيٌّ سَتِيرٌ يُحِبُّ الحَيَاءَ وَالسِّتْرَ)&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan”&lt;br /&gt;Sabda beliau yang lain:&lt;br /&gt;(( أيَّمَا اِمْرَأَةٍ نَزَعَتْ ثِيَابَهَا في غَيْرِ بَيْتِهَا خَرَقَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْهَا سِتْرَهُ))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa saja di antara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;·&lt;b&gt; Hijab itu taqwa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;ياَ بَنِي آدَمَ قَدْ أنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْءَاتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ &lt;br /&gt;“Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.”        (Q.S. Al-A’raaf: 26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· &lt;b&gt;Hijab itu iman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak berfirman kecuali kepada wanita-wanita beriman: “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman.” (Q.S. An-Nur: 31). Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Dan istri-istri orang beriman.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)&lt;br /&gt;Dan ketika wanita-wanita dari Bani Tamim menemui Ummul Mu’minin, Aisyah ra dengan pakaian tipis, beliau berkata: “Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· &lt;b&gt;Hijab itu haya’ (rasa malu)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:&lt;br /&gt;((إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاءُ))&lt;br /&gt;“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda beliau yang lain:&lt;br /&gt;“Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga.”&lt;br /&gt;Sabda Rasul yang lain:&lt;br /&gt;((الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَرُ))&lt;br /&gt;“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· &lt;b&gt;Hijab itu ghirah (perasaan cemburu)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hijab itu selaras dengan perasaan cemburu yang merupakan fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju kepada istri dan anak wanitanya. Berapa banyak peperangan terjadi pada masa Jahiliyah dan masa Islam akibat cemburu atas seorang wanita dan untuk menjaga kehormatannya. Ali bin Abi Thalib Radiyallahu 'anhu berkata: “Telah sampai kepadaku bahwa wanita-wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang ‘ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu? Sesungguhnya tidak ada kebaikan pada seseorang yang tidak memiliki perasaan cemburu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Beberapa syarat hijab yang harus terpenuhi:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Menutupi seluruh anggota tubuh wanita -berdasarkan pendapat yang paling rajih / terang&lt;br /&gt;2. Hijab itu sendiri pada dasarnya bukan perhiasan.&lt;br /&gt;3. Tebal dan tidak tipis atau trasparan.&lt;br /&gt;4. Longgar dan tidak sempit atau ketat.&lt;br /&gt;5. Tidak memakai wangi-wangian.&lt;br /&gt;6. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.&lt;br /&gt;7. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.&lt;br /&gt;8. Tidak bermaksud memamerkannya kepada orang-orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berhias terlalu berlebihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda memperhatikan syarat-syarat tersebut di atas akan nampak bagi anda bahwa banyak di antara wanita-wanita  sekarang ini yang menamakan diri sebagai wanita berjilbab, padahal pada hakekatnya mereka belum berjilbab. Mereka tidak menamakan jilbab dengan nama yang sebenarnya. Mereka menamakan Tabarruj sebagai hijab dan menamakan maksiat sebagai ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuh-musuh kebangkitan Islam berusaha dengan sekuat tenaga menggelincirkan wanita itu, lalu Allah menggagalkan tipu daya mereka dan meneguhkan orang-orang Mu’min di atas ketaatan kepada Tuhannya. Mereka memanfaatkan wanita itu dengan cara-cara kotor untuk memalingkannya dari jalan Tuhan dengan memproduksi jilbab dalam berbagai bentuk dan menamakannya sebagai “jalan tengah” yang dengan itu ia akan mendapatkan ridha Tuhannya -sebagaimana pengakuan mereka- dan pada saat yang sama ia dapat beradaptasi dengan lingkungannya dan tetap menjaga kecantikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dengar dan kami taat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim yang jujur akan menerima perintah Tuhannya dan segera menerjemahkannya dalam amal nyata, karena cinta dan perhomatannya terhadap Islam, bangga dengan syariat-Nya, mendengar dan taat kepada sunnah nabi-Nya dan tidak peduli dengan keadaan orang-orang sesat yang berpaling dari kenyataan yang sebenarnya, serta lalai akan tempat kembali yang ia nantikan.Allah menafikan keimanan orang yang berpaling dari ketaatan kepada-Nya dan kepada rasul-Nya:وَيَقُولُونَ آمَنَّا بِاللهِ وَبِالرَّسُولِ وَأَطَعْنَا ثُمَّ يَتَوَلَّى فَرْيقٌ مِنْهُمْ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَمَا أُولَئِكَ بِالمُؤْمِنِينَ (47) وَإذَا دُعُوا إلَى اللهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ إذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ مُعْرِضُونَ (48)“Dan mereka berkata: “Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami menaati (keduanya).” Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang.” (Q.S. An-Nur: 47-48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah yang lain: إنَّمَا كاَنَ قَوْلَ المُؤْمِنِينَ إذَا دُعُوا إلَى اللهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ المُفْلِحُونَ (51) وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللهَ وَيَتَّقِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الفَائِزُونَ (52) “Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan: “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapatkan kemenangan.”         (Q.S. An-Nur: 51-52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Shofiyah binti Syaibah berkata: “Ketika kami bersama Aisyah ra, beliau berkata: “Saya teringat akan wanita-wanita Quraisy dan keutamaan mereka.” Aisyah berkata: “Sesungguhnya wanita-wanita Quraisy memiliki keutamaan, dan demi Allah, saya tidak melihat wanita yang lebih percaya kepada kitab Allah dan lebih meyakini ayat-ayat-Nya melebihi wanita-wanita Anshor. Ketika turun kepada mereka ayat: “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (Q.S. An-Nur: 31) Maka para suami segera mendatangi istri-istri mereka dan membacakan apa yang diturunkan Allah kepada mereka. Mereka membacakan ayat itu kepada istri, anak wanita, saudara wanita dan kaum kerabatnya. Dan tidak seorangpun di antara wanita itu kecuali segera berdiri mengambil kain gorden (tirai) dan menutupi kepala dan wajahnya, karena percaya dan iman kepada apa yang diturunkan Allah dalam kitab-Nya. Sehingga mereka (berjalan) di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalamdengan kain penutup seakan-akan di atas kepalanya terdapat burung gagak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Dinukil dari kitab : الحجاب Al Hijab. Penebit: Darul Qosim دار القاسم للنشر والتوزيع P.O. Box 6373 Riyadh 11442)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-content" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;www.salafy.or.id&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-986048463244630821?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/986048463244630821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/hijab-tolok-ukur-menilai-kepribadian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/986048463244630821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/986048463244630821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/hijab-tolok-ukur-menilai-kepribadian.html' title='Hijab - Tolok ukur menilai kepribadian muslimah'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PlhfalEQI/AAAAAAAAAJg/wFKkkVJ47FE/s72-c/logo.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-6179786662417235322</id><published>2010-05-19T05:42:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T05:42:33.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fatwa-Fatwa'/><title type='text'>Ber-KB Untuk Kepentingan Tarbiyah Anak?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PZS5KWviI/AAAAAAAAAJY/-y0acJROwb4/s1600/kbpria.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PZS5KWviI/AAAAAAAAAJY/-y0acJROwb4/s320/kbpria.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Tanya: Apakah dibolehkan menggunakan obat pencegah&amp;nbsp; kehamilan untuk mengatur/menjarangkan kehamilan dengan tujuan agar dapat mendidik anak yang masih kecil?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Jawab:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan &lt;i&gt;hafizhahulloh&lt;/i&gt; menjawab, "tidak boleh menggunakan obat pencegah kehamilan kecuali dalam keadaan darurat, apabila memang pihak medis/dokter menyatakan kehamilan berisiko pada kematian ibunya.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Namun menggunakan obat pencegah kehamilan dengan tujuan menunda sementara kehamilan yang berikutnya, tidaklah terlarang bila memang ibu membutuhkannya. Misalnya karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk hamil dalam interval waktu yang berdekatan, atau bila ibu hamil lagi akan memudaratkan anak/bayinya yang masih meyusu. Dengan ketentuan, obat tersebut tidak memutus/menghentikan kehamilan sama sekali, tapi hanya sekedar menundanya. Apabila memang demikian tidaklah terlarang sesuai dengan kebutuhan yang ada, dan tentunya setelah mendapat saran dari dokter spesialis kandungan.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sumber:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;(al-Muntaqa min Fatawa Fadhilatisy Syaikh Shalih bin Fauzan, 3/175)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;asy-syariah. no.37/IV/1429H/2009&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-6179786662417235322?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/6179786662417235322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/ber-kb-untuk-kepentingan-tarbiyah-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6179786662417235322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6179786662417235322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/ber-kb-untuk-kepentingan-tarbiyah-anak.html' title='Ber-KB Untuk Kepentingan Tarbiyah Anak?'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PZS5KWviI/AAAAAAAAAJY/-y0acJROwb4/s72-c/kbpria.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-6085277263014458990</id><published>2010-05-19T05:25:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T05:25:16.145-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fatwa-Fatwa'/><title type='text'>Nasihat Syaikh Rabi' bagi pengelola situs Internet</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PX4TMm1XI/AAAAAAAAAJQ/1V8bm018CdE/s1600/internet_clipart7.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PX4TMm1XI/AAAAAAAAAJQ/1V8bm018CdE/s320/internet_clipart7.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="article-index-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-meta"&gt;   Rabu, 01 Maret 2006 - 01:24:28    :: kategori &lt;a href="http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=arsip&amp;amp;cat_id=6"&gt;Fatwa-Fatwa&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="article-index-meta"&gt;Penulis: Asy-Syaikh Al Allamah Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, shalawat serta salam bagi Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam, keluarga, para sahabatnya dan mereka yang mengikuti petunjuk Beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amma ba’du&lt;br /&gt;Sesungguhnya dengan sebab perkara yang menimpa Islam dan kaum muslimin berupa kejadian-kejadian yang suram, kehinaan dan keterpurukan di hadapan musuh-musuh Islam. Nasib kaum muslimin di depan musuh-musuhnya bagaikan santapan  -di nampan - di hadapan para pemangsanya. Maka kami menyeru kepada para ulama kaum muslimin dan lembaga-lembaga ilmiah di tiap-tiap daerah yang ada di penjuru dunia, juga pemerintah kaum muslimin agar semuanya bertaqwa kepada Allah tentang kondisi ummat dewasa ini. &lt;br /&gt;Hendaklah mereka mengetahui betapa ummat ini terancam mara bahaya, bahkan tertimpa bencana dan malapetaka. Hendaklah mereka tersadar akan tanggung-jawab di hadapan Allah untuk menyelamatkan ummat ini dari bala' (malapetaka) dan kecelakaan yang menimpa mereka kemudian bersegera mencurahkan daya dan upayanya dengan melaksanakan sebab-sebab yang dapat membantu mereka keluar (dari malapetaka ini). Diantaranya yang terpenting adalah kembali kepada agama mereka yang benar baik di dalam aqidah, ibadah, akhlaq dan siyasah (strategi/politik yang syar’i). &lt;br /&gt;Hendaklah mereka berpegang teguh dengan  manhaj yang benar yang bersandarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasul serta apa yang dipahami oleh salafus shalih di dalam mendidik generasi (ummat ini) di masjid-masjid serta lembaga pendidikan di berbagai jenjang dengan memanfaatkan berbagai sarana informasi yang ada, sambil selalu mengingat sabda Rasulullah :&lt;br /&gt;كلكم راع وكلكم مسئول عن رعيته&lt;br /&gt;Artinya : “Setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung-jawaban tentang kepemimpinannya”. (HR Ibnu Majah dari Anas radiyallahu ‘anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga sabda Rasul shalallahu alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;إذا تبايعتم بالعينة ورضيتم بالزرع واتبعتم أذناب البقر وتركتم الجهاد في سبيل الله سلط الله عليكم ذلاً لا ينزعه عنكم حتى ترجعوا إلى دينكم&lt;br /&gt;Artinya : “Jika kalian telah melakukan jual beli dengan cara ‘inah (sejenis riba, pent), telah larut dalam bercocok tanam, mengikuti ekor-ekor lembu  dan meninggalkan jihad di jalan Allah, maka Allah akan menimpakan atas kalian kehinaan yang tidak akan tercabut kehinaan itu sampai kalian kembali kepada ajaran agama kalian (Islam, pent). (HR Abu Dawud dari Ibnu Umar)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak diragukan bahwa ummat ini terjatuh pada keterpurukan di dalam beberapa perkara bahkan terjatuh pada kondisi yang sangat pahit. Para pemimpin ummat ini (ulama, pemerintah dan lembaga-lembaga ilmiah) agar selalu mengingat firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلاَ مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ&lt;br /&gt;“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.” (QS. Al-Ahzab: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa sama sekali tidak ada jalan bagi kalian untuk menyelamatkan ummat ini kecuali dengan cara ini (kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasul dengan pemahaman salafussholih, pent). Dan apabila mengambil jalan selain itu, maka tidak akan bertambah kepada ummat ini kecuali kebinasaan dan kehinaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh musuh-musuh Islam tidaklah rela melainkan ingin agar mereka keluar dari agamanya. Aku memohon kepada Allah yang Maha Mulia Rabb Arsy yang Agung agar memberikan taufik kepada ummat ini baik pemerintah muslim, ulama maupun rakyatnya untuk bersegera melakukan sebab-sebab yang bermanfaat dimana Allah tidak akan menerima selainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan Allah menyatukan hati ummat Islam dan kalimat mereka di atas al-haq (kebenaran). Pada kesempatan ini aku tujukan nasehatku kepada mereka yang diberi taufik oleh Allah -untuk mengikuti manhaj salafusshaleh agar bertaqwa kepada Allah dan memantau diri mereka lahir maupun batin, mengikhlaskan pada Allah baik ucapan maupun perbuatan mereka. Juga bersegera untuk menuntut ilmu yang bermanfaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku nasehatkan kepada pengelola situs internet, agar menjadikan situs internet ini sebagai sarana yang efektif untuk menyebarkan manhaj salafi secara ilmiah dan benar pada setiap materi yang disuguhkan pada kaum muslimin melalui sarana ini yang dipermudah untuk mereka. Hendaknya yang menanganinya adalah para ulama manhaj salafy ini, khususnya yang menguasai bidangnya masing-masing. Maka yang menguasai bidang tafsir Al-Qur’an, hendaklah menulis tentang tafsir; ilmu-ilmunya, hendaklah menyinggung (pembahasan) dengan aqidah dan macam-macamnya, ibadah, mu’amalah serta akhlaq, di celah-celah ayat yang ia tafsirkan, demikian pula pembahasan tentang ushulut tafsir (pokok-pokok) dan macam-macamnya. Kemudian yang ahli dalam bidang hadits hendaklah menulis makalah-makalah yang terambil dari sunnah Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam serta terfokus dalam masalah aqidah dan yang lainnya, seperti yang telah saya sebutkan atas saudaranya yang menguasai tafsir tadi sebagaimana iapun semestinya menulis tentang ilmu musthalahul hadits dan biografi para ulama hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang menguasai bidang fiqih, hendaknya dia menulis makalah yang berkaitan dengan bidang ini, memilih pembahasan yang membantu para penuntut ilmu di dalam memahami Al-Qur an dan Sunnah Rasulullah shallallhu’alaihi wasallam serta membahas masalah fiqh yang disertai dalil. Bagi yang menguasai bidang tarikh (sejarah), hendaklah dia menulis sejarah Nabi shallallhu’alaihi wasallam, para sahabatnya dan figur para ulama ummat ini yang terbukti nyata dalam pembelaannya terhadap Islam. Kemudian yang menguasai bacaan (Al Qur’an) dan tajwid, hendaklah menulis makalah di bidang ini, juga yang menguasai bidang bahasa, hendaklah menulis pembahasan makalah di bidang tersebut, dengan syarat menjauhkan perkara yang tidak dikenal dalam manhaj salafy ini seperti: Majaz  dan semisalnya. &lt;br /&gt;Hendaknya jangan melakukan bantahan terhadap ahlul bid’ah dan membongkar kesesatan mereka kecuali para ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap bagi para penanggungjawab situs Sahab dan yang lainnya, agar tidak menerima tulisan-tulisan kecuali yang benar-benar jelas menyebutkan namanya dan jangan menerima yang hanya menggunakan nama-nama yang tidak jelas (samaran). Demikian pula saya berharap kepada salafiyyin secara umum agar menjauhkan diri dari perdebatan yang batil dan sebab-sebab yang menyeret pada perpecahan. Kalaupun hal itu terjadi (di kalangan salafiyyin), maka jangan sampai memperbanyak perdebatan dan jangan sama sekali mencantumkan permasalahan ini pada situs internet Salafiyah atau yang lainnya. Namun segera dikembalikan kepada para ulama agar mereka membimbing dengan perkataan yang benar yang dapat menyelesaikan perselisihan ini, Insya Allah. Saya nasehatkan kepada ikhwah agar semangat dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat di antara mereka dan menyebarkan sebab-sebab yang dapat mengantarkan kecintaan dan persaudaraan di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan taufik kepada semuanya terhadap apa yang dicintai dan diridhaiNya serta menyatukan hati-hati mereka. Sesungguhnya Rabbku Maha Mendengar (mengabulkan ) doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Asy-Syaikh Al Allamah Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali&lt;br /&gt;25 Dzulhijjah 1424 H. Makkah Al-Mukarramah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teksi asli&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;نصيحة لله وللمسلمين&lt;br /&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أما بعد :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فإنه بسبب ما نزل بالإسلام وأهله من نوازل وأحداث مدلهمة وما نزل بهم من ذل وهوان على أيدي أعداء الإسلام إذ تداعوا عليهم كما تداعى الأكلة على قصعتها .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أوجه دعوتي إلى علماء المسلمين والمؤسسات العلمية في كل صقع من أصقاع الدنيا وإلى حكام المسلمين جميعاً أن يتقوا الله في هذه الأمة، وأن يدركوا ما أحدق بها من أخطار بل مما نزل بها من كوارث ومآس فيتحركوا من منطلق الشعور بالمسؤولية أمام الله للخروج بالأمة مما نزل بها من بلاء وويلات وأن يبادروا ببذل كل الأسباب التي تساعدهم على الخروج وعلى رأس ذلك الرجوع إلى دينهم الحق عقيدة وعبادة وأخلاقاً وسياسة ، فيضعوا المناهج الصحيحة المستمدة من كتاب الله وسنة رسوله صلى الله عليه وسلم وما كان عليه السلف الصالح لتربية الأجيال عليها في المساجد والمدارس في مختلف مراحلها وفي كل وسائل الإعلام ، واضعين نصب أعينهم قول الرسول الكريم صلى الله عليه وسلم :" كلكم راع وكلكم مسئول عن رعيته"، وواضعين نصب أعينهم قول الرسول الكريم صلى الله عليه وسلم :" إذا تبايعتم بالعينة ورضيتم بالزرع واتبعتم أذناب البقر وتركتم الجهاد في سبيل الله سلط الله عليكم ذلاً لا ينزعه عنكم حتى ترجعوا إلى دينكم".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولا شك أن الأمة قد وقعت في شر من هذه الأمور حتى آل بهم الأمر إلى هذا الوضع المرير.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وواضعين نصب أعينهم قول الله تعالى:(وما كان لمؤمن ولا مؤمنة إذا قضى الله ورسوله أمراً أن تكون لهم الخيرة من أمرهم).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;واعلموا أنه لا سبيل لكم أبداً إلى إنقاذ الأمة إلا هذا السبيل وأن اتخاذ سبيلاً غيره لا يزيد الأمة إلا هلاكاً وذلاًً، وأن أعداء الإسلام لا يرضيهم إلا خروج الأمة من دينها (ولن ترضى عنك اليهود ولا النصارى حتى تتبع ملتهم).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أسأل الله الكريم رب العرش العظيم أن يوفق الأمة حكاماً وعلماء وشعوباً للمبادرة إلى الأخذ بهذه الأسباب النافعة التي لا يقبل ربنا سواها وأن يجمع قلوبهم وكلمتهم على الحق.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وبهذه المناسبة أوجه نصحي إلى من وفقهم الله لإتباع منهج السلف الصالح بأن يتقوا الله ويراقبوه في كل الأحوال ظاهراً وباطناً، وأن يخلصوا له في الأقوال والأعمال ، وأن يشمروا عن ساعد الجد في طلب العلم النافع .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وأوصي أصحاب المواقع في الشبكات العنكبوتية – الانترنيت- أن يجعلوا هذه المواقع وسائل ناجحة في نشر المنهج السلفي على الوجه العلمي الصحيح في كل ما يقدمونه للناس عبر هذه الوسائل التي أتيحت لهم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وأن يتصدى لذلك الأكفاء من علماء هذا المنهج ولاسيما المتخصصون.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فمن كان متخصصاً في تفسير القرآن الكريم فيكتب في التفسير وعلومه وليتطرق للعقائد وأنواعها وللعبادات والمعاملات والأخلاق من خلال الآيات التي يفسرها، كما يتطرق إلى أصول التفسير بأنواعه.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والمتخصص في الحديث يستمد مقالاته من سنة رسول الله صلى الله عليه وسلم وليركز على العقائد وغيرها كما ذكرنا عن أخيه المفسر كما ينبغي أن يكتب مقالات في علوم المصطلح وفي تراجم أئمة الحديث.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وليكتب المتخصص في الفقه مقالات في هذا الفن وليختر في مقالاته ما يساعد طلاب العلم على فهم كتاب الله وسنة رسوله صلى الله عليه وسلم قارناً المسائل التي يعالجها بأدلتها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وليكتب المتخصص في التاريخ في سيرة النبي صلى الله عليه وسلم وسير أصحابه وفي تراجم أعلام هذه الأمة الذين لهم آثر بارزة في نصرة الإسلام.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وليكتب المتخصص في القراءات والتجويد مقالات في هذا الفن .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وليكتب المتخصص في اللغة مقالات في هذا الفن بشرط أن يجتنب ما لا يعترف به المنهج السلفي كالمجاز بأنواعه.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وأن لا يتصدى لنقد أهل البدع وتفنيد باطلهم إلا أهل العلم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وأرجوا من المسئولين على هذه المواقع كسحاب وأخواتها ألا يقبلوا من المقالات إلا التي وقع عليها أصحابها بأسمائهم الصريحة وألا يقبلوا أصحاب الأسماء المستعارة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كما أرجو من السلفيين عموماً أن يجتنبوا الخصومات وأسباب الخلافات وإن حصل شيء من ذلك بين بعض الإخوة ألا يكثروا الجدال وأن لا ينقلوا منه شيئاً في مواقع الإنترنت السلفية أو غيرها، بل يحيلوا ذلك إلى أهل العلم ليقولوا فيها كلمة الحق التي تقضي إن شاء الله على الخلاف .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وأنصح الإخوة بالحرص على إشاعة العلم النافع فيما بينهم وإشاعة أسباب المحبة والأخوة فيما بينهم .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وفق الله الجميع لما يحبه ويرضاه وألف بين القلوب إن ربي لسميع الدعاء.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وكتبه&lt;br /&gt;ربيع بن هادي عمير المدخلي&lt;br /&gt;في 25/ ذي القعدة 1424من الهجرة النبوية&lt;br /&gt;مكة المكرمة &lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;                                                                    &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;b&gt;(Dikutip dari fatwa Asy-Syaikh Al Allamah Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;25 Dzulhijjah 1424 H. Makkah Al-Mukarramah. Diterjemahkan oleh al Ustadz Usamah Mahri. URL Sumber : http://www.sahab.net/sahab/showthread.php?s=f1c1ef6de9b68f00597fcc9bf1e7faab&amp;amp;threadid=300720%20.)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-6085277263014458990?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/6085277263014458990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/nasihat-syaikh-rabi-bagi-pengelola.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6085277263014458990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6085277263014458990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/nasihat-syaikh-rabi-bagi-pengelola.html' title='Nasihat Syaikh Rabi&apos; bagi pengelola situs Internet'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PX4TMm1XI/AAAAAAAAAJQ/1V8bm018CdE/s72-c/internet_clipart7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-4528188089904338958</id><published>2010-05-19T05:11:00.000-07:00</published><updated>2010-05-19T05:11:55.542-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fatwa-Fatwa'/><title type='text'>RINGTONE DENGAN AYAT AYAT AL-QUR’AN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PUm26bH_I/AAAAAAAAAJI/YFcOv-G4oHY/s1600/handphone.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PUm26bH_I/AAAAAAAAAJI/YFcOv-G4oHY/s320/handphone.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Penulis: Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;   Fatwa-Fatwa, 29 Januari 2010, 05:57:59  &lt;/div&gt;&lt;div style="padding: 10px; text-align: justify;"&gt;Semakin maraknya penggunaan telepon selular (Handphone) dikalangan manusia, menyebabkan terjadinya banyak penyalahgunaan yang menyelisihi syariat pada saat menggunakannya. Diantaranya adalah menggunakan ringtone (nada sambung) dengan lantunan musik, lagu, dan yang semisalnya. Sebailknya, sebagian kaum muslimin ada yang enggan menggunakan ringtone dari musik, namun terjatuh dalam kesalahan lain, yaitu menggunakan bacaan ayat-ayat al-qur'an, azan, dan yang semisalnya sebagai ringtone, yang ini juga merupakan bentuk merendahkan ayat-ayat Allah Azza Wajalla tersebut. Walhamdulillah maih banyak ringtone lainnya yang lebih selamat, seperti suara burung, suara dering telepon biasa, atau yang semisalnya yang lebih selamat dan tidak terjatuh dalam perbuatan yang diharamkan. Berikut kami nukilkan fatwa Ulama dalam masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FATWA SYAIKH IBRAHIM AR-RUHAILI HAFIZHAHULLAH TA'ALA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili hafizhahullah Ta'ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk yang dikhawatirkan menjadikan agama sebagai permainan dan perbuatan sia-sia,apa yang muncul belakangan ini dan menyebar–sangat disayangkan sekali-diantara banyak dari orang-orang yang mulia dan memiliki keutamaan, bahkan kami katakan: tidak terlepas pula sebagian penuntut ilmu, yang menjadikan al-qur'an di telepo-telepon selular mereka sebagai tanda masuknya deringan telepon (ringtone) yaitu potongan (ringtone) untuk menunggu panggilan tatkala ada yang menghubunginya. Sehingga tatkala tersambung, ayat-ayat dari kitabullah inipun muncul. Tatkala dia ingin menjawabnya, ayat-ayat tersebut terputus ,sehingga seakan-akan kitab Allah dijadikan sebagai hiburan semata, dan sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam diejek dan dihinakan. Kami tidak berprasangka bahwa orang yang menjadikan hal ini dari mereka yang memiliki kebaikan bahwa dia ingin mengejek. Namun kami katakan: Sesungguhnya kedudukan kitab Allah sepantasnya dibersihkan dari hal-hal seperti ini, demikian pula sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sepantasnya dibersihkan, demikian pula do'a-do'a yang diucapkan oleh para imam, tidak boleh digunakan untuk alat seperti ini.Jika orang yang menggunakanya itu meyakini bahwa itu agama, maka ini termasuk bid'ah, dan jika dia mengetahui bahwa hal itu tidak termasuk agama, namun dia hanya mengatakan bahwa ayat-ayat tersebut sebagai pengganti ringtone yang bermusik, maka ini termasuk merendahkan kitab Allah Azza Wajalla. Maka sepantasnya kita bersikap pertengahan antara mereka yang berlebihan dan melampaui batas, dengan orang-orang yang fasik yang menggunakan potongan-potongan ringtone musik, dan mengganggu kaum muslimin hingga di masjid-masjid mereka.Alat (HP) ini merupakan nikmat dari Allah Azza Wajalla, sepantasnya digunakan dengan cara yang benar. Ada banyak ringtone yang tidak ada unsur musiknya yang bisa digunakan sebagai tanda masuknya panggilan. Adapun sikap berlebihan dalam perkara ini, sehingga kalian melihat diantara manusia penuh keanehan dalam hal ini, terkadang muncul suara-suara hewan, terkadang anak-anak menangis atau tertawa, demi Allah ini perkara-perkara yang membuat tertawa, menangis, yang muncul dari orang-orang yang kami menyangka mereka memiliki keutamaan, terlebih lagi orang awam. Agama Allah sepantasnya disucikan,kitab Allah sepantasnya disucikan, sunnah sepantasnya disucikan pula, demikian pula do'a, demikian pula ini yang engkau dengarkan sepantasnya dibersihkan dari menjadikannya sebagai alat untuk datangnya panggilan atau menjawabnya melalui alat (HP) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini transkrip ceramah Beliau dalam bahasa Arab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مما يُخشى أن يكون من اتخاذ الدين لعباً ولهوا، ما وجد في الفترة الأخيرة وانتشر للأسف بين الكثير من الأخيار والأفاضل بل نقول أنه لرُبما لم يسلم بعض طُلاب العلم من اتخاذ القرآن في الجوالات علامة على ورود المُكالمات وهو مَقطع لوقت الإنتظار عندما يتصل مُتصل فينبعث عندما يتصل هذه الآيات من كتاب الله عز وجل، فإذا ما أراد الرد انقطعت الآيات وكأن كتاب الله يُتخذ للتسلية وسنة النبي -صلى الله عليه وسلم- يُهزئ بها ويُسخر بها، ونحن لا نظن بمن يتخذ هذا من أهل الخير أنه يُريد السُخرية، ولكن نقول أن مقام كتاب الله عز وجل يَنبغي أن يُنزه عن هذه الأمور وسُنة النبي -صلى الله عليه وسلم- يَنبغي أن تُنزه و كذلك الأدعية التي يقوم بها الأئمة لايجوز أن تُجعل في هذه الأجهزة، وإذا كان من يتخذ هذا، يتخذه ويعتقد أنه دين فإن هذه من البدع وإذا كان يعلم أنه ليس بـدين وإنما يقول الآيات بدل النغمات الموسيقية فإن هذا من امتهان كتاب الله -عز وجل- فينبغي أن نتوسط بين أهل الغلو وأهل التنطُع وبين أهل الفسوق أيضا الذين اتخذوا المقاطع الموسيقية ويُؤذون بها المُسلمين حتى في مساجدهم، هذا الجهاز نعمة من الله (عز وجل) ينبغي أن يُستخدم الإستخدام الصحيح، هناك أجراس ليس فيها موسيقى تُجعل علامة على ورود المُكالمة وأما المُبالغة في هذا الأمر حتى أصبح الناس، يعني ترى منهم العجب في هذه الأمور أحيانا أصبحت حيوانات أحيانا أطفال يبكون أو يضحكون يعني أُمور والله مُضحكة مُبكية، يعني تصدُر من بعض من يُظن بهم الفضل فضلاً عن غيرهم من العوام، فدين الله ينبغي أن يُنزه كتاب الله يُنزه السُنة ينبغي أن تُنزه الدُعاء هذا الذي تسمعُه ينبغي أن يُنزه أن يكون وسيلة لوُرود المُكالمات أو الرد على هذا الجهاز..، انتهى كلام الشيخ -حفظه الله تعالى- .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FATWA SYAIKH SALEH AL-FAUZAN HAFIZHAHULLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau ditanya : apa pendapatmu tentang orang yang menjadikan handphone-nya sebagai pengganti musik dengan adzan atau bacaa al-qur'an al-karim ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ini termasuk merendahkan azan, zikir, dan al-qur'an al-karim,maka tidak boleh dijadikan sebagai alarm (ringtone). Al-qur'an tidak boleh digunakan sebagai alarm, lalu dikatakan: ini lebih baik dari musik. Apakah anda diharuskan melakukannya? Tinggalkan musik, gunakan alarm yang tidak ada musik padanya dan tidak pula al-qur'an, sekedar pemberi peringatan.Iya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut tarnskrip dalam bahasa Arab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يقول السائل: ما رأيكم فيمن يضع في الجوال بدلاً من الموسيقى أذان أو قراءة القرآن الكريم؟&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أجاب الشيخ: (( هذا امتهان للأذان والذكر وللقرآن الكريم فلا يُتخذ لأجل التنبيه. ما يُتخذ القرآن لأجل التنبيه ويقال هذا خير من الموسيقى، طيب الموسيقى أنت ملزم بها؟! أترك الموسيقى. ضع شيء منبه لا فيه موسيقى ولا فيه قرآن. منبه فقط. نعم.)) انتهى كلام الشيخ حفظه الله.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://sahab.net/forums/showthread.php?t=362872&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis oleh Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Dikutip dari  http://www.salafybpp.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=82:ringtone-dengan-ayat-ayat-al-quran&amp;amp;catid=25:fataawa&amp;amp;Itemid=53)&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="padding: 10px; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sumber artikel : &lt;i&gt;http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=1604&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-4528188089904338958?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/4528188089904338958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/ringtone-dengan-ayat-ayat-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4528188089904338958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4528188089904338958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/ringtone-dengan-ayat-ayat-al-quran.html' title='RINGTONE DENGAN AYAT AYAT AL-QUR’AN'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_PUm26bH_I/AAAAAAAAAJI/YFcOv-G4oHY/s72-c/handphone.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-604631085588650707</id><published>2010-05-11T18:23:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T18:23:29.352-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Gizi Ibu Hamil</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-n93vKqPZI/AAAAAAAAAIA/784mM5hE4x4/s1600/healthy20foods.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-n93vKqPZI/AAAAAAAAAIA/784mM5hE4x4/s320/healthy20foods.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:1779057694;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1026072072 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Masalah menu sehat bagi ibu hamil, hal ini termasuk penting. Selama masakehamilan, kebutuhan akan gizi memang meningkat, ini diperlukan untuk memenuhinutrisi&amp;nbsp; pada bayi. Dan untuk memenuhikebutuhan nutrisi ibu, ibu tidak harus mengeluarkan uang yang lebih besar darijatah belanja kesehariannya, yang penting adalah terpenuhinya gizi seimbangbagi ibu selama hamil sebab ibu memerlukan tambahan &lt;b&gt;kalsium&lt;/b&gt; (untuk membangun tulang dan gizi), &lt;b&gt;zat besi&lt;/b&gt; (untuk pembentukan sel darah merah), vitamin-vitamin danmineral lain baik yang ibu butuhkan untuk tubuh ibu selama kehamilan maupunyang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin. Dengan diketahuinya sumber-sumber zatyang dibutuhkan di atas maka akan tergambar kejelasan apa yang disampaikan dimuka. Perlu diketahui sumber makanan yang diperlukan oleh ibu hamil untukmemenuhi gizi seimbang, yaitu sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kalsium&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sumber makanan adalah susu dan produk susu, iniadalah yang terbaik, tetapi jika susu tidak didapat maka anda bisa menggantidengan sayuran hijau, misalnya brokoli ataupun ikan laut utuh dengan tulangnyaseperti sarden, tuna dan ikan bibis, tau ikan-ikan utuh lainnya yang mudah andadapat disekitar anda. Baik ikan laut, ikan sungai, kolam dan danau ataupun yanglainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Zat Besi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bisa diperoleh dengan mengkonsumsi tempe, sayuranhijau, buncis, kacang polong, gandum dan lain-lain. Sebagai cacatan, hendaknyaselama mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi&amp;nbsp; hindari minum teh satu jam sebelum dansesudah makan, karena teh akan mengganggu penyerapan zat besi oleh tubuh anda.Dan sebaiknya imbangi dengan makanan/sayur yang kaya vitamin C untuk membantupenyerapan zat besi (seperti tomat, jeruk dll)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Vitamin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Yang dibutuhkan antara lain &lt;b&gt;B9&lt;/b&gt; (folat), &lt;b&gt;B12&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;seng&lt;/b&gt; diperlukan untuk pembentukan seltubuh, pertumbungan dan perkembangan janin, juga bisa sebagai pencegahkeguguran. Sumbernya antara lain dari syuran hijau, kacang-kacangan, buah segar,susu, sereal siap saji, daging, telur , keju dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selamakehamilan anda perlu juga asam lemak esensial yang diperlukan untukperkembangan otak, mata, sel saraf bayi. Makanan yang mengandung asam lemakesensial adalah minyak kedelai, minyak jagung, biji bunga matahari, minyakkacang dan minyak biji kapas. Selain vitamin dan mineral, anda juga harusmengkonsumsi &lt;b&gt;serat &lt;/b&gt;karena perubahanhormonal yang alami oleh ibu hamil dapat menyebabkan otot perut dan ususmengendor yang berakibat sembelit/susah BAB. Unutk mengatasinya konsumsilahmakanan yang banyak mengandung serat, seperti buah-buahan, syaur-sayuran, roti,sereal dan jangan lupa minum air (8 gelas/hari) atau juga bisa diatasi denganmengkonsumsi jus buah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hamil Tanpa Minum Susu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Minum susu selama hamil tidaklah “wajib”,tetapi..hanya untuk menu tambahan bagi ibu hamil. Sebagaimana sebutan adalahkonsusmi tambahan, maka adanya tentu lebih baik dari pada tidak adanya, namuntidak ada pun tidak mengapa, asalkan kebutuhan gizi ibu hamil memang sudahterpenuhi oleh makanan dan minuman lain yang anda konsumsi. Sehingga sekiranyakarena faktor ekonomi yang menjadi kendala hadirnya susu sebagai konsusmsitambahan, maka hal itu bukanlah utama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dan anda bisa mencari alternatif lainnya denganmengkonsusmsi sayuran maupun buah-buahan yang ada disekitar tempat anda, sekalilagi tanpa harus mengeluarkan uang lebih apalgi melebihi kebutuhan belanja. Dansayur-sayuran serta buah-buahan pun tak perlu mahal. Karena mahal bukan ukurankualiats barang konsumsi, sehingga bisa jadi yang kita dapat di sekitar rumahkita itu jauh lebih baik dan lebih terpelihara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;b&gt;Sumber: &lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;i&gt;Ummu Wildan, Amd.Keb. , al-Mawaddah, edisi 2 tahun ke-1 1428/2007&lt;/i&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-604631085588650707?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/604631085588650707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/gizi-ibu-hamil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/604631085588650707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/604631085588650707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/gizi-ibu-hamil.html' title='Gizi Ibu Hamil'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-n93vKqPZI/AAAAAAAAAIA/784mM5hE4x4/s72-c/healthy20foods.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-680691105625287143</id><published>2010-05-11T17:57:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T17:57:22.342-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Menghitung Perkiraan Hari Persalinan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-n76AfbL-I/AAAAAAAAAH4/Q6Tz7zMhteM/s1600/baby-care.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-n76AfbL-I/AAAAAAAAAH4/Q6Tz7zMhteM/s320/baby-care.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Seorang dokter specialis pun tidak akan mampu menentukan dengan tepat,kapan atau hari apa wanita hamil akan melahirkan. Ia hanya mampu memprediksikapan hari kelahiran berdasarkan pada perkiraan semata, yaitu denganmemperhitungkan lamanya masa kehamilan sampai melahirkan yaitu 266 hari. Itupundisertai kesulitan untuk menentukan kapan permulaan wanita hamil. Biasanya paradokter menyimpulkan bahwa sebagian besar wanita hamil akan melahirkan setelahmelewati 280 hari dihitung dari akhir haid mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dari tanggal hari pertama haid terkahir (HT), kita dapat menghitung&amp;nbsp; perkiraan hari persalinan naka (HP). Caranyadengan menambahkan tanggalnya dengan angka 7, dan mengurangi bulannya denganangka 3.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika seorang ibu HT-nya 30 april 2010, maka bayinya akan lahir (HP) 30+7=7,bulan 4-3=1. Jadi bayi diperkirakan lahir pada &amp;nbsp;tanggal 7 januari tahun berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ensiklopedia Wanita Muslimah, darul fallah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;i&gt;Menikmati Bulan Madu, Mujahid&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-680691105625287143?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/680691105625287143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/menghitung-perkiraan-hari-persalinan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/680691105625287143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/680691105625287143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/menghitung-perkiraan-hari-persalinan.html' title='Menghitung Perkiraan Hari Persalinan'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-n76AfbL-I/AAAAAAAAAH4/Q6Tz7zMhteM/s72-c/baby-care.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7307719628298096010</id><published>2010-05-09T19:39:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T19:39:17.953-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Pendidikan Anak dalam Kandungan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-dxQSOky9I/AAAAAAAAAHw/8jOZPUJHiHo/s1600/fetus-482.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-dxQSOky9I/AAAAAAAAAHw/8jOZPUJHiHo/s320/fetus-482.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p	{mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Oleh: &amp;nbsp;Ust.Abdurrohman al-Buthoni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Islam memberi bimbingan yang berharga kepada orang tua khusunya tentang apayang harus mereka lakukan demi kemaslahatan anak-anak mereka sejak di dalamrahim. Terlebih lagi jika mereka mengingat hadits Rasululloh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;shallallahu‘alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; seperti sabdabyatentang janin setelah ditiupkan roh di perut ibunya lalu ditulis baginyarezeki, amal, celaka atau bahagia (HR.Bukhori 6594 dan Muslim 2643). Maka halini akan menjadikan orang tua semakin bersemangat keras untuk mengusahakansebab-sebab tercapainya kebahagiaan anak mereka, karena Alloh tidak menjadikankebahagiaan dan kebinasaan kecuali menjadikan pula sebab-sebab yang menujukepada keduanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sebagai contoh, keluarga Imron yang sholih, isterinya yang sholihahmengandung seorang bayi, ia sangat berharap kepada Alloh untuk kebahagiaan apabilaanak yang dikandungnya lahir sebagai anak laki-laki maka ia akanmempersembahkannya kepada Alloh unutk menjadi pelayan di Baitul Maqdis, karenaia bernadzar kepada Alloh: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; line-height: normal; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;إِذْ قَالَتِ امْرَأَةُ عِمْرَانَرَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّيإِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "YaTuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandungankumenjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena ituterimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengarlagi Maha Mengetahui". &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;(QS. Ali Imron:35)&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL" lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ini adalah pelajaran yang bermanfaat bagi pelaku tarbiyah terutama bapakibu, betapa pentingnya pendidikan ibu di dalam kandungan dan betapa besarnyapengaruh postif dari kesholihan bapak dan ibu terhadap bayi yang dikandungsebelum lahir ke alam dunia. Isteri Imron&amp;nbsp;yang berasal dari keluarga yang mulia pilihan Alloh, bersama keluargaIbrohim, Nuh, Adam, sangat nampak dari kisah ini bagaimana ia melakukansebab-sebab yang baik dalam mengharapkan keturunan yang shalih. Dia &lt;b&gt;banyak berdo’a ikhlas, rajin beribadah, danmerendahkan diri kepada Alloh Ta’ala.&lt;/b&gt; Oleh karena itu Alloh mengabulkan do’anya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Berkata Syaikh Abdurrohman as-Sa’di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;rahimahullah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;: Yaitu terjadinya kecocokan antara sesama mereka&amp;nbsp; dalam ciptaan akhlaq yang mulia, artinyaanak-anak, keturunan mereka mengikuti bapak-bapak mereka, sebagaimana dalamayat (yang artinya): &lt;i&gt;Dan kami lebihkanpula derajar sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dansaudara-saudara mereka. Dan kami telah memilih mereka untuk menjadikannabi-nabi dan rosul-rosul, dan kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus.&lt;/i&gt;(QS. Al-An’am:87)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ini kisah dari umat-umat terdahulu. Adapun dari umat Rasululloh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;shallallahu‘alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; sangat banyak,misalnya kisah ummu Sulaim dengan suaminya, yang diriwayatkan oleh Bukhari danMuslim dari Anas bin Malik .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata,"Anak laki-laki Abu Thalhah dari Ummu Sulaim meninggal dunia. Makaisterinya berkata kepada keluarganya, “Jangan kalian beritakan kepada AbuThalhah tentang kematiannya, sampai aku sendiri yang mengabarkannya!”. KemudianAbu Thalhah pun datang dan dihidangkan kepadanya makan malam, maka ia pun makandan minum”. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sang istri kemudian berdandan bahkan lebih indahdari waktu-waktu sebelumnya. Setelah dia merasa, bahwa Abu Thalhah telahkenyang dan puas dengan pelayanannya, sang isteri bertanya, “Wahai Abu Thalhah,bagaimana pendapatmu tentang suatu kaum yang meminjamkan sesuatu kepada sebuahkeluarga, lalu mereka mengambil barang yang dipinjamkannya, apakah merekaberhak menolaknya?” Ia berkata, “Tidak (berhak)!” “Jika demikian, maka mintalahpahalanya kepada Allah Ta’ala tentang puteramu (yang telah diambil-Nyakembali)”, kata sang istri. Suaminya berkata, “Engkau biarkan aku, sehingga akutidak mengetahui apa-apa, lalu engkau beritakan tentang (kematian) anakku?” &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu, ia pun mendatangi Rasulullah, laluia ceritakan apa yang telah terjadi. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihiwasallam bersabda, &lt;i&gt;“Semoga Allah Ta’ala memberkahi kalian berdua tadimalam”. Lalu isterinya mengandung dan melahirkan seorang anak. Kemudian AbuThalhah berkata kepada istrinya, 'Bawalah dia kepada Nabi'. Lalu dia jugabawakan untuknya beberapa buah kurma. Nabi lalu mengambil anak itu serayaberkata, 'Apakah dia membawa sesuatu?'” Mereka berkata, “Ya, beberapa buahkurma”. Nabi kemudian mengambilnya dan mengunyahnya, lalu diambilnya darimulutnya, kemudian diletakkannya di mulut bayi itu dan beliaumenggosok-gosokkannya pada langit-langit mulut bayi itu, dan beliau menamainyaAbdullah'."&lt;/i&gt; (HR. al-Bukhari, 9/587 dalam al-Aqiqah, Muslim no. 2144). &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Syahid yang kita ambil dari kisah ini adalah perkaaan Rasululloh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;shallallahu‘alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Semoga Allah Ta’alamemberkahi kalian berdua tadi malam”.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ini menunjukkan begitu besar perhatian Rasululloh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;shallallahu‘alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; terhadap pendidikan anak yang ditunjukkan pada Ummu Sulaim sejak anakmulai dari setetes air dalam rahim ibunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Petunujuk Rasululloh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;shallallahu‘alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; dalam mengauli isterinya yaitu do’a: “Dengan nama Alloh. Ya Allohjauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari anak yang Engkaukaruniakan kepada kami.”(HR. Bukhari:5165), karena kata Rasululloh &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;shallallahu‘alaihi wa sallam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; di akhir hadits: “Apabila Alloh mentaqdirkan dari pergaulan tersebutmaka tidaklah akan disentuh oleh setan karena setiap anak yang lahir pastimenangis karena tusukan syetan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sungguh, alangkah menankjubkan hikmah ilahiyahyang menghubungkan antara kesholihan bapak dengan ibunya selagi di alam kandungan.Karena itu, sangatlah patut bagi orang tua, khususnya para ibu selagi dalammasa hamil hendaknya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-Merekabersabar dari segala macam musibah baik sakit kekurangan, kematian anakkeluarga atau lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;-Hendaknyamereka banyak beramal shalih, berdo’a, berdzikir, tilawah al-Qur’an, tholabulilmi, shodaqoh, dan amalan-amalan sunnah dengan ikhlas, tawakal, penuhpengharapan akan lahirnya anak yang sholih.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt; Sesungguhnya Alloh MahaMendengar Lagi Maha Mengetahui. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dan &lt;b&gt;kebalikannya&lt;/b&gt;,bahwa kecenderungan seorang ibu yang sedang hamil kepada kebatilan, senangdengan tontonan batil, pendengaran batil, dan lalai dengan hukum-hukum Allohdan Rasul-Nya akan berpengaruh negatif pada bayi&amp;nbsp; yang ada dalam kandungannya. Fakta kedokteranmembuktikkan bahwa wanita hamil yang banyak tingkah, bayi yang akandikandunganya akan ikut bertingkah banyak. &lt;b&gt;Sedangkan&lt;/b&gt;wanita hamil yang banyak diam dan tenang, bayinya ikut tenang tidak banyakbertingkah. Ini adalah hubungan antara ibu dengan bayi secara jasmani yangtentunya hubungan keduanya secara rohani demikian juga, bahkan lebih, karenaroh lebih berpengaruh terhadap jasad ketimbang sebaliknya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sesungguhnya Sahl at-Tusturi telah mendidikanak-anaknya semenjak masih dalam &lt;i&gt;sulbi&lt;/i&gt;nya, maka ia selalu beramalsholeh dengan harapan agar Alloh memerikan kepadanya dengan anak yang shalihseraya berkata: “Sesunggunya aku memegang janji Alloh yang diambil oleh Allohkepadaku sejak di alam arwah dan sesunggunya aku memelihara anak-anaku mulaisaat itu hingga mereka dikeluarkan oleh Alloh ke alam dunia.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nabiyullah al-Khidir membangun tembok secarasukarela bersama Nabiyullaoh Musa dan keduanya tidak meminta upah. Takala NabiMusa berkata kepadanya: “Seandainya engkau mengambil upah dari pekerjaan ini”,beliau (khidir) menjawab: “Adapun dinding rumah itu adalah kepunyakan dua anakyatim di kota itu dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berduasedang ayah mereka adalah seseorang yang sholih.” (QS. al-Kahfi:82).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ibnu Kastir berkata: “ini adalah dalil bahwaorang shalih dijaga keturunannya oleh Alloh dan barokah ibadahnya meliputi merekadi dunia dan akherat dengan syafaatnya buat mereka dan Alloh mengangkat derajatmereka setinggi-tingginya di surga sehingga ia bertambah kebahgaiaannya sebagaimanahal ini diterangkan dalam al-Quran dan as-sunnah. Untuk menjaga kemaslahatan pendidikanjanin dalam kandungan, maka syariat memberi keringanan bagi wanita hamil untuktidak berpuasa pada bulan ramadhon apabila ia khwatir terhadap janinnya. DariIbnu Abbas, dia berkata: “Apabila wanita hamil khawatir terhadap kemaslahatandirinya atau bayi yang dikandungnya di bulan ramadhon maka ia berbuka danmemberi makan setiap hari seorang miskin dan tidak menqodho puasa. (baihaqi4/230 dengan sanas yang kuat).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sumber:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-top: 12pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Majalah al-Mawaddah, edisi 5 Tahun ke-1: dzulqo’dah-Dzulhijjah1428H: Desember 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7307719628298096010?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7307719628298096010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/pendidikan-anak-dalam-kandungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7307719628298096010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7307719628298096010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/pendidikan-anak-dalam-kandungan.html' title='Pendidikan Anak dalam Kandungan'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-dxQSOky9I/AAAAAAAAAHw/8jOZPUJHiHo/s72-c/fetus-482.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-1527564861806523792</id><published>2010-05-09T19:34:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T19:34:55.143-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehamilan'/><title type='text'>Saat Buah Hati Tak Kunjung Hadir</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-dwE2UXjJI/AAAAAAAAAHo/41DT6lyyKgU/s1600/8minggu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="241" src="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-dwE2UXjJI/AAAAAAAAAHo/41DT6lyyKgU/s320/8minggu.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyusun: Ummu Nafisah&lt;br /&gt;Muroja’ah:Ustadz Jamaluddin, Lc.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rindang, sebut saja demikian. Wanita yang kini sedang dalam masa penantian yang amat panjang. Manisnya masa-masa awal pernikahan telah ia rasakan, tinggal satu pelengkap kebahagiaan yang belum didapatkannya, yaitu kehadiran sang buah hati. Bulan demi bulan, tahun demi tahun ia dan suaminya jalani. Hingga usia pernikahannya memasuki tahun ke-10, Allah belum juga menganugerahkan buah hati pada mereka berdua. Berbagai upaya telah mereka tempuh, namun apa daya, Sang Penguasa Takdir belum berkenan mengabulkan keinginan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-210"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Satu Bentuk Cobaan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin masih banyak pasangan suami istri lain yang bernasib serupa seperti Rindang dan suaminya. Bertahun-tahun berkeluarga, namun belum juga dikaruniai momongan. Sangatlah wajar jika manusia senantiasa menyenangi hal-hal yang indah di dunia ini. Karena sudah menjadi tabiat yang ditanamkan Allah kepada manusia bahwa manusia akan cenderung mencintai harta, anak-anak, dan istri. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Inilah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”&lt;/em&gt; (Qs. Ali-Imran: 14)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudariku muslimah, setiap insan di dunia ini tak akan terlepas dari ujian. Dalam surat Al-Baqarah, Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”&lt;/em&gt; (Qs. Al-Baqarah: 155)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belum mendapatkan momongan meskipun telah lama mengarungi bahtera rumah tangga adalah salah satu bentuk dari berbagai macam bentuk ujian yang Allah berikan pada manusia. Kebanyakan orang mengira, bahwa cobaan hanya datang dalam bentuk kesulitan saja. Mereka tidak menyadari bahwa melimpahnya nikmat juga merupakan ujian yang diberikan Allah. Sehingga banyak memang yang dapat melalui cobaan dan bersabar ketika mendapatkan kesulitan namun sangat sedikit yang mampu melampaui ujian berupa kenikmatan dunia, hal ini menjadikan manusia lalai saat kesenangan hidup menyapa mereka. Dalam surat Al-Anbiya ayat 35, Allah Ta’ala berfirman yang artinya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“…dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Kepada Kami, kamu akan kembali.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Juga firman Allah yang artinya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Adapun sebagian manusia apabila diberi ujian oleh Tuhannya yaitu diberi tempat yang mulia dan diberi kenikmatan kepadanya, maka ia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakan aku’. Adapun apabila Tuhannya mengujinya dengan membatasi rezekinya, dia berkata, ‘Tuhanku telah menghinakan aku.’”&lt;/em&gt; (Qs. Al-Fajr: 15-16)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagimu wahai para orang tua yang belum dikarunia anak, bersabar adalah kunci dalam masalah ini, karena sabar adalah salah satu jalan datangnya pertolongan Allah. Allah Ta’ala berfirman, yang artinya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.&lt;/em&gt;” (Qs. Al-Baqarah: 153)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hendaknya kita berbaik sangka terhadap takdir Allah. Yakinlah, bahwa segala sesuatu yang telah menjadi keputusan Allah pasti mengandung banyak hikmah meskipun kita tidak menyadarinya. Ingatlah saudariku, tinta takdir telah mengering. Setiap manusia telah dituliskan tentang nasibnya lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Rezekipun telah ditetapkan, manusia tidak akan meninggal sebelum jatah rizki yang Allah tetapkan baginya habis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/saat-buah-hati-tak-kunjung-hadir.html" title="Saat buah hati tak kunjung hadir"&gt;&lt;strong&gt;Tidak Saling Menyalahkan&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana makhluk hidup yang lain, manusia membutuhkan keturunan untuk mewarisi dan meneruskan hidupnya. Itulah mengapa anak menjadi dambaan setiap keluarga. Anak bagaikan permata dalam kehidupan mereka. Penyejuk mata ketika keletihan menyapa, menjadi tempat berteduh ketika masa senja mulai tiba.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekian lama belum dikarunia anak, tentu akan membuat pasangan suami istri risau dan gelisah. Dalam kasus seperti ini, istrilah yang biasanya merasakan beban paling berat. Apalagi ada pandangan bahwa penyebab semua itu adalah dari pihak istri. Ia yang mandul dan tidak bisa melahirkan keturunan. Padahal bukanlah seperti itu. Bukanlah salah istri, karena setiap takdir Allah-lah yang telah menggariskannya. Lagipula, tidak selalu istri yang menjadi penyebabnya, pihak suami sering pula menjadi sebab belum dikaruniainya &lt;a href="http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/saat-buah-hati-tak-kunjung-hadir.html" title="Saat buah hati tak kunjung hadir"&gt;anak&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, tidak saling menyalahkan adalah jalan terbaik dalam menghadapi ujian ini. Hendaknya pasangan suami dan istri yang belum dikaruniai buah hati saling memberikan dukungan dan nasehat. Saling menasehati untuk bersabar atas takdir yang diberikan Allah. Dengan sikap seperti ini, diharapkan suami dan istri dapat saling menguatkan di tengah badai ujian Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jangan Lupa Berdoa dan Berusaha&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat seorang mukmin menghadapi kesulitan dalam hidupnya, semestinya ia tidak berpangku tangan begitu saja tanpa berusaha. Berikhtiarlah. Ambillah sebab-sebab yang dapat menghilangkan kesulitan tersebut selama ikhtiar tersebut dibolehkan syari’at. Seperti halnya mukjizat Nabi Musa, tidaklah Nabi Musa serta merta dapat membelah lautan, melainkan ia harus mengayunkan tongkatnya terlebih dahulu. Atau seperti kisah Maryam ketika mengandung Nabi ‘Isa, untuk mendapatkan makanan (kurma), Allah tidak begitu saja menurunkan makanan tersebut dari langit, melainkan Maryam terlebih dahulu harus menggoyang pohon kurma.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasangan suami dan istri yang belum dikaruniai anak dapat berikhtiar dengan banyak cara, seperti berkonsultasi dengan para ahli, orang yang berpengalaman dalam masalah ini, meminum obat-obatan dan ramuan-ramuan, mengkonsumsi makanan-makanan yang dipercaya mampu meningkatkan kesuburan. Memperkaya pengetahuan tentang bagaimana proses terjadinya pembuahan dan fungsi alat reproduksipun termasuk hal yang tidak ada salahnya untuk dicoba.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang tidak boleh dilupa adalah doa, tidak selayaknya ditinggalkan. Seorang muslim tidak sepantasnya menyandarkan pada sebab dan usaha, karena semua penentu adalah Allah Sang Pencipta alam raya. Bukankah anak keturunan adalah bagian kecil dari alam raya? Giatlah berdoa agar Allah memberikan anugerah-Nya berupa anak yang mampu menyejukkan mata kita. Sebagaimana kisah Nabi Zakaria ‘alaihi salam yang di usia lanjut belum juga mendapatkan keturunan, ia berdoa:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Ia berkata, ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan permohonanku terhadapmu, ya Rabbi, belum pernah tak terkabulkan. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap kerabatku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera. Yang akan mewarisi kenabianku dan mewarisi kenabian keluarga Ya’qub; dan Jadikanlah ia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai.’”&lt;/em&gt; (Qs. Maryam: 4-6)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu lagi yang perlu diingat, wahai saudariku, termasuk di antara bentuk usaha adalah dengan memperbanyak taubat dan beristighfar, sebagaimana firman Allah Ta’ala yang artinya,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“…beristighfarlah kepada Rabb-mu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. (Jika kalian beristighfar) niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat atas kalian, juga memberi banyak harta dan anak keturunan…”&lt;/em&gt; (Qs. Nuh: 10-12)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Bersabar&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika sudah gigih berdoa dan berikhtiar dengan berbagai cara namun belum juga mendapatkan keturunan? Maka langkah selanjutnya adalah senantiasa bersabar atas takdir Allah. Yakinlah bahwa Allah telah memilihkan yang terbaik untuk kita. Jangan lupa berdoa seperti doa yang telah dituntunkan oleh Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; kepada kita. Dalam sebuah hadits shahih diceritakan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diriwayatkan dari Ummu Salamah &lt;em&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/em&gt;, dia mengatakan, &lt;em&gt;“Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;‘Tidak seorang hambapun yang tertimpa musibah lalu ia mengatakan,&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;إِنَّا لِلّهِ وَ إِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ اللّهُمَّ أْجُرْنِيْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَأَخْلِفْ لِيْ خَيْرًا مِنْهَا&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya kami milik Allah, dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami kembali. Wahai Allah, berikanlah kami pahala dari musibah ini dan berilah ganti yang lebih baik darinya.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Kecuali Allah akan memberikan ganjaran pahala karena musibah yang menimpanya dan memberikan ganti yang lebih baik.’&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Ummu Salamah berkata, “Ketika Abu Salamah wafat, aku membacanya sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Allah memberikan ganti yang lebih baik dari Abu Salamah, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”&lt;/em&gt; (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudariku, engkau tidak sendirian. Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria pun bernasib serupa, mereka dikaruniai keturunan oleh Allah ketika usia mereka telah lanjut. Juga Ummul Mukminin, ‘Aisyah &lt;em&gt;radhiyallahu ‘anha&lt;/em&gt;, orang yang paling dicintai Rasulullah, bukankah beliaupun tidak memiliki keturunan? Wahai muslimah, hendaknya kita mencontoh kesabaran mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan doa dan kesabaran tersebut, semoga kita mampu bertawakal kepada Allah. Selanjutnya dengan begitu, Allah berkenan menganugerahkan kepada kita kesabaran dan rasa syukur. Kita mampu menjadi orang yang bersyukur ketika dikaruniai anak, sementara ketika masih sulit mendapat anak, kita tetap bersabar dan tidak berprasangka buruk kepada Maha Pencipta, termasuk juga ketika mendapatkan anak yang tidak sesuai dengan harapan kita. &lt;em&gt;Waallahu a’lam&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Maraji’:&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Bekal Menanti Si Buah Hati, Yusuf bin Mukhtar As-Sidawi, Media Tarbiyah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Majalah Nikah Vol. 3 No. 11: Agar Buah Hati Tak Sekadar Bayangan&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artikel &lt;a href="http://muslimah.or.id/nasihat-untuk-muslimah/saat-buah-hati-tak-kunjung-hadir.html" title="Saat buah hati tak kunjung hadir"&gt;www.muslimah.or.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-1527564861806523792?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/1527564861806523792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/saat-buah-hati-tak-kunjung-hadir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1527564861806523792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1527564861806523792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/05/saat-buah-hati-tak-kunjung-hadir.html' title='Saat Buah Hati Tak Kunjung Hadir'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S-dwE2UXjJI/AAAAAAAAAHo/41DT6lyyKgU/s72-c/8minggu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-4000760355737689308</id><published>2010-04-13T17:48:00.000-07:00</published><updated>2010-04-13T17:48:09.510-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Wahai cahaya mataku, cintaku tak kan pernah merenda waktu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S8UNVT5WeiI/AAAAAAAAAHA/sXooUvj3RYY/s1600/n1380707890_8072.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S8UNVT5WeiI/AAAAAAAAAHA/sXooUvj3RYY/s320/n1380707890_8072.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CWina%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Yaa Rabbi...kuputarkan memoryingatanku&amp;nbsp; pada lembar kehidupan ini,sebagai bukti rasa syukur kepada-Mu karena telah&amp;nbsp; mendapatkan apa yang paling ku nantikan dipenghujung usia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;16/3/1430H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sekilas dirimu tampak tak sempurna&amp;nbsp;untuk diriku, perbedaan yang jauh mencolok antara kita terlihat denganterang benerang, jauh dari apa yang kuharapkan. (Yaa Rabbi jadikan kekuranganpada dirinya untuk bekal mengharapkan surga-Mu kelak).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Entah sebuah keterpaksaan, atau sebuah pelarian yang tak tertuju&amp;nbsp; karena luka yang sudah terlanjur mengangalebar dalam jiwa. Muharram kelabu...itulah fakta yang tek terbantahkan, hinggahati jadi membeku. (Yaa Rabbi... ampunilah hamba-Mu dari dosa yang telah lalukarena kelalaianku, jadikanlah hamba termasuk ke dalam orang-orang yang ketikahendak tidur telah memaafkan segala kesalahan saudara-saudaranya sehingga hambabisa menagih janji-Mu).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;12/8/1430H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tibalah jawaban, di mana dengan istikarah menjadikan hati-ku mempunyaisecuil keberanian untuk maju menantang pertanyaan cahaya mataku. Kunyakinkanhati ini...sehingga diri ini menjadi barang dagangan yang sedang ditawar&amp;nbsp; oleh pembeli. Rasa senang di dapat karenasatu tekad dalam hati adalah biarlah hati yang membeku ini belajar untukmencari pahala karena ikatan suci tersebut. Dalam hati ini, sisi lain jugaterkuak sebuah fakta yang melow yakni kesedihan karena tepat di hari itujugasalah satu teman sejati-ku, telah melangsungkan akad... entah berduka ataubahagia. Karena sebagai sahabat yang paling dekat, tak pernah hinggap ditelinga tentang kapan &amp;nbsp;proses tawarmenawar telah terikrar. Ironis sebagai sahabat sendiri...dan bahagia karena diatelah menemukan pendamping yang shaleh. ( Ya Rabbi ampunilah kesalahan hamba-Musaat itu, kami dipersatukan karena-Mu dan harus berpisah juga karena-Mu.Saat-saat bersamamu tak akan pernah tergantikan oleh siapapun walau sekarangengkau hanya tinggal kenangan karena kita harus berpisah dipersimpangan hidup...uhibbukifillahyaa ukhti, semoga kita bisa dipertemukan kembali di syurga-Nya kelak...Amin..-.kataini kuucapkan tepat di pertengahan bulan ramadhan pada sebuah postingan dijendela mayaku-).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;10/12/1430H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika hati harus berlomba dengan waktu... tibalah saatnya untuk salingmengucapkan kalimat nan agung tersebut. Kalimat suci yang bisa merubahsegalanya, dari yang haram menjadi halal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;“kupinang engkau dengan al-Qur’an, menjadikan kokoh dan suci ikatan cintamu.Kutambatkan hati penuh dengan mahabbah, kuarungi bersamamu samudra dunia. &amp;nbsp;Jika terhembas di lautan duka maka tegar,sabar, dan tawakallah pada-Nya. Dan jika berlayar disyurga cinta, ingatlah untukselalu bersyukur pada-Nya”. By : gradasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(Yaa Rabbi... Pada detik itu, tak bisa ku menipu diri-Mu, ketika lafadzsuci selesai dilantunkan dengan kata “SAH”. hamba merasa menjadi wanita yangpaling terbahagia di muka bumi ini....sujud syukur pada-Mu Tuhan Semesta Alam).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hingga dipenghungjung waktu ini, cintaku semakin bermekaran di tamancinta-Mu.. seolah cinta terpintalkan oleh waktu sehingga menjadi semakin kuatdan kokoh. Segala sesuatu yang mengganjal menjadi melayang dengan rasa ikhlas.Entah kemana perginya hati yang membeku dulu, tersapukan dengan rasaikhlas&amp;amp;syukur atas anugerah yang Kau berikan sebagai ganti-Nya. &amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tanpa dirinya...hamba menjadi tak terbimbing. Di kala jauh, hati terasagersang. Di kala tak kulihat senyum menghiasi bibirnya hati-ku menjadi meredup.Dan saat melihat untaian air matanya karena diri ini yang bodoh, hati ini menjadiluka dan sakit sampai menusuk setiap jengkal ruas-ruas jiwa. (Yaa Rabbi...inginku-benahi&amp;nbsp; diri ini &amp;nbsp;demi dirinya untuk menggapai syurga-Mu kelakbersamanya). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di rumah mungil-mu ini kubersemayam dengan bahagia. Hanya engkau danakherat sebagai tujuan hidupku yang utama. Biarlah detik demi detik yangsemakin mendekatkan diri pada ajal, kuhabiskan waktu bersamanya. Kan kubinaputra-putrimu kelak jika Allah sudah mengamanahkannya pada diri-ini dengan ilmudin, sesuai dengan pemahaman salafhus shaleh, hingga engkau bisa mempertanggungjawabkan tugasmu dengan baik di akherat. Ku ikhlaskan diri ini apabila dirimuingin memadu-ku (Yaa Rabbi segala penderitaan bisa menggugurkan dosa apabiladisertai dengan rasa ikhlas). Dirimu sebagai raja hatiku dan jiwaku ada padagenggaman tangan-Mu. Subhanallahul adzimi wa bi hamdih..... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(Ya Rabbi...inikah hadiah terbesar yang Kau sembunyikan dari hamba-Mu yangkecil ini, bahwasannya hati manusia berada di antara kedua jari jemari-Nya. Subhanallah...sungguhku cinta dia karena-Mu, maka persatukan kami di syurga-Mu kelak. Jagalah diriini agar tidak lalai dari menunaikan hak dan kewajiban-ku sebagai seorangistri. Dan&amp;nbsp; jadikanlah hamba agar selalutetap istiqomah dalam menjalani perintah-Mu)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;AMIN....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-4000760355737689308?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/4000760355737689308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/04/wahai-cahaya-mataku-cintaku-tak-kan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4000760355737689308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4000760355737689308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/04/wahai-cahaya-mataku-cintaku-tak-kan.html' title='Wahai cahaya mataku, cintaku tak kan pernah merenda waktu'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S8UNVT5WeiI/AAAAAAAAAHA/sXooUvj3RYY/s72-c/n1380707890_8072.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-2576797558045510631</id><published>2010-02-17T17:52:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T17:52:07.342-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan Untuk Saudariku'/><title type='text'>NASIHAT UNTUK KAUM HAWA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda membutuhkan pertolongan, Akan senantiasa ada tangan terulur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, Satu untuk menolong diri anda sendiri, Dan satu lagi untuk menolong orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, Bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, Di mana cinta dapat berkembang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-2576797558045510631?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/2576797558045510631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/02/nasihat-untuk-kaum-hawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2576797558045510631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2576797558045510631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/02/nasihat-untuk-kaum-hawa.html' title='NASIHAT UNTUK KAUM HAWA'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-247195648671381546</id><published>2010-02-17T17:31:00.000-08:00</published><updated>2010-02-17T17:31:32.075-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan Untuk Saudariku'/><title type='text'>Kehidupan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span id="goog_1266456079363"&gt;&lt;/span&gt;1. KETIKA MENCARI CALON&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anakkita&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anakkita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;2. KETIKA MELAMAR&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;3. KETIKA AKAD NIKAH&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;tetapi menikah di hadapan Allah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa'kananda,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;kerana anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua danmeminta&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI keranamenyia-nyiakan do'a&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;mereka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;5. KETIKA MALAM PERTAMA&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Bersyukur dan bersabarlah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Sedarilah bahawa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalanbertabur bunga,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA GOYANG&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Jangan saling berlepas tangan,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;tapi sebaliknya justeru semakin erat berpegang tangan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK .&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Cintailah isteri atau suami anda 100%&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;9. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda,&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;tetapi cintailah isteri atau suami anda 100%&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;10.KETIKA EKONOMI KELUARGA MERUDUM&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Yakinlah bahawa pintu rezeki akan terbuka lebar berbandinglurus&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;11.KETIKA EKONOMI BERKEMBANG&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingikita&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;semasa menderita&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;12.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untukbangkit&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;secara bertanggung jawab apabila isteri memerlukanpertolongan Anda.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;13.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Tetaplah berjalan dengan gemalai dan lemah lembut, tetapiselalu&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;berhasil menyelesaikan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;semua pekerjaan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;14.KETIKA MENDIDIK ANAK&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Jangan pernah berpikir bahawa orang tua yang baik adalahorang tua&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;yang tidak pernah marah kepada anak,kerana orang tua yangbaik adalah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;orang tua yang jujur kepada anak ....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;15.KETIKA ANAK BERMASALAH&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Yakinilah bahawa tidak ada seorang anakpun yang tidak mahubekerjasama&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidakdidengar oleh&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;orang tuanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;16.KETIKA ADA PIL.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Jangan diminum, cukuplah suami, isteri sebagai ubat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;17.KETIKA INGIN AMAN DAN HARMONIS&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Gunakanlah formula 7 K&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;1 Ketaqwaan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;2 Kasih sayang&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;3 Kesetiaan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;4 Komunikasi dialogis&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;5 Keterbukaan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;6 Kejujuran&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;7 Kesabaran&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-247195648671381546?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/247195648671381546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/02/kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/247195648671381546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/247195648671381546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/02/kehidupan.html' title='Kehidupan'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-6321381722192539005</id><published>2010-01-21T22:38:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T22:38:53.281-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Bila Aku Jatuh Cinta</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1lHXTSWBfI/AAAAAAAAAGw/_OeqXYilngk/s1600-h/deni-triwardana-hati.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1lHXTSWBfI/AAAAAAAAAGw/_OeqXYilngk/s320/deni-triwardana-hati.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="judul" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: #562424; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: #562424; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Allahu Rabbi aku minta izin&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Bila suatu saat aku jatuh cinta &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Hingga membuat lalai akan adanya Engkau&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: #562424; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Allahu Rabbi &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Aku punya pinta &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Bila suatu saat aku jatuh cinta &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Biar rasaku pada-Mu tetap utuh&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: #562424; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Allahu Rabbi &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;kasih-Mu &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;dan membuatku semakin mengagumi-Mu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: #562424; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Allahu Rabbi &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Bila suatu saat aku jatuh hati &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Pertemukanlah kami &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: #562424; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Allahu Rabbi &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Anugerahkanlah aku cinta-Mu... &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-GB" style="color: #562424; font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Amin !&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-6321381722192539005?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/6321381722192539005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/bila-aku-jatuh-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6321381722192539005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6321381722192539005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/bila-aku-jatuh-cinta.html' title='Bila Aku Jatuh Cinta'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1lHXTSWBfI/AAAAAAAAAGw/_OeqXYilngk/s72-c/deni-triwardana-hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-3892071510617968265</id><published>2010-01-21T22:15:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T22:15:59.289-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>Adab Buang Hajat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1lCDYR4BrI/AAAAAAAAAGo/6P7F7EzzNC0/s1600-h/tetesair.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1lCDYR4BrI/AAAAAAAAAGo/6P7F7EzzNC0/s320/tetesair.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Segera membuang hajat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Apabila seseorang merasa akan buang air maka hendaknya bersegera melakukannya, karena hal tersebut berguna bagi agamanya dan bagi kesehatan jasmani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Menjauh dari pandangan manusia di saat buang air (hajat). berdasarkan hadits yang bersumber dari al-Mughirah bin Syu`bah Radhiallaahu 'anhu disebutkan " Bahwasanya Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam apabila pergi untuk buang air (hajat) maka beliau menjauh". (Diriwayat-kan oleh empat Imam dan dinilai shahih oleh Al-Albani).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Menghindari tiga tempat terlarang, yaitu aliran air, jalan-jalan manusia dan tempat berteduh mereka. Sebab ada hadits dari Mu`adz bin Jabal Radhiallaahu 'anhu yang menyatakan demikian.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Tidak mengangkat pakaian sehingga sudah dekat ke tanah, yang demikian itu supaya aurat tidak kelihatan. Di dalam hadits yang bersumber dari Anas Radhiallaahu 'anhu ia menuturkan: "Biasanya apabila Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam hendak membuang hajatnya tidak mengangkat (meninggikan) kainnya sehingga sudah dekat ke tanah. (HR. Abu Daud dan At-Turmudzi, dinilai shahih oleh Albani).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Tidak membawa sesuatu yang mengandung penyebutan Allah kecuali karena terpaksa. Karena tempat buang air (WC dan yang serupa) merupakan tempat kotoran dan hal-hal yang najis, dan di situ setan berkumpul dan demi untuk memelihara nama Allah dari penghinaan dan tindakan meremehkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Dilarang menghadap atau membelakangi kiblat, berdasar-kan hadits yang bersumber dari Abi Ayyub Al-Anshari Shallallaahu 'alaihi wa sallam menyebutkan bahwasanya Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Apabila kamu telah tiba di tempat buang air, maka janganlah kamu menghadap kiblat dan jangan pula membelakanginya, apakah itu untuk buang air kecil ataupun air besar. Akan tetapi menghadaplah ke arah timur atau ke arah barat". (Muttafaq'alaih).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Ketentuan di atas berlaku apabila di ruang terbuka saja. Adapun jika di dalam ruang (WC) atau adanya pelindung / penghalang yang membatasi antara si pembuang hajat dengan kiblat, maka boleh menghadap ke arah kiblat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Dilarang kencing di air yang tergenang (tidak mengalir), karena hadits yang bersumber dari Abu Hurairah Radhiallaahu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jangan sekali-kali seorang diantara kamu buang air kecil di air yang menggenang yang tidak mengalir kemudian ia mandi di situ".(Muttafaq'alaih).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Makruh mencuci kotoran dengan tangan kanan, karena hadits yang bersumber dari Abi Qatadah Radhiallaahu 'anhu menyebutkan bahwasanya Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jangan sekali-kali seorang diantara kamu memegang dzakar (kemaluan)nya dengan tangan kanannya di saat ia kencing, dan jangan pula bersuci dari buang air dengan tangan kanannya." (Muttafaq'alaih). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Dianjurkan kencing dalam keadaan duduk, tetapi boleh jika sambil berdiri. Pada dasarnya buang air kecil itu di lakukan sambil duduk, berdasarkan hadits `Aisyah Radhiallaahu 'anha yang berkata: Siapa yang telah memberitakan kepada kamu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam kencing sambil berdiri, maka jangan kamu percaya, sebab Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam tidak pernah kencing kecuali sambil duduk. (HR. An-Nasa`i dan dinilai shahih oleh Al-Albani). Sekalipun demikian seseorang dibolehkan kencing sambil berdiri dengan syarat badan dan pakaiannya aman dari percikan air kencingnya dan aman dari pandangan orang lain kepadanya. Hal itu karena ada hadits yang bersumber dari Hudzaifah, ia berkata: "Aku pernah bersama Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam (di suatu perjalanan) dan ketika sampai di tempat pembuangan sampah suatu kaum beliau buang air kecil sambil berdiri, maka akupun menjauh daripadanya. Maka beliau bersabda: "Mende-katlah kemari". Maka aku mendekati beliau hingga aku berdiri di sisi kedua mata kakinya. Lalu beliau berwudhu dan mengusap kedua khuf-nya." (Muttafaq alaih).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Makruh berbicara di saat buang hajat kecuali darurat. berdasarkan hadits yang bersumber dari Ibnu Umar Shallallaahu 'alaihi wa sallam diriwayatkan: "Bahwa sesungguhnya ada seorang lelaki lewat, sedangkan Rasulullah saw. sedang buang air kecil. Lalu orang itu memberi salam (kepada Nabi), namun beliau tidak menjawabnya. (HR. Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Makruh bersuci (istijmar) dengan mengunakan tulang dan kotoran hewan, dan disunnatkan bersuci dengan jumlah ganjil. Di dalam hadits yang bersumber dari Salman Al-Farisi Radhiallaahu 'anhu disebutkan bahwasanya ia berkata: "Kami dilarang oleh Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam beristinja (bersuci) dengan menggunakan kurang dari tiga biji batu, atau beristinja dengan menggunakan kotoran hewan atau tulang. (HR. Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Dan Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam juga bersabda: " Barangsiapa yang bersuci menggunakan batu (istijmar), maka hendaklah diganjil-kan."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Disunnatkan masuk ke WC dengan mendahulukan kaki kiri dan keluar dengan kaki kanan berbarengan dengan dzikirnya masing-masing. Dari Anas bin Malik Radhiallaahu 'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata: "Adalah Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam apabila masuk ke WC mengucapkan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;"Allaahumma inni a'udzubika minal khubusi wal khabaaits"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari pada syetan jantan dan setan betina".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Dan apabila keluar, mendahulukan kaki kanan sambil mengucapkan : "Ghufraanaka" (ampunan-Mu ya Allah).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;Mencuci kedua tangan sesudah menunaikan hajat. Di dalam hadis yang bersumber dari Abu Hurairah ra. diriwayatkan bahwasanya "Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam menunaikan hajatnya (buang air) kemudian bersuci dari air yang berada pada sebejana kecil, lalu menggosokkan tangannya ke tanah. (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-weight: 700;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: Arial; font-size: 10pt; font-weight: 700;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-3892071510617968265?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/3892071510617968265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-buang-hajat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3892071510617968265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3892071510617968265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-buang-hajat.html' title='Adab Buang Hajat'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1lCDYR4BrI/AAAAAAAAAGo/6P7F7EzzNC0/s72-c/tetesair.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7113518803766968765</id><published>2010-01-21T22:01:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T22:01:59.169-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>Al-Farah (Gembira)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k-iZdtQ-I/AAAAAAAAAGY/KpZqV3Nojng/s1600-h/ML0044.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k-iZdtQ-I/AAAAAAAAAGY/KpZqV3Nojng/s320/ML0044.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Gembira adalah kebalikan dari sedih, ia termasuk rintangan jiwa. Hanya gembira dengan Allah yang menjadikan hati mampu memperoleh hakikat kehidupan. Seorang hamba akan merasa gembira jika sudah mendapatkan cinta Allah, dan cinta Allah akan bisa diraih dengan ma'rifatullah (mengenal Allah). Cinta Allah ini akan menyingkap mendung kegalauan, kegundahan, kesedihan dan duka cita dari hati seorang hamba,&lt;br /&gt;Allah berfirman:&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;"Katakanlah, dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah itu mereka gembira. "(Yunus: 58).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegembiraaan dengan karunia dan rahmat Allah itu mengikuti kegembiraan dengan Allah Ta'ala. Orang mukmin berbahagia dengan Rabbnya melebihi semua bentuk kegembiraan yang ada. Sesungguhnya hati jika mendapatkan nikmatnya kebahagiaan seperti di atas, ia akan terpancar dalam guratan wajahnya.&lt;br /&gt;Demikianlah dengan gamblang Ibnu Qayyim membeberkan kepada kita metode terbaik untuk mentarbiyah perasaan cinta, hingga perasan ini mampu mengendalikan semua instink yang menurut beliau disebut penghalang-penghalang jiwa, yang akhirnya semua instink tersebut bergerak dan menghadap kepada apa-apa yang dicintai dan diridhai Allah Ta'ala.&lt;br /&gt;Menurut&amp;nbsp; beliau, termasuk wasilah yang mampu menghantarkan hati meraih kebahagiaan dan kegembiraan, dan akan melapangkan dada adalah ihsan (perbuatan baik). Beliau berkata, "Ihsan akan membahagiakan hati dan melapangkan dada, mendatangkan nikmat dan mengusir bencana. Sebaliknya meninggalkan ihsan akan mendatangkan kesedihan, kegundahan dan kesempitan dalam hati. Beliau berkata, "Sebaliknya, meninggalkan ihsan akan mengakibatkan kesempitan dan kegundahan hati serta akan menghalangi sampainya nikmat ke dalamnya."&lt;br /&gt;Sedangkan yang dimaksud dengan ihsan adalah memenuhi hak badan dan mendermakan harta kepada yang memerlukan. Yang demikian itu beliau jelaskan ketika sedang mengupas tentang hakikat pengecut dan bakhil, beliau berkata, "Pengecut adalah meninggalkan ihsan terhadap badan, sedang bakhil ialah meninggalkan ihsan terhadap harta." Sesungguhnya pengecut dan bakhil adalah dua hal yang selalu bergandengan. Adapun ihsan pengertiannya adalah, "Engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihat-Nya, Dia melihatmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7113518803766968765?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7113518803766968765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/al-farah-gembira.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7113518803766968765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7113518803766968765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/al-farah-gembira.html' title='Al-Farah (Gembira)'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k-iZdtQ-I/AAAAAAAAAGY/KpZqV3Nojng/s72-c/ML0044.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7194554722714183824</id><published>2010-01-21T21:48:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T21:52:21.419-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>Adab terhadap Mushaf Al Qur'an</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k8GEQRwRI/AAAAAAAAAGQ/RnanQcC2SGM/s1600-h/al-quran.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k8GEQRwRI/AAAAAAAAAGQ/RnanQcC2SGM/s320/al-quran.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1&gt;&lt;span style="color: #000066;"&gt;&lt;span style="color: #cc9933;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc9933; font-size: small;"&gt;(Oleh: Syaikh Ibnu Utsaimin)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div class="farial"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #000066;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Bagaimanakah hukumnya jika kita mengetahui mushaf Al Qur'an diletakkan di berbagai tempat seperti di tas-tas atau tempat yang lebih rendah , baik itu di dalam masjid maupun di luar masjid, atau kadang posisi kita dengan Al Qur'an sejajar atau bahkan mushaf lebih rendah. Kadangkala di dalam tas ada mushaf dan kertas-kertas bertuliskan ayat Allah , kemudian kita letakkan tas tersebut di lantai, di ujung kaki atau di atas kaki kita dan kita melakukannya tanpa ada niatan yang buruk. Apakah yang harus kita lakukan, apakah kita perlu merubah tempat duduk atau mushafnya yang kita robah posisinya?&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="farial"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="farial"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: #006633;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="farial"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #000066;"&gt;Jawab : &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Bismillahirrahmanir rahiim segaala puji bagi Allah semata dan sholat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam beserta sahabat dan orang yang mengikuti beliau hingga hari kiamat amma ba'du: Adalah hal yang tidak diragukan lagi bahwa menghormati kitab Allah merupakan bagian kesempurnaan iman dan merupakan pengagungan terhadap Allah azza wa jalla. Dan jika ada seseorang yang menjulurkan kaki (selonjor) sedangkan di depannya ada mushaf atau seorang duduk di atas kursi sedangkan di bawahnya ada mushaf , maka ini termasuk dalam perbuatan yang &lt;i&gt;&lt;span style="color: #000066;"&gt;"mentiadakan kesempurnaan pengagungan terhadap Al Qur'an"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; Sehingga ahli ilmu berkata adalah perbuatan makruh jika seseorang menjulurkan kaki ke arah mushaf, walaupun maksud dan niatnya bersih dari segala makar jahat, kecuali jika hal itu ia sengaja dalam rangka menghina mushaf, maka hal ini termasuk perbuatan kufur. Karena &lt;span style="color: #000066;"&gt;&lt;b&gt;Al Qur'an&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; adalah &lt;b&gt;&lt;span style="color: #000066;"&gt;kalamullah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Maka jika anda suatu ketika menjumpai seseorang menjulurkan kaki ke arah mushaf , baik mushaf itu berada di dalam tas atau di lantai . Atau anda melihat ada orang yang duduk di atas kursi sedangkan mushaf ada di bawahnya, maka ambillah mushaf itu dan taruh di tempat yang semestinya. Kemudian katakanlah kepada orang tersebut &lt;i&gt;"&lt;span style="color: #000066;"&gt; Janganlah kaki Anda berselonjor ke arah mushaf, hormatillah kalamullah". &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="farial"&gt;Dalil dari apa yang saya kemukakan adalah &lt;i&gt;&lt;span style="color: #000066;"&gt;"karena perilaku tersebut mentiadakan rasa hormat kepada kalamullah".&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; Karena itu coba Anda pikirkan jika ada seseorang yang Anda hormati ada di depan atau di sisimu, maka Anda mesti akan berusaha tidak menjulurkan kaki semampu Anda guna memberikan rasa hormat kepada orang tersebut , maka jika demikian halnya mushaf Al Qur'an lebih berhak Anda beri perlakuan seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="farial"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="farial"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;, &amp;quot;Times&amp;quot;, serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;a class="black" href="http://www.blogger.com/index.htm"&gt;&lt;b&gt;al-madina.s5.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, Mei 2001&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7194554722714183824?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7194554722714183824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-terhadap-mushaf-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7194554722714183824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7194554722714183824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-terhadap-mushaf-al-quran.html' title='Adab terhadap Mushaf Al Qur&apos;an'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k8GEQRwRI/AAAAAAAAAGQ/RnanQcC2SGM/s72-c/al-quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-3006248190227876041</id><published>2010-01-21T21:35:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T21:35:32.120-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>ADAB PERGAULAN ISLAMI</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k4gqVSMZI/AAAAAAAAAGI/QAv6MGbQaRA/s1600-h/salamanimages.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="330" src="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k4gqVSMZI/AAAAAAAAAGI/QAv6MGbQaRA/s400/salamanimages.jpeg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1 align="justify"&gt;&lt;span style="color: #0033cc; font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Didalam pergaulan sehari-hari dimana terjadi interaksi -interaksi antara manusia yang satu dengan yang lainnya ada banyak hal yang harus diperhatiikan mulai dari bagaimana bertutur kata sampai dengan masalah sikap dan tindak tanduk seseorang yang mana semua itu akan tercakup dalam masalah akhlak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Seperti yang telah kita ketahui bahwa akhlakulkarimah merupakan salah satu diantara tugas-tugas kenabian. Bahkan tugas para nabi, seseorang yang mengaku sebagai pengikut nabi namun tidak menghiasi dirinya dengan akhlakulkarimah berarti elah terputus dengan misi utama kenabian. Ia juga tidak akan memiliki bobot yang berat tatkala dihadapkan kepada timbangan amal perbuatan, sebab amal yang paling berat timbangannya adalah ahlaqul karimah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Para salafusshalih sangat memperhatikan masalah ahlak, sehingga mereka pantas menjadi teladan dalam setiap persoalan. Ketahuilah wahai saudaraku, barang siapa yang merenungi kitabullah dan senantiasa berhubungan dengannya maka akan mendapatkan kemuliaan ahlak, dan barang siapa yang mengkaji sunnah-sunnah nabi yaitu perjalanan hidup Rasulullah saw dan haditsnya akan mendapatkan dan memahami kemuliaan ahlak dan keagungannya, sebagaimana termaktub pada akhir suratAl-Furqan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati, dan apabila orang-orang yang jahat menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. Dan orang yeng melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk rabb mereka. Dan orang-orang yang berkata :’ya rabb kami, jauhkanlah azab jahannam dari kami, sesungguhnya adzabnya merupakan kebinasaan yang kekal’. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta) mereka tidak berlebihan dan tidak (pula) kikir. Dan adalah (pembelanjaan itu) ditengah-tengah antara yang demikian. Dan orang-orang yang menyembah illah yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah(membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar dan tidak berzina. Barang siapa yang melakukan demikian itu niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya).”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;(QS. Al-Furqan 63-68).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Selain hal diatas, ahlak-ahlak yang mulia adalah dengan tidak memberikan kesaksian palsu bahkan harus memerangi dan mengingkarinya, menolak perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat atau tidak mendapatkan faedah, sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;“Dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak perfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;. &lt;b&gt;(QS. Al-Furqan :72&lt;/b&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Dan jika didengarkan atau ditunjukkan ayat-ayat Allah 'Azza wa Jalla atau didatangkan pada mereka hadits-hadits Rasulullah saw yang shahih maka mereka (mukmin dan mukminat) sebagai ahlul lisan akan menghadapnya dengan khusyuk serta menerima sepenuhnya terhadap Allah 'Azza wa Jalla dan sekaligus mengagungkan-Nya 'Azza wa Jalla. Hati-hati mereka menjadi lembut. Bahkan tidak jarang kita lihat menangis lantaran rasa takut kepada-Nya 'Azza wa Jalla.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Sikap sabar, juga merupakan sikap yang harus ada di dalam pergaulan, baik itu kesabaran dalam mentaati Allah 'Azza wa Jalla dan kesabaran menahan yang diharapkan Allah 'Azza wa Jalla dan kesabaran atas musibah yang menimpa dan tidak ada balasan bagi orang yang sabar dari sisi Allah 'Azza wa Jalla kecuali al-jannah yang tinggi dan agung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;“mereka itulah yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam jannah), karena kesabaran mereka. Dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat didalamnya. Mereka kekal didalamnya. Jannah itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt; &lt;b&gt;(QS. Al-Furqan 75-76). &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Sesungguhnya setiap mukmin dan mukminat mereka itu adalah saling menjadi wali satu sama lainnya. Mereka saling memenberi nasehat dan saling mencintai karena Allah 'Azza wa Jalla dan saling berwasiat tentang kebenaran dan kesabaran serta saling tolong menolong dalam kebajikan dan takwa. Dengan menjaga hal-hal yang seperti itu berarti seorang mukmin atau mukminat telah mengamalkan sifat dan sikap atau ahlak yang mulia, sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla : &lt;i&gt;“dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf. Mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat kepada Allah dan rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;(At-Taubah :71).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Dalam kaitannya dengan amar makruf dan annashihat lillah sudah selayaknya bagi seorang mukmin dan mukminat senantiasa memperhatikan timing yang tepat dalam beramar makruf, tidak capat berputus asa bila ditolak. Karena bisa jadi pada hari ini ia ditolak namun esok lusa ia bisa diterima.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Dan diwajibkan bagi setiap mukmin dan mukminat untuk tetap istiqomah dalam agamanya menunaikan kewajiban terhadap Allah 'Azza wa Jalla, mentaati-Nya 'Azza wa Jalla dan mentaati Rasulullah saw. Mereka itulah yang berhak mendapat karunia didunia dan diakhirat karena ketaatannnya kepada Allah 'Azza wa Jalla, keimanan dengannya serta pelaksanaan kewajiban terhadap-Nya 'Azza wa Jalla.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Hal ini juga menunjukkan bahwa sesungguhnya bagi orang-orang yang berpaling, lalai dan orang-orang yang mengabaikan kewajiban, maka bagi mereka sama halnya dengan menyodorkan dirinya untuk diadzab Allah 'Azza wa Jalla dan dimurkai-Nya 'Azza wa Jalla.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Sebagaimana dalam firman Allah 'Azza wa Jalla&lt;i&gt;:&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;”adapun orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan kehidupan dunia maka sesungguhnya &lt;b&gt;nar &lt;/b&gt;lah tempat tinggal(nya), dan adapun orang-orang yang takut pada keesaran rabb-Nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya jannah-lah sebagai tempatinggal(nya).” &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;(AnNaziat 38-41).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: x-small;"&gt;Terakhir kita memohon kepada Allah 'Azza wa Jalla dengan asmaulhusna-Nya 'Azza wa Jalla dan sifat-sifatNya 'Azza wa Jalla yang tinggi, semoga Allah 'Azza wa Jalla menunjukkan kita dan segenap kaum muslimin kepada ilmu yang bermanfaat dan amal yang shalih. Semoga Allah memperbaiki hati kita dan amal kita sekalian semoga Allah 'Azza wa Jalla memberikan rizki berupa kemampuan melaksanakan tawasshau bil haq dan tawasshau bis Sabr. Tolong menolong dalam kebajikan dan ketakwaan, mengutamakan akhirat atas dunia, mempunyai keinginan untuk tetap memiliki keselamatan hati dan amal, ambisi ntuk bermamfaat bagi kaum muslimin dimanapun mereka berada.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-3006248190227876041?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/3006248190227876041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-pergaulan-islami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3006248190227876041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3006248190227876041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-pergaulan-islami.html' title='ADAB PERGAULAN ISLAMI'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k4gqVSMZI/AAAAAAAAAGI/QAv6MGbQaRA/s72-c/salamanimages.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-4392026853297007703</id><published>2010-01-21T21:28:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T21:28:15.450-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>Adab Bercanda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k2YADgI9I/AAAAAAAAAGA/8EBAVPF7yag/s1600-h/ML0014.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k2YADgI9I/AAAAAAAAAGA/8EBAVPF7yag/s320/ML0014.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="MsoSubtitle" dir="ltr" style="text-align: justify; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt; font-weight: 700;"&gt;&lt;strong&gt;Kelakar&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Di dalam Kamus Besar Bahasa&amp;nbsp; Indonesia (KBBI) halaman 465 disebutkan, bahwa kelakar adalah perkataan yang bersifat lucu untuk membuat orang gembira. Sinonimnya adalah senda gurau, seloroh dan bercanda. Di dalam Bahasa Arab, kata tersebut dikenal dengan istilah &lt;i&gt;mizah&lt;/i&gt; atau &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;muzah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kelakar dapat menghibur, mencairkan suasana, menghilangkan ketegangan, menenangkan keresahan dan meredakan amarah. Bahkan, tak jarang di dalam kelakar akan tercermin rasa persaudaraan dan persahabatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Membuat orang lain senang dapat disebut sebagai kebajikan dan Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam memasukkan senyum yang dengannya orang menjadi senang sebagai kebajikan. Beliau bersabda,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;“Senyummu untuk saudaramu adalah shadaqah, kebajikan.” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;(HR Imam Ahmad). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Segala hal yang membuat orang lain senang dan bahagia masuk ke dalam makna senyum ini atau dapat disejajarkan dengannya. Abdullah bin Harits menyifati Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam sebagai orang yang paling sering tersenyum (murah senyum).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Nabi mengajarkan untuk berlemah lembut di dalam kehidupan dan kelemah lembutan ini merupakan rahmat dari Allah, sebagaimana firman-Nya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText" dir="ltr" style="line-height: 13.7pt; text-align: justify; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Artinya &lt;i&gt;“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap &amp;nbsp;mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang- orang yang bertawakkal kepada-Nya.”&lt;/i&gt; (QS. 3:159)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoBodyTextIndent" dir="ltr" style="line-height: 12.7pt; margin-left: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Allah Menyifati diriNya dengan sifat &lt;i&gt;rifq&lt;/i&gt; yakni lemah lembut dan dalam sebuah hadits, Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoBodyTextIndent" dir="ltr" style="line-height: 13.3pt; margin-left: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Artinya&lt;i&gt; “Allah itu Maha Lembut dan Dia suka dengan kelembutan, Allah akan memberikan balasan dari kelembutan yang tidak diberikan atas sikap kasar, keras dan selainnya.” &lt;/i&gt;(HR. Al Bukhari, Muslim dan Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoBodyTextIndent" dir="ltr" style="line-height: 13.3pt; margin-left: 0cm;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt; font-weight: 700;"&gt;Nabi, Shahabat dan Canda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 13.3pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam jika bertemu dengan Abu Umair, adik Anas bin Malik-ketika ia masih kanak-kanak-sering mencan-dainya tentang anak burung yang ia pelihara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 12.9pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;“Abu Umair, apa yang dilakukan anak burungmu?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; Demikian beliau mencan-dai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 12.9pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Abu Dawud meriwayatkan, sese-orang mendatangi Nabi n dan berkata, “Ya Rasulullah, bawalah saya,” pintanya,&lt;i&gt; “Kami akan membawamu di atas anak unta,” &lt;/i&gt;Jawab Nabi, “Apa yang dapat aku lakukan dengan anak unta?”, tanyanya kebingungan. Maka Nabi berkata, &lt;i&gt;“Bukankah unta dewasa itu adalah anak unta juga.” &lt;/i&gt;(HR. At Tirmidzi).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 12.8pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Terkadang Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam nimbrung berkelakar dengan para shahabatnya seusai shalat Shubuh setelah matahari terbit. Simak bin Harb bertanya kepada Jabir bin Samurah, “Apakah ia sering menyertai Nabi.”&amp;nbsp; Jabir mengiyakan dan ia bercerita bahwa Nabi tidak beranjak dari tempat shalat Shubuhnya, kecuali jika matahari telah terbit. Terkadang para Shahabat duduk-duduk menceritakan tentang kisah-kisah di masa Jahiliyah, mereka tertawa, sedangkan Nabi hanya tersenyum. (HR. An-Nasai). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 12.8pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Di dalam riwayat lain, oleh Imam An-Nasai dan Ahmad disebutkan, “Terkadang mereka melantunkan syair.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 12.8pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Adalah Nu’aiman bin Amr bin Rifa’ah termasuk shahabat besar pertama, ikut perang Badar, sangat dikenal dengan candanya. Ibnu Abdil Barr menyifati candanya terkadang kelewatan,&lt;i&gt; du’abah zaidah&lt;/i&gt;. (Al Isti’ab&amp;nbsp; 4/1526).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 12.8pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Rasulullah hidup bersama dengan para shahabatnya yang memiliki karakter berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Di antara mereka ada yang bersifat &lt;i&gt;hazm&lt;/i&gt;, serius, tegas dan amat berwibawa semisal Umar bin Khaththab z. Sebaliknya ada pula yang dikenal suka berkelakar seperti Nu’aiman dan Nabi pun tidak mengingkarinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 13.3pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tertawa yang dibuat-buat, terbahak-bahak atau tertawa tidak pada tempatnya adalah dibenci agama. Ibnu Umar pernah ditanya tentang shahabat Nabi apakah mereka juga tertawa, maka dia menjawab, ”Ya! Dan keimanan mereka seumpama gunung.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sufyan bin Uyainah ditanya apakah canda itu termasuk perbuatan tercela? Ia menjawab tidak, “Bahkan termasuk sunnah bagi yang dapat mengondisi-kan canda sesuai dengan aturannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h1 align="justify" dir="ltr" style="text-align: justify; text-kashida: 0%;"&gt;&lt;span style="color: maroon;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt; font-weight: 700;"&gt;BEBERAPA KETENTUAN DI DALAM BERCANDA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Bercanda dibolehkan selama sesuai dengan syari’at. Hal-hal di bawah ini perlu diperhatikan, agar bercanda tidak berbalik menjadi dosa, sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol align="justify"&gt;&lt;li dir="ltr"&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tidak Menjadikan Aspek Agama Sebagai Materi Canda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,&lt;br /&gt;Artinya&lt;i&gt; “Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab, ”Sesungguhnya kami hanya bersendau gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah, “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami mema’afkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.”&lt;/i&gt; (QS. 9:65-66)&lt;br /&gt;Termasuk di dalamnya menjadikan sunnah Nabi, seperti: Memelihara jenggot, Mengangkat pakaian di atas mata kaki bagi kaum pria, sebagai bahan gurauan. Jika ajaran agama dijadikan gurauan sekecil apa pun, dapat menyebabkan kekufuran.&lt;br /&gt;Ibnu Abbas pernah berkata, ”Barang siapa melakukan dosa lalu ia tertawa (merasa senang), maka ia akan masuk neraka di dalam keadaan menangis.”&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li dir="ltr"&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Bukan Cacian dan Cemoohan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah, &lt;i&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan)dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”&lt;/i&gt; (QS. 49:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dengan lidah, cacian dapat dilakukan dengan gerakan isyarat atau mata. Nabi melarang mencaci,&lt;br /&gt;Artinya &lt;i&gt;“Jangan engkau bergembira dengan (cela) saudaramu, bisa saja itu akan menjadi sebab Allah untuk mengasihinya, dan mencobamu (dengan semisalnya).” &lt;/i&gt;(HR. At-Tirmidzi dengan mengatakan hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan harga diri di dalam&amp;nbsp; Islam sama dengan kehormatan darah dan harta. Kesadaran orang untuk tidak mencuri harta atau mencelakai orang lain, belumlah cukup tanpa adanya kesadaran untuk menjaga kehormatan orang. Nabi bersabda&lt;i&gt;, “Setiap muslim dengan muslim lain diharamkan darah, harta dan harga dirinya.”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li dir="ltr"&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 13.1pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Bukan Ghibah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang orang yang sering bercanda terjerumus ke dalam ghibah. Ia mengira mungkin ini hanya sekedar seloroh, padahal Nabi mendefinisikan ghibah dengan&lt;i&gt;, “Menyebutkan sesuatu tentang saudaramu yang tidak disenanginya.” &lt;/i&gt;sebagaimana di dalam hadits riwayat Imam Muslim.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li dir="ltr"&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 13.1pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tidak Menjadikan Canda Sebagai Kebiasaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Kesungguhan dan serius adalah karakter pribadi muslim, sedang kelakar hanya sekedar jeda, rehat dari kepenatan. Imam Al-Ghazali berpendapat bahwa menjadikan humor sebagai profesi adalah sebuah kesalahan besar (&lt;i&gt;ihya ulumiddin&lt;/i&gt; 3/129)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li dir="ltr"&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 13.3pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Isi Canda Adalah Benar, Bukan Dusta dan Tidak Dibuat-Buat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Nabi bersabda&lt;i&gt;, “Celakalah orang yang berbicara lalu mengarang cerita dusta agar orang lain tertawa, celakalah!” &lt;/i&gt;(HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li dir="ltr"&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Mengondisikan Canda Dengan Tempat, Suasana dan Orang yang Dicandai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;Bercanda dengan orang yang dihormati semisal ulama bisa dianggap kurang sopan. Bercanda dengan orang awam dan kebanyakan orang bisa mengurangi kewibawaan. Demikian pula, bercanda dengan orang yang belum dikenal bisa dipersepsikan sebagai penghinaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 13pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Imam An-Nawawi berpendapat bercanda yang dilarang adalah canda yang berlebihan dan dijadikan sebagai kebiasaan serta kelakar yang dapat menyebabkan banyak tertawa. Sedangkan banyak tertawa dapat memadamkan cahaya hati. Kadangkala bercanda (yang demikian), akan berakhir dengan cacian, cemoohan, menanamkan dendam dan memudarnya kewibawaan. Canda yang dilakukan Nabi adalah bercanda yang bersih dari sifat-sifat di atas (&lt;i&gt;al Adzkar&lt;/i&gt;/468) &lt;i&gt;wallahu a’lam&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;(Ashri).&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; line-height: 13pt; text-align: justify; text-kashida: 0%; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;strong&gt;Sumber: Al Qur`anul Karim, Sunan Ibnu Majah, Al ishabah fi tamyiz ash shahabah, Majalah Al Bayan, No. 149.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&lt;strong&gt; &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="ltr" style="direction: ltr; text-align: left; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-4392026853297007703?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/4392026853297007703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-bercanda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4392026853297007703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4392026853297007703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-bercanda.html' title='Adab Bercanda'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k2YADgI9I/AAAAAAAAAGA/8EBAVPF7yag/s72-c/ML0014.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-2379922439587892115</id><published>2010-01-21T21:21:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T21:21:07.958-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>Adab Makan Yang Dilupakan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k1MOa-D4I/AAAAAAAAAF4/Xc1TWDS4nlo/s1600-h/makanan-sehat.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k1MOa-D4I/AAAAAAAAAF4/Xc1TWDS4nlo/s320/makanan-sehat.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr align="justify"&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="justify"&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="justify"&gt;&lt;td colspan="2"&gt;Sudah menjadi keharusan seorang Muslim manakala Rasulullah saw memerintahkan suatu perkara atau melarang suatu perkara untuk bersikap sami'na wa atha'na (patuh dan taat). Lebih dari itu ia akan memaksa dirinya agar bisa mencontoh segala apa yang menjadi perilaku Rasulullah saw. Apalagi perkara itu merupakan perintah wajib yang harus dijalankan dan larangan haram yang harus ditinggalkan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="justify"&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;Ia selalu ingat firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"&lt;em&gt;Dan apa-apa yang Rasul perintahkan lakukalah dan apa-apa yang ia larang, maka tinggalkanlah&lt;/em&gt;". (al-Hasyr:7)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Dan salah satu teladan yang baik pada diri Rasulullah saw adalah adab beliau ketika makan.&lt;br /&gt;Seringkali kita jumpai pada kaum muslimin cara-cara makan yang tidak sesuai dengan etika yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw, mungkin karena ilmu belum sampai kepada mereka atau karena malas danmungkin juga karena enggan untuk melakukannya. Untuk golongan yang pertama mungkin perlu diluruskan dengan cara yang hikmah yakni dengan menjelaskan dalil-dalil yang shahih tentang bagaimana cara makan Rasulullah saw, sehingga mereka dapat mengetahui untuk kemudian diamalkan. Untuk golongan kedua, di samping perlu dijelaskan dalil-dalil yang shahih juga perlu diberi peringatan yang baik serta dijelaskan kepadanya ancaman-ancaman Allah, agar mereka takut dengan ancaman itu. Agar mereka mau menjalankan sunnah Rasulullah saw. Sedangkan untuk golongan yang ketiga kita dakwahi dengan cara golongan yang pertama dan kedua perlu dipatahkan alasan-alasan mereka meninggalkan sunnah, sehingga mereka yakin bahwa alasan mereka itu ternyata salah dan lemah bagaikan rumah laba-laba. Dan akhirnya mau menjalankan cara-cara yang diajarkan oleh Rasul.&lt;br /&gt;Adapun adab-adab makan yang seringkali dilupakan oleh ummat Islam adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Makan Berjama'ah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Berkumpul menghadapi hidangan dan makan secara berjama'ah adalah suatu yang dianjurkan bagi kaum Muslimin di samping akan mendapatkan keutamaan berdasarkan hadits sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Berjama'ahlah dalam menyantap hidanganmu dan sebut nama allah padanya, niscaya akan mengandung berkah bagimu". (Silsilah hadits-hadits Shahih No.664).&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Hadits ini dikabarkan oleh Rasulullah saw berkenaan dengan seseorang yang datang kepadanya dan berkata: Wahai Rasulullah, kami ini setiap makan tidak pernah kenyang. Maka Rasulullah saw berkata: 'Pasti masing-masing kamu makan sendiri-sendiri. Dia menjawab: Benar ya Rasulullah. Rasulullah berkata, "Berjama'ahlah dalam menyantap makananmu'.&lt;br /&gt;Hadits di atas memerintahkan kepada kita agar setiap kali makan supaya berkumpul melingkar pada stu nampan makanan dan tidak makan sendiri-sendiri, sebab makan sendiri-sendiri itu di samping akan membuat masing-masing orang yang makan itu tidak akan kenyang(seperti kata shahabat di atas) juga tidak mendapatkan berkah/kecukupan. Karena kecukupan itu akan diperoleh dengan makan bersama, meskipun jumlah peserta hidangan bertambah sebagaimana kata Nabi saw:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Makanlah berjama'ah dan janganbercerai berai,sesungguhnya makanan satu orang itu cukup untuk dua orang".&lt;br /&gt;"Sesungguhnya makanan satu orang itu cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk tiga atau empat orang danmakanan empat orang cukup untuk lima atau enam orang". (Silsilah Hadits Shahih no.1686).&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Di samping akan memberikan kecukupan, makan berjama'ah adalah cara makan yang dicintai Allah sebagaimana disebutkan dalam hadits yang berderajat hasan bahwa Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Makanan yang dicintai Allah adalah makanan yang di atasnya banyak tangan-tangan (banyak yang memakannya)". (Silsilah hadits-hadits shahih No, 895).&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;b&gt;2. Makan DenganMenggunakan Shahfah/Qash'ah(Nampan) Dan di Atas Hamparan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Qash'ah adalah piring besar untuk makan sepuluh orang sedangkan Shahfah adalah piring besar untuk makan lima orang (Syama'il Muhammadiyah bab Cara Makan Nabi saw).&lt;br /&gt;Adapun Sukurrajah adalah piring kecil yang biasa dipakai untuk memberi makan anak kecil (Fathul Bari 9/532).&lt;br /&gt;Makan berjama'ah di atas hamparan dengan menggunakan shahfah adalah salah satu sunngah nabi saw yang harus diikuti, sedangkan makan di atas meja dengan menggunakan Sukurrajah adalah cara makan yang harus dihindari. Anas bin Malik berkata:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Nabi saw tidak makan di atas meja makan dan tidak pula menggunakan Sukurrajah". (Diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam Syamail, Shahih Bukhari no. 5386 dalam kitab Fathul bari 9/532).&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Ibnu Hajar berkata:"Guru kami berkata dalam (Syarah at-timidzi):&lt;br /&gt;Sukurrajah itu tidak digunakan karena mereka (Rasulullah dan para shahabat) tidak pernah menggunakannya, sebab kebiasaan mereka makan bersama-sama (dengan Shahfah) atau karena makan dengan menggunakan sukurrajah itu menajdikan mereka tidak merasa kenyang". (al-Fath 9/532)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Mengambil Suapan Yang Jatuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw berkata:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Apabila salah seorang dari kamu makan, kemudian suapannya jatuh dari tangannya, hendaklah ia membersihkan apa yang kotor darinya lalu memakannya, danjanganlah ia membiarkannya untuk (dimakan) setan". (Silsilah hadits-hsdits Shahih no.1404)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Hadits ini mengajarkan kepada kita agar tidakmenyia-nyiakan makanan yakni dengan tidak membiarkan makananyang jatuh untuk dimakan setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Menjilati Makanan dan Shahfah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Dan janganlah ia mengusap tangannya dengan mindil/serbet hendaklah ia menjilati tangannya, karena seseorang itu tidak mengetahui pada makannannya yang mana yang mengandung berkah untuknya,s esungguhnya setan itu selalu mengintai utnuk merampas harta manusia dari segala penjuru hingga di tempat makannya. Dan janganlah ia mengangkat shahfahnya hingga menjilatinya dengan tangan, karena sesungguhnya pada akhir makanan itu mengandung berkah". (Silsilah hadits-hadits shahih n0.1404)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Hadits ini memerintahkan kepada kita agar selalu menjilati tangan (yakni memasukkan jari-jari ke mulut untuk membersihkanmakanan yang melekat padanya) dan juga memerintahkan kepda kita agar menjilati shahfah (yakni menjilati sisa makanan pada shahfah denganmenggunakan jari-jari tangan dan bukan menjilat shahfahnya).&lt;br /&gt;Berkata Imam Nawawi, tentang makna kalimat:&lt;br /&gt;Pada makanannya yang mana yang diberkahi&lt;br /&gt;Ia berkata: Sesungguhnya makanan yang dihidangkan untuk manusia itu mengandung berkah, sedang dia tidak mengetahui apakah berkah itu pada makananyang ia makan atau pada sisa makanan yang melekat di tangannya atau pada sisa makanan di dalam shahfah atau pada suapan yang jatuh. untuk itu hendaklah ini menjaga semua itu agar selalu mendapatkan berkah. (Fathul Bari 9/578).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Mengusap Makanan dengan Mindil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mindil adalah kain yang dipakai untuk mengusap tangan selesai makan dan bukan kain yang dipakai untuk mengusap badan selesai mandi. (Fathul Bari 5/577)&lt;br /&gt;Nabi saw bersabda:&lt;br /&gt;Janganlah mengusap tangannya dengan mindil hingga menjilati tangannya...&lt;br /&gt;Hadits ini mengisyaratkan kepada kita agar setiap selesai menjilati tangan agar mengusapnya dengan serbet, bukan dengan selainnya seperti handuk atau tissue (kertas tipis).&lt;br /&gt;Ibnu Hajar berkata: 'Hadits di atas berisi larangan bagi orang yang mempunyai serbet tapi tidak mengusap tangan dengannya danjuga berisi larangan terhadap orang yang menggunakan selainnya'. (Fathul Bari 9/557).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Berkumur-kumur Setelah Makan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ali bin Abdullah telah menceritakan kepada kami, Sufyan telahmenceritakan kepada kami: 'Aku telah mendengar Yahya bin Said dari Busyair bin Yasar dari Suwaid bin Nu'man berkata: 'Kami keluar bersama Rasulullah saw ke Khaibar. Tatkala kami sampai di Shahba, Nabi saw mengundang makan, dan tidak dihidangkan makanan kecuali gandum, maka kami makan (bersama). Kemudian beliau berdiri untuk menjalankan shalat, maka beliau berkumur-kumur, dan kami pun berkumur-kumur. (Diriwayatkan bukhari No. 5445 dalam al-Fath 9/576).&lt;br /&gt;Hadits di atas memberikan pelajaran kepada kita agar setiap selesai makan hendaklah selalu berkumur-kumur, karena berkumur-kumur itu bisa membersihkan sisa-sisa makanan yang masih melekat pada mulut, sehingga mulut akan selalu bersih dan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Peringatan Syaikh Muhammad Nasruddin Al-Albani (terhadap ummat Islam yang meninggalkan adab makan Islam)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Syaikh berkata(mengomentari hadits no. 1404 di dalam Silsilah Hadits Shahih):&lt;br /&gt;"Dan termasuk suatu hal yang sangat disayangkan dan secara khusus mereka yang suka meniru adat orang-orang Barat dan taklid pada budaya Eropah,yang telah membuat setan dengan tipu dayanya berhasil mengambil harta-harta mereka tanpa susah payah bahkan dengan kerelaan mereka sendiri. Dan hal itu tidaklah terjadi secuali karena kebodohan mreka terhadap Sunnah atau karena sebagaian mereka mremehkannya. Bagaimana tidak? Bukankah kamu lihat mreka di atas meja makan,yakni setiap orang dari mereka makan sendiri-sendiri pada piring khusus bukan karena terpaksa- dan tidak mau bergabung dengan teman yang di sebelahnya- meskipun melanggar hadits:&lt;br /&gt;"berjama'ahlah kamu dalam menyantap makanan". (Silsilah Hadits Shahih no 664).&lt;br /&gt;Demikian pula bila suapan dari salah seorang mereka jatuh, dia tidak mau mengambil untuk menghilangkan kotoran darinya kemudian memakannya. Karena ada sebagian orang yang dianggap alim dan ahli filsafat melarang mereka dari yang demikian itu, dengan sangkaan makanan yang jatuh tu telah tercampur denganpenyakit, meskipun mereka menyelisihi hadits:&lt;br /&gt;"Kemudian hendaklah ia buang yang meragukannya, dan hendaklah dimakannya. Janganlah meninggalkan itu untuk setan.&lt;br /&gt;Kemudian mereka tidak mau menjilati tangan-tangan mereka, bahkan kebanyakan mereka menyangka, bahwa yang demikian itu akan mengurangi kenikmatan dan etika makan. Untuk itu mereka menyediakan serbet/sapu tangan. Maka hampir-hampir tidak pernah salah seorang dari mereka yang mendapati sesuatupun dari bau di jari-jarinya, bahkan di kedua bibirnya, kecuali segera mengusapnya dengan tissue itu.&lt;br /&gt;Adapun menjilati shahfah yakni menjilati sisa-sisa makanan padanya dengan jari-jari tangan, maka mereka menyangka cara-cara seperti itu hina, bahkan menganggap bathil dan rakus terhadap pelakunya. Tidaklah mengherankan kalau hal itu terjadi pada orang-orang yang belum mengetahui di atas, tetapi alangkah mengherankan dan disayangkan orang-orang yang telah mengilmuinya tapimreka meremehkannya.&lt;br /&gt;Kemudian kamu jumpai mereka semuanya mengadu tentang hilangnya berkah pada gaji dan rizki mereka walaupun gaji mereka bertambah banyak. Sesungguhnya mereka tidak mengetahui bahwa sebab hilangnya berkah itu karena berpaling dari mengikuti sunnah Nabi dan karena taklid terhadap aturan-aturan dari musuh-musuh dalam segala aspek kehidupan. Oleh karenaitu, Sunnah Nabi itu pasti membawa manfaat wahai ummat Islam!&lt;br /&gt;"Wahai orang-orang yang beriman sambutlah Allah dan RasulNya. Apabila menyeru kalian, sebab Dia (Allah) yang menghidupkankalian. Dan ketahuilah bahwa Allah yang memalingkan seseorang dari hatinya dan kepadaNya-lah akan dikumpulkan". (al-Anfal:24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(Dikutip dari Majalah As-Sunnah Edisi 11/IV/1421-2000).&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-2379922439587892115?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/2379922439587892115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-makan-yang-dilupakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2379922439587892115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2379922439587892115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-makan-yang-dilupakan.html' title='Adab Makan Yang Dilupakan'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1k1MOa-D4I/AAAAAAAAAF4/Xc1TWDS4nlo/s72-c/makanan-sehat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-8217465955201207030</id><published>2010-01-21T21:08:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T21:08:33.159-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>Adab dan Tata Cara Berpakaian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol align="justify" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Mendahulukan yang kanan dalam berpakaian&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu , ia berkata: "adalah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam apabila memakai gamis dia mendahulukan yang kanan." (HR. Tirmidzi) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol align="justify" start="2" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Meninggalkan pakaian yang mewah karena tawadlu'&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mu'adz bin Anas Radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "Siapa yang menanggalkan pakaian yang mewah karena tawadlu' kepada Allah padahal ia dapat membelinya, Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di muka sekalian manusia untuk disuruh memilih sendiri pakaian iman yang mana yang ia kehendaki untuk dipakainya." (HR. Tirmidzi) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol align="justify" start="3" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Panjang gamis dan kain&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;Asma' binti Yasid Al-Anshariyah Radhiyallahu 'anha berkata: "adalah lengan baju Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam hanya sampai pergelangan tangan. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "Allah tidak akan melihat dengan rahmat pada hari kiamat kepada siapa saja yang memakai (menurunkan) kainnya kerena sombong." (HR. Bukhari Muslim) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu berkata: Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "yang di bawah mata kaki dari kain maka itu bagian api neraka." (HR. Bukhari) &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol align="justify" start="4" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Pakaian yang disukai&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari Ummu Salamah Radhiyallahu 'anha ia berkata:"pakaian yang amat disukai Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ialah gamis." (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol align="justify" start="5" type="1"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt;Doa mengenakan pakaian&lt;/b&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;Disunnahkan membaca bismillah ketika mengenakan pakaian, demikian pula sesuatu apapun yang baik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari Abu Sa'id Al-Khudri Radhiyallahu 'anhu , ia berkata:&amp;nbsp; Apabila mengenakan pakaian baru Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menyebut namanya, seperti gamis, sorban, atau selendang kemudian membaca doa:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;(Ya Allah kepunyaan-Mu segala puji.&amp;nbsp; Engkau pakaikan ini kepadaku, aku memohon kepada-Mu akan kebaikannya dan kebaikan yang dijadikan karenanya, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang terjadi karenanya.) (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nas'i.&amp;nbsp; Tirmidzi mengatakannya hadits hasan).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(Maraji': Riyadhus Shalihin, Al-Adzkar, Nailul Author)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Diketik ulang dari: materi yang disampaikan pada "Dauroh Aqidah dan Manhaj" di Bintaro, 23-26 Maret 2001&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-8217465955201207030?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/8217465955201207030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-dan-tata-cara-berpakaian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8217465955201207030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8217465955201207030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/adab-dan-tata-cara-berpakaian.html' title='Adab dan Tata Cara Berpakaian'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7220164779920109315</id><published>2010-01-21T20:51:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T20:51:30.970-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak dan Adab'/><title type='text'>ETIKA TERHADAP HEWAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1kuPnCgV_I/AAAAAAAAAFs/AT3MYz3URrI/s1600-h/xanimal7_1024.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1kuPnCgV_I/AAAAAAAAAFs/AT3MYz3URrI/s320/xanimal7_1024.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Oleh: Syaikh Abu Bakr Jabir Al-Jazairi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Orang muslim menganggap semua hewan sebagai makhluk yang harus dihormati.&amp;nbsp; Oleh karena itu, ia menyayanginya karena kasih sayang Allah Ta'ala kepadanya dan menerapkan etika-etika berikut terhadapnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;1. Memberinya makan-minum, jika hewan-hewan tersebut lapar dan haus, karena dalil-dalil berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Sabda Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;"Terhadap yang mempunyai hati yang basah terdapat pahala." (Diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Sabda Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;"Siapa tidak menyayangi, ia tidak akan disayangi." (Muttafaq Alaih)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Sabda Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;"Sayangilah siapa saja yang ada di bumi, niscaya kalian disayangi siapa saja yang ada di langit."&amp;nbsp; (Diriwayatkan Ath-Thabrani dan Al-Hakim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;2. Menyayanginya, dan berbelas kasih kepadanya, karena dalil-dalil berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Ketika Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; melihat orang-orang menjadikan burung sebagai sasaran anak panah, beliau bersabda,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;"Allah melaknat siapa saja yang menjadikan sesuatu sebagai sasaran."&amp;nbsp; (Diriwayatkan Abu Daud dengan sanad shahih)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; melarang menahan hewan untuk dibunuh dengan sabdaya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;"Barangsiapa yang menyakiti ini (burung) dengan anaknya; kembalikan anaknya padanya." (Diriwayatkan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; bersabda seperti di atas, karena melihat burung terbang mencari anak-anaknya yang diambil salah seorang sahabat dari sarangnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;3. Jika ia ingin menyembelihnya, atau membunuhnya, maka ia melakukannya dengan baik, karena Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;"Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik kepada segala hal.&amp;nbsp; Oleh karena itu, jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan baik.&amp;nbsp; Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan baik.&amp;nbsp; Hendaklah salah seorang dari kalian menenangkan hewan yang akan disembelihnya, dan menajamkan pisaunya."&amp;nbsp; (Diriwayatkan Muslim, At Tirmidzi, An-Nasai, Abu Daud, dan Ahmad)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;4. Tidak menyiksanya dengan cara-cara penyiksan apa pun baik dengan cara melaparkannya, atau meletakkan padanya muatan yang tidak mampu ia angkut, atau membakarnya dengan api, karena dalil-dalil berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;"Seorang wanita masuk neraka karena kucing.&amp;nbsp; Ia menahannya hingga mati.&amp;nbsp; Ia masuk neraka karenanya, karena tidak memberinya makan sebab ia menahannya, dan tidak membiarkannya makan serangga-serangga tanah." (Diriwayatkan Al-Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam &amp;nbsp;berjalan melewati rumah semut yang terbakar, kemudian beliau bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;"Sesungguhnya siapa pun tidak pantas menyiksa dengan api, kecuali pemilik apai itu sendiri (Allah)."&amp;nbsp; (Diriwayatkan Abu Daud. Hadits ini shahih)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;5. Diperbolehkan membunuh hewan-hewan yang membahayakan, seperti anjing penggigit, serigala, ular, kalajengking, tikus, dan lain sebagainya, karena dalil-dalil berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Sabda Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;"Ada lima hewan membahayakan yang boleh dibunuh di tempat halal dan haram, yaitu ular, burung ggaak yang berwarna belang-belang, tikus, anjing yang suka menggigit, dan burung hudaya (sejenis rajawali)."&amp;nbsp; (Diriwayatkan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Diriwayatkan, bahwa diperbolehkan membunuh burung gagak dan melaknatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;6. Diperbolehkan mencap telinga hewan untuk kemaslahatan, karena Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; mencap unta zakat dengan tangannya yang suci.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Sedang pemberian cap kepada selain unta, kambing, dan lembu, maka tidak diperbolehkan, karena Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; bersabda ketika melihat keledai dicap,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;"Allah melaknat oarng yang mencap keledai ini di wajahnya." (Diriwayatkan Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;7. Mengetahui hak Allah Ta'ala dengan mengeluarkan zakat hewan tersebut, jika hewan tersebut termasuk hewan yang harus dizakati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;8. Sibuk dengannya tidak membuatnya lupa taat kepada Allah Ta'ala dan lalai tidak dzikir kepada-Nya, karena dail-dalil berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Allah Ta'ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah." (Al Munafiqun:9)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam&amp;nbsp; bersabda tentang kuda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;"Kuda terbagi ke dalam tiga jenis, seseorang mendapatkan pahala (karenanya), seseorang mendapat pakaian (karenanya), dan seseorang mendapat dosa (karenanya).&amp;nbsp; Adapun orang yang mendapat pahala karena kuda ialah orang yang mengikatnya di jalan Allah, dan memperpanjang talinya di tanah lapang, atau padang rumput.&amp;nbsp; Maka apa saja yang terjadi pada kuda tersebut di tanah lapang atau padang rumput, maka orang tersebut mendapat kebaikan-kebaikan.&amp;nbsp; Jika orang tersebut memutus talinya, kemudian kuda tersebut berjalan cepat satu langkah, atau dua langkah, maka jejak-jejaknya, kotoran-kotorannya adalah kebaikan-kebaikan baginya, serta kuda tersebut bagi orang tersebut adalah pahala.&amp;nbsp; Orng sarunya mengikatnya kraena ingin memperkaya diri, namun ia tidak lupa hak Allah di leher, dna tulang punggung kudanya, mak akuda tersebut pakaian untuknya.&amp;nbsp; Sedang orang satunya mengikatnya untuk sombong,riya', dan permusuhan, maka kuda tersebut addalah diosa baginya."&amp;nbsp; (Diriwayatkan Al-Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Inilah sebagian etika yang diterapkan ornag Muslim terhadap hewan karena mentaati Allah Ta'ala dan Rasul-Nya, dan karena mnegamalkan perintah syariat Isalam yang notabene merupakan syariat rahmat, dna kebaikan universal bagi seluruh makhluk manusia atau hewan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana, Arial, &amp;quot;Helvetica&amp;quot;, sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;strong&gt;Diketik ulang dari: "Ensiklopedi Muslim" (terjemahan dari: Minhajul Muslim), Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazari.&amp;nbsp; Penerbit: Darul Falah, Jakarta. Cet. Pertama: Rajab 1421 H / Oktober 2000, hal.172-175&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7220164779920109315?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7220164779920109315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/etika-terhadap-hewan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7220164779920109315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7220164779920109315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/etika-terhadap-hewan.html' title='ETIKA TERHADAP HEWAN'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S1kuPnCgV_I/AAAAAAAAAFs/AT3MYz3URrI/s72-c/xanimal7_1024.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-394551416206659233</id><published>2010-01-13T17:33:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T17:33:12.903-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Seputar Rumah Tangga'/><title type='text'>BARU ATAU LAMA YA???</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05yAe0PbII/AAAAAAAAAEY/VFHWNZ1bkM4/s1600-h/talaud2..jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05yAe0PbII/AAAAAAAAAEY/VFHWNZ1bkM4/s320/talaud2..jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;TIP MEMILIH IKAN YANG MASIH SEGAR&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Penampilan dan bentuknya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ikan segar adalah ikan yang penampilannya bagus, bersh,tidak terkelupas kulitnya, tidak tepotong-potong. Apabila diletakkan dalamposisi horizaontal, ekornya tidak menjutai ke bawah. Hal ini menunjukkanikannya masih segar (kecuali ikan-ikan elastic seperti belut). Apabila ditekandengan jari, kulitnya tidak akan mudah terkelupas. Dan saat tekanan jaridiangkat, dagingnya akan cepat kembali dalam keadaan semula.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="tab-stops: 51.75pt;"&gt;&lt;strong&gt;Aroma&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ikan daging segar tidak memilki aroma selain bau khusus yangbiasa tercium dari ikan. Untuk ikan yang diawetkan dengan es akan tampak kakudan baunya tidak akan tercium, kecuali setelah es benar-benar hilang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Dagingnya tidak rapuh&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Tubuh ikan segar saling terkait, satu dengan yang lainnya.Kulitnya melekat erat dengan daging dan daging dengan tulang. Oleh karena itu,ikan yang sudah busuk, dagingnya lunak sekali dan mudah terkelupas, jugamemperlihatkan warna yang menyerupai karat besi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Warna insang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ikan segar memilki insang yang masih merah terang, bersih,dan memiliki bau wajar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Sinar pada Kedua Matanya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ikan segar memilki dua mata yang bercahaya, sedangkan yangsudah lama, terlihat kedua matanya cekung dan layu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Terapung dalam air&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Ikan tidak segar biasa biasanya mengambang di permukaan air.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Menguji kondisi darah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Setelah ikan diambil beberapa saat, darahnya berubah menjadibeku. Kemudian kerusakan mengubah kebekuan ini menjadi cair kembali untuk yangkedua kalinya. Ketika darah itu mencari, memerah, dan beraroma wajar. Hal itumenunjukkan bahwa ikan tersebut masih dalam keadaan segar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Kecurangan Pada Pedagang Ikan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal"&gt;Membuang mata ikan,khususnya pada ikan-ikan yang besar.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal"&gt;Memberi warna merah pada insang dengan zat berwarna.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal"&gt;Mencampur antara ikan segar dengan ikan yang sudah lama,khususnya pada ikan-ikan kecil. Mencampur ikan dengan es. Hal ini dimaksudkan untukmenghilanngkan bau yang tidak sedap dan untuk menambahkan keras pada tubuhnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Sumber:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid,Pola Makan Rasulullah dan Inilah Makanan Rasulullah saw.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-394551416206659233?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/394551416206659233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/baru-atau-lama-ya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/394551416206659233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/394551416206659233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/baru-atau-lama-ya.html' title='BARU ATAU LAMA YA???'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05yAe0PbII/AAAAAAAAAEY/VFHWNZ1bkM4/s72-c/talaud2..jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7364636965586336866</id><published>2010-01-13T17:15:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T17:15:10.008-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Seputar Rumah Tangga'/><title type='text'>Beratku Berapa Ya...?</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05q4kMux_I/AAAAAAAAAEQ/obN8JLjRMFw/s1600-h/berat+.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05q4kMux_I/AAAAAAAAAEQ/obN8JLjRMFw/s320/berat+.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Tips Mengurangi Berat Badan :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Agar berat badan berkurang, anda harus mengurangi porsimakan dan banyak bergerak. Akan lebih baik lagi jika kedua hal tersebutdilakukan secara bersama-sama secara proposional. Dengan kata lain, mengurangi makandan menambah aktifitas gerak dengan cara berolahraga. Dengan demikian, kaloriyang ada pada tubuh akan terkuras dan terbakar sehingga hal itu akan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mencegah terjadinya penimbunan lemak. Jikaanda berpikir mampu&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;mengatur pola makanyang seimbang, maka lakunkanlah. Tapi jika anda itidak mampu, makaperhatikanlah dua hal berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pertama,&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; kurangi porsi makan secara umum, misalnya jika andabisa memakan satu buah roti saja, maka anda cukup mengkonsumsinya setengah.Atau, jika anda bisa memakan satu piring nasi, maka kurangilah dengan makanansetengah porsi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yangbanyak mengandung kalori, seperti lamk, gula, dan tepung-tepungan, nasi, mie,roti, minyak samin, dan makanan yang digoreng dan berlemak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;Kemudian perbanyak aktifitas gerak guna menambah prosesmetabolism dalam tubuh, walaupun hanya dengan cara berjalan kaki selamasetengah jam setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Perhitungan Berat Ideal Konvensional&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Berat Badan Ideal (BBI) bayi (anak 0-12 bulan)&lt;br /&gt;BBI = (umur (bln) / 2 ) + 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. BBI untuk anak (1-10 tahun)&lt;br /&gt;BBI = (umur (thn) x 2 ) + 8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Remaja dan dewasa&lt;br /&gt;BBI = (TB - 100) - (TB - 100) x 10%&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;BBI = (TB - 100) x 90%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Ket:]&lt;br /&gt;TB = Tinggi badan (cm)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;Sumber:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid,Pola Makan Rasulullah dan Inilah Makanan Rasulullah saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7364636965586336866?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7364636965586336866/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/beratku-berapa-ya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7364636965586336866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7364636965586336866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/beratku-berapa-ya.html' title='Beratku Berapa Ya...?'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05q4kMux_I/AAAAAAAAAEQ/obN8JLjRMFw/s72-c/berat+.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-4330296141897399911</id><published>2010-01-13T16:47:00.000-08:00</published><updated>2010-01-13T16:47:20.257-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Ada Apa Dengan Ikan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05mQk4g-OI/AAAAAAAAAEI/7oApXohi0js/s1600-h/ikan-segar.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05mQk4g-OI/AAAAAAAAAEI/7oApXohi0js/s320/ikan-segar.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;“Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan(untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dankamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihatbahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) darikarunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.” &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;(Q.S an-Nahl:14)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;Ikan banyak mengandung protein dan kaya akanasam amino dan fosfor yang dibutuhkan oleh tubuh. Ikan memiliki banyak beragamjenis, dan yang paling baik adalah ikan yang enak rasanya dan aromanya segar,bentuknya tidak terlalu besar, kulitnya lembut, dan dagingnya tidak keras dantidak basah, serta yang&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;makantumbuh-tumbuhan dan bukan memakan kotoran. Tempat hidup ikan yang terbaikadalah sungai yang bersih dan tidak banyak mengandung kotoran atau lumpur,banyak bergerak, terkena cahaya matahari, dan tiupan angin. Ikan laut adalahikan yang memiliki kandungan gizi lebih tinggi serta lebih mudah dicernadaripada ikan air tawar. Kualitas gizi dari ikan air tawar sangat bergantungpada tingkat kebersihan air yang menjadi habitatnya. &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Ikan mengandung sejumlah protein yang bergunasekali bagi tubuh, kaya akan asam amino yang berguna dalam pembentukan otot danjaringannya. Ikan memilki kelebihan tersendri karena kaya akan unsure fosforyang berguna sebagai nutrisi otak. Kekurangan unsure ini dapat menyebabkankelemahan pada otak. Ikan kaya akan unsure kalsium yang dibutuhkan oleh anakkecil untuk proses pertumbuhan jaringan dan tulangnya. Di antara kelebihan ikanlainnya adalah rendahnya kandungan lemak dalam dagingnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;Ibnul Qoyyim&lt;/strong&gt; berkata dalam bukunya: &lt;em&gt;ath-Thiban-Nabawi.&lt;/em&gt; Bagian terbaik dari ikan adalah bagian dekat dengan ekor. Ikan segardan bergading tebal dapat menyuburkan tubuh, menambah jumlah sperma danmemperbaiki jaringan tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;Ikan Dalam Dunia Kedokteran&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Minyak hati ikan (cod lover oil) kaya akanvitamin A. Minyak ini dianggap sebagai bagian paling kaya vitamin-vitamin yangterpenting untuk kesehatan mata dan kulit serta selaput lender, jugapertumbuhan otak anak. Oleh karena itu, minyak ini sangat baik dikonsumsi olehmereka yang memiliki lemah penglihatan, khususnya pada malam hari. Minyak inijuga baik juga baik untuk mengobati infeksi pada kulit dan pada selaput lenderatau membantu mereka yang lambat pertumbuhan fisiknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;Ikan Sebagai Nutrisi Otak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Para ilmuwan dan dokter telah menjelaskanbahwa makanan yang diambil dari laut adalah makanan sehat.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Orang sudah sejak lama mengetahui bahwaikan&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;merupakan nutrisi otak. Sekarangkita bisa dikatakan bahwa ikan pun merupakan nutrisi bagi darah, gigi, dantulang. Dapat dikatakan bahwa ikan adalah jenis makanan yang dapat menjaga daripenyakit jantung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyakikan memiliki manfaat yang sangat banyak, di antaranya:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Minyak ikan memiliki pengaruh yang kuatuntuk meringankan kadar kolesterol yang biasa membuat kaku embuluh darah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;Berfungsi meminimalisir kandunganpenyumbatan pada darah, dan penyumbatan ini yang bisa menyebabkan terjadinyaserangan jantung.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;Dapat menrunkan tekanan darah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;Sumber:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid,Pola Makan Rasulullah dan Inilah Makanan Rasulullah saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-4330296141897399911?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/4330296141897399911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/ada-apa-dengan-ikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4330296141897399911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4330296141897399911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/ada-apa-dengan-ikan.html' title='Ada Apa Dengan Ikan'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S05mQk4g-OI/AAAAAAAAAEI/7oApXohi0js/s72-c/ikan-segar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-3316417203415105464</id><published>2010-01-12T21:09:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T21:09:38.416-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>SEBERAPA DEKAT ANDA DENGAN BUAH-BUAHAN???</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S01F1IKJe0I/AAAAAAAAAEA/IkrFkkD0Gr8/s1600-h/1447688_fruit1600014.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S01F1IKJe0I/AAAAAAAAAEA/IkrFkkD0Gr8/s320/1447688_fruit1600014.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;" Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman: zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda. kekuasaan Allah bagi kaum yang memikirkan.&lt;/strong&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;(Q.S. an-Nahl (16):11)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Pada ayat di atas, Allah swt telah memerintahkan kepadamanusia agar mengkonsumsi buah-buahan, apakah gerangan tabir di balik ayat ini?....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Banyak beragam buah-buahan yang tercantum dalam al-Quran.Buahadalah salah satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi, vitamin, danmineral yang pada umumnya sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari. Apabila dibandingkandengan supplemen obat-obatan kimia yang dijual di toko-toko, buah jauh lebihaman untuk tubuh, karena komposisinya bersifat alamiah jauh lebih bisa diandalkandaripada komposisi unsur yang tidak alami yang terdapat pada obatan-obatankimiawi. Buahan-buahan memegang peran yang penting dalam pembentukan nutrisipada tubuh. Vitamin C banyak kita jumpai pada buah-buahan dan sayur-sayuran,kelebihan vitamin C akibat dari penggunaan suplemen dalam jangka waktu yangcukup lama dapat mengakibatkan batu ginjal, sedangkan kelebihan vitamin C yangberasal dari buah-buahan pada umumnya tidak menimbulkan efek samping. Beberapakandungan buah yang utama adalah air, vitamin, mineral,serat, antioksidan dankarbohidrat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Daftar menu makanan di bawah ini masih belumlah sempurna. Akantetapi paling tidak, hal ini merupakan wujud usaha sejumlah pakar gizi, gunamenyusun dan mengkaji materi-materi tersebut, yaitu sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Apel&lt;/strong&gt; dapat digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan,encok, jantung yang tidak berfungsi dengan baik, penyakit kuning, dan sembelit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Mentimun&lt;/strong&gt; dapat digunakan untuk mengobati penyakit sembelit,menurunkan panas, dan penyakit yang berhubungan dengan kandung kemih danginjal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Pisang&lt;/strong&gt; dapat digunakan untuk mengobati penyakit diare,membentuk jaringan-jaringan saraf dan menambah berat badan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Kurma&lt;/strong&gt; muda dapat digunakan untuk mengobati penyakitsembelit, dan kurang gizi, serta menambahkan kemampuan seksual seseorang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Tin&lt;/strong&gt; sangat berguna untuk mengobati alergi dingin, sembelit,dan gangguan pencernaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Lemon&lt;/strong&gt; dapat digunakan untuk mencegah guzi yang beradarah,mengobati alergi dingin, influenza, kenaikan suhu tubuh, dan sejumlah gangguanpada lambung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Zaitun&lt;/strong&gt; dapat meambah berat badan, mempermudah buang airbesar, mengobati gangguan jantung, serta menghilangkan batu-batu yang terdapatpada kandug kemih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Murbei dapat digunakan untuk mengobati penyakit kurangdarah, kram, encok, rematik, dan gangguan pencernaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Jeruk&lt;/strong&gt; dapat digunakan untuk mengobati penyakit sembelit dangangguan pada lambung, menurunkan suhu badan yang tinggi, membersihkan darah,serta menurunkan berat badan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Peer&lt;/strong&gt; dapat mengobati penyakit sembelit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Stroberi&lt;/strong&gt; dapat digunakan untuk menurunkan suhu badan,mengobati berbagai macam gangguan pada jantung dan kandung kemih, sertamengobati diare.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Dan masih banyak lagi manfaat buah-buahan selain pada diatas, baik itu buah lokal maupun buah non lokal. InsyaAllah, masih dalampenulisan dalam kolom manfaat buah-buahan dari A-Z...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Sumber Referensi:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid. Inilah Makanan Rasulullah saw.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;Jaffar Siddiq. Mukjizat dan Khasiat Dasyat Buah-Buahan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoListParagraph"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-3316417203415105464?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/3316417203415105464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/seberapa-dekat-anda-dengan-buah-buahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3316417203415105464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3316417203415105464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/seberapa-dekat-anda-dengan-buah-buahan.html' title='SEBERAPA DEKAT ANDA DENGAN BUAH-BUAHAN???'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S01F1IKJe0I/AAAAAAAAAEA/IkrFkkD0Gr8/s72-c/1447688_fruit1600014.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-8689103311211663073</id><published>2010-01-12T19:59:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T19:59:19.122-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Seputar Rumah Tangga'/><title type='text'>Tip Memasak</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S002vggT7wI/AAAAAAAAAD4/LmwIjrmdbS8/s1600-h/2009822sayurmayur.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S002vggT7wI/AAAAAAAAAD4/LmwIjrmdbS8/s320/2009822sayurmayur.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;b&gt;Berikut ini adalah beberapa tipmemasak:&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Banyak ibu rumah tangga yangmerendam sayuran di dalam air lalu direbus, cara ini adalah tidak dibenarkan,karena rendaman itu akan mengakibatkan vitamin-vitaminnya rusak, seharusnyadiusahakan sesedikit mungkin merendam sayuran.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Ada kesalahan yang biasadilakukan oleh ibu rumah tangga, yaitu menambahkan zat kimia pada masakn agarcepat matang, padahal ini bisa merusak bahkan menghilangkan vitamin-vitaminnya.Mungkin sering juga kita merebuskembang kol dan kubis, padahal cara ini adalah tidak dibenarkan, karenakandungan tanaman ini akan hilang di dalam rebusan. Sebaiknya dimakan mentahmisalnya dengan sambal yang diramu dengan minyak dan lemon. Dengan cara inidapat mempertahankan kandungan yang terdapat di dalam kubis. Zat yangdikandungnya itu bisa menguatkan rambut di samping dapat menambah kilau dancahayanya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Adalah cara yang salah jikamembeli sayuran dalam jumlah yang anyak lalu disimpan dalam lemari, karenasayuran akan berangsur-angsur rusak, sebab vitamin akan hilang bersamaan denganbertambahnya waktu. Jika terpaksa membeli banyak, maka sebaiknya simpanlah ditempat yang sejuk.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Telur yang baik akan tampakbening. Jika anda melihatnya dengan teropong kertas telu yang busuk akan nampakwarna kelam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Ada suatu cara agar menjadikankue bolu tetap lembut dan gurih, yaitu dengan mencampurkan air matang dan airdingin, lalu dipercikan pada kue bolu yang masih panas.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Untuk memotong buah-buahan,sebaiknya memakai pisau yang tidak berkarat (pisau yang tidak dapat bekaratmisalnya stainles).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Adalah keliru memasak sayuran dandaging bersamaan dan membiarkan campuran itu dimasak di atas api selamabeberapa jam, hal ini akan merusak zat-zat makanannya dan vitamin-vitaminya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Agar pisang tidak hitam setelahdipotong langsung percikkan dengan sedikit gula lembut kemudian sari lemon.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Untuk menghilangkan bau ikan yangdirebus tambahkan daun seledri hijau dalam rebusan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Hendaklah anda mencuci sayuranterlebih dahulu baru kemudian dimasak sebentar agar vitaminnya tidak hilang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Untuk kerenyahan biscuit dalamjangka yang agak lama maka tempatkan pada kalenng yang tertutup rapat.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Ketika membuat sambal , hendaknyatidak memotong kecil-kecil sayuran yang dipergunakan, karena cara ini akansangat dipengaruhi oleh udara yang pada permukaannya sehingga menambahberkurangnya vitaminnya.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Saat anda merebus telur sebaiknyamenambahkan sesendok cuka ke dalam air rebusan agar isi telur yang sedangdirebus tidak keluar jika kulitnya pecah atau retak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Untuk manambah keharuman aromaayam yang dimasak dengan pembakaran, masukkan pada bagian dalamnya ramuanseperti: seledri, sari bawang putih yang ditumbuk, garam, kacang, dan sarilemon.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Tambahkan satu sendok cuka dangaram ke dalam air yang dipergunakan unutk mencuci sayuran untuk membunuhkuman-kuman &lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;yang melekat pada sayurandan terlpas bersama air.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Jika anda merasa sulit untuktidur minumlah segelas sari lemon yang dicampur dengan gula atau minumlahsegelas susu hangat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Ketika anda mengupas kulit teluryang direbus, sering kali putih telur ikut melekat pada kulit luarnya, agarpengupasan ini sempurna, letakkan telur di antara kedua tangan anda, lalutekanlah memutar, dengan demikian akan memudahkan pengupasannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Untuk menjaga agar kentang tetapputih, bungkuslah dengan kantong nilon yang diikat kencang dan tidak disertaigaram.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;Agar sayuran tetap seperti semulaketika dimasukkan freezer pada musim panas, pertama-tama masukkan ke dalam airmatang dan garam kemudian langsung masukkan ke dalam air dingin. Kemudian masukkanke dalam kantong nilon.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;strong&gt;Sumber: Haya binti Mubarok al-Barik, Ensiklopedia Wanita Muslimah&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-8689103311211663073?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/8689103311211663073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/tip-memasak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8689103311211663073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8689103311211663073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/tip-memasak.html' title='Tip Memasak'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S002vggT7wI/AAAAAAAAAD4/LmwIjrmdbS8/s72-c/2009822sayurmayur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-3969471743809738753</id><published>2010-01-12T18:18:00.000-08:00</published><updated>2010-01-12T18:29:46.722-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Seputar Rumah Tangga'/><title type='text'>Tip Merawat Perabot Rumah Tangga</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S00hEXSZSgI/AAAAAAAAADw/_JGhmq-mM0U/s1600-h/dapur.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S00hEXSZSgI/AAAAAAAAADw/_JGhmq-mM0U/s320/dapur.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berikut ini adalah beberapa tip merawat perabot rumahtangga:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;. Cara membersihkan peralatanperak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk membersihkan peraltan yan terbuatdari perak yang telah lama tidak terawat, rendam di dalam air sabun lalukeringkan kemudian gosok dengan pengkilat khusus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2. Melepaskan gelas yang tidakdicopot.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika anda menyusun gelas adakalanya macet(tidak bisa dicopot), untuk mengatasinya, masukkan air dingin ke dalam gelasbagian dalam lalu usahakan memasukkan air hangat ke dalam gelas bagian luarnya,tunggulah beberapa menit, lalu setelah itu bukalah gelas-gelas itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3. Mengatasi karat padaperlatan dapur.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Semua perlatan dapur harus diputar seminggusekali agar tidak karatan dan tidak mancet, demikian juga perlatan serupa lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menghilangkan noda teluryang mongering pada bejana.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk menghilangkan noda telur yang matang mongeringpada bejana, taburkan garam secukupnya, biarkan sekitar setengah jam, kemudianbersihkan dengan menggunakan air sabun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menghindari melekatnyapakaian dalam pada kulit.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk menghindari melekatnya pakaian dalamtertentu pada kulit, taburkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;bedak padabagian dalamnya, lalu lipat dan simpan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;6. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menghindari setrikamenempel pada pakaian.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Agar setrika tidak menempel pada pakaianketika menyetrika usapkanlah dengan sepotong sabun kering.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;7. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menghilangkan bau minyaktanah pada alat dapur.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Air kapur sirih digosokkan beberapa kalipasa alat dapur yang terkena minyak tanah, setelah itu cucilah dengan sabun danbilas sampai bersih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;8. Mengihilangkan bau amispada wajan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pakailah wajan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;yang berbau amis itu untuk merebus ampas the atauampas kelapa selama beberapa menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;9.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Cara membersihkan nodalemak pada pakaian.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Letakkan pakaian itu di atas meja setrika,lalu taruhkan selembar kain putih di atas nodannya. Selanjutnya setrikalahdengan setrika yang sudah panas, maka lemak yang terkena panas akan melekatpada kain putih tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;10. Cara mengawetkan kain pel.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jahitlah kembali dengan kain pel terseutdengan jahitan menyilang dan memotong arah serat kain pel itu. Makin banyakjahitan makin tahan dipakai lebih lama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;11. Agar dinding tidak retakketika dipaku.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebelum tembok dipaku, tempelkan terlebihdahulu dua lpis selotip yang panjangnya kurang leih 3 cm. Tempelkan berbentuksilang pada tembok yang akan dipaku. Baru kemudian pasang paku menembus tandasilang itu tepat ditengahnya dan pukullah dengan pelan-pelan. Setelah itulepaskan selotipnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;12. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Merawat sajadah agarserabutnya tidak berdiri tegak.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah mencuci bersih, peras, dan jemursajdah tersebut dengan cara diangin-anginkan sambil diusap dengan tangan searahserabutnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;13. Cara merawat pisau yangberkarat.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gosoklah pisau dengan menggunakan batuapung, kemudian cucilah dengan biasanya. Kemudian simpanlah selalu di tempatyang kering agar tidak mudah bekarat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;14&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;. Menghilangkan lumut kamarmandi.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebelum anda tidur malam, siram terlebihdahulu kamar mandi dengan air kapur. Biarkan sampai pagi, kemudian baru disikatdan dibersihkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;15. Cara membersihkanbarang-barang plastik.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Barang-barang plastic yang mudah kotor danberubah warna sehingga menjadi tak sedap di pandang mata. Cara membersihkannya,ambil kapas, celupkan dalam minyak kelapa secukupnya dan gosoklah barang-barangplasik tersebut dengan kapas tadi. Lakukanberulang kali hingga bersih barukemudian cuci dengan air sabun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;16. Membersihkan freezer.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ambilah pasta gigi, lalu gosoklah pastatersebut dengan mengunakan serbet bersih pada freezer. Ulangi hingga dua kali,maka hasilnya freezer tersebut akan putih kembali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;17. Mengatasi buku yang lembabdan berjamur.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ambil sepotong arang kering lalu selipkandi antara buku-buku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;18. Membersihkan barang yangterbuat dari kuningan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ambilah asam yang sudah masak, lalugosokkanlah pada barang-barang kuningan hingga benar-benar rata. Tunggu sampaikering kemudian bersih dan bilas dengan air bersih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;19. Pembersih lantai atauporselen.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bila lantai porselen anda kotor, and adapt membersihkannyadengan cara menggosokkan blau dan sabun pada barang-barang yang ternoda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;20. Perabot dapr tetapcemerlang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Agar alat dapur tidak cepat kotor danbocor, maka sebelum kita gunakan untuk memasak, terlebih dahulu oleskan minyakkelapa pada pantat panci. (bisa digunakan sabun cuci juga)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;21. Membersihkan gelas agartampak bening.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gelas digosok dengan jeruk nipis dan garamhingga bagian dalam gelas. Lalu bilas dengan air bersih, maa gelas akan tampakseperti baru lagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;22. Tangan tidak kepanasan setelahmemotong cabai.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ambillah garam secukupnya, lalu usapkanlahpada bagian yang terkena panas cabai. Gosoklah pada bagian tersebut sampai takterasa lagi panas dari cabai tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber: Haya binti Mubarok al-Barik, Ensiklopedia Wanita Muslimah.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Penulis&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="margin-left: 72.0pt; mso-add-space: auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-3969471743809738753?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/3969471743809738753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/tips-merawat-perabot-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3969471743809738753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3969471743809738753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/tips-merawat-perabot-rumah-tangga.html' title='Tip Merawat Perabot Rumah Tangga'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S00hEXSZSgI/AAAAAAAAADw/_JGhmq-mM0U/s72-c/dapur.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-242156343257023464</id><published>2010-01-10T22:23:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T22:23:12.120-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan Untuk Saudariku'/><title type='text'>Para wanita mendapatkan apa di surga kelak ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ahad, 07 Desember 2003 - 11:56:39 :: kategori Kewanitaan&lt;br /&gt;Penulis: Fatawa al-jami'ah lil mar'atil muslimah&lt;br /&gt;.:  :. &lt;br /&gt;Pertanyaan: &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: "Pria mendapatkan istri-istri bidadari di Surga, lalu wanita mendapatkan apa?&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban: &lt;br /&gt;Para wanita akan mendapatkan pria ahli Surga, dan pria ahli Surga lebih afdhal dari pada bidadari. Pria yang paling baik ada di antara pria ahli Surga. Dengan demikian, bagian wanita di Surga bisa jadi lebih besar dan lebih banyak daripada bagian pria, dalam masalah pernikahan. Karena wanita di dunia juga (bersuami) mereka mempunyai beberapa suami di Surga. Bila wanita mempunyai 2 suami, ia diberi pilihan untuk memilih di antara keduanya, dan ia akan memilih yang paling baik dari keduanya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Fatawa wa Durusul Haramil Makki, Syaikh Ibn Utsaimin 1/132, yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita") &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan: &lt;br /&gt;Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya: "Ketika saya membaca Al-Qur'an, saya mendapati banyak ayat-ayat yang memberi kabar gembira bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dari kaum laki-laki, dengan balasan bidadari yang cantik sekali. Adakah wanita mendapatkan ganti dari suaminya di akhirat, karena penjelasan tentang kenikmatan Surga senantiasa ditujukan kepada lelaki mukmin. Apakah wanita yang beriman kenimatannya lebih sedikit daripada lelaki mukmin? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban: &lt;br /&gt;Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan" (Ali-Imran:195) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik" (An-Nahl:97) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun" (An-Nisa':124) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar"(Al-Ahzab:35) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk Surga dalam firman-Nya: "Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan" (Yasin:56) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan"(Az-Zukhruf:70) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan ulang. &lt;br /&gt;"Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan" (Al-Waqi'ah: 35-36) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya mengulangi penciptaan wanita-wanita tua dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda. Telah disebutkan dalam suatu hadits bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena ibadah dan ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga sebagaimana kaum lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan ia masuk Surga bersama mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di antara mereka, maka ia memilih yang paling bagus diantara mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(Dinukil dari Fatawal Mar'ah 1/13, yang dikutip dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita". Syaikh Abdullah bin Jibrin saat ini (th 2003) sudah ditinggalkan oleh Ulama karena mengikuti Abul Fitan - Abul Hasan Al Mishri Al Ma'ribi, red)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;-Sumber:http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&amp;amp;id_artikel=377- &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-242156343257023464?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/242156343257023464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/para-wanita-mendapatkan-apa-di-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/242156343257023464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/242156343257023464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/para-wanita-mendapatkan-apa-di-surga.html' title='Para wanita mendapatkan apa di surga kelak ?'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-3263372433382944345</id><published>2010-01-10T17:33:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T17:33:00.951-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Tentang Cinta</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Manusia tidakjatuh kedalam cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dan tidak jugakeluar dari cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tapi manusiatumbuh dan besar dalam cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Cinta dibanyakwaktu dan peristiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Cinta mengajarkanpada kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bagaimana harusberlaku jujur dan berkorban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 200%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Berjuang danmenerima, memberi dan mempertahankan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Cinta adalah hati yang selaluberharap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Untukmewujudkan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; kehidupan menjadi lebih baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-3263372433382944345?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/3263372433382944345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/tentang-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3263372433382944345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/3263372433382944345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/tentang-cinta.html' title='Tentang Cinta'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-1146117049041919607</id><published>2010-01-10T17:30:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T17:30:06.322-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Sahabat</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yangmendapat imbangan&lt;br /&gt;Dialah ladang hati, yang dengan kasih kau taburi&lt;br /&gt;Dia pulalah naungan sejuk keteduhanmu&lt;br /&gt;Sebuah pendiangan demi kehangatan sukmamu&lt;br /&gt;Karena kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan&lt;br /&gt;Dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian&lt;br /&gt;Bila dia bicara, menyatakan pikirannya&lt;br /&gt;kau tiada menakuti bisikan "tidak" di kalbumu sendiri&lt;br /&gt;Pun tiada kau takut melahirkan kata "ya"&lt;br /&gt;Dan bilamana ia diam terbungkam tanpa bicara &lt;br /&gt;Hatimu tiada 'kan henti, mencoba menangkap bahasa hatinya&lt;br /&gt;Dalam rangkuman persahabatan, tanpa kata&lt;br /&gt;segala pikiran, harapan dan keinginan&lt;br /&gt;dicetuskan bersama dan didukung bersama &lt;br /&gt;dengan sukacita yang utuh pun tiada disimpan&lt;br /&gt;Di saat berpisah dengan teman,&lt;br /&gt;kau tiada 'kan berdukacita&lt;br /&gt;Sebab apa yang paling kaukasihi darinya&lt;br /&gt;amatlah mungkin lebih cemerlang dari kejauhan &lt;br /&gt;Sebagaimana sebuah gunung, nampak lebih agung &lt;br /&gt;dari tanah ngarai daratan &lt;br /&gt;Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan&lt;br /&gt;kecuali saling memperkaya kejiwaan&lt;br /&gt;Sebab kasih yang mau mengandung pamrih&lt;br /&gt;diluar misterinya sendiri, bukanlah kasih&lt;br /&gt;namun jaring yang ditebarkan&lt;br /&gt;hanya akan menangkap yang tiada diharapkan&lt;br /&gt;Persembahkanlah yang terindah demi persahabatan&lt;br /&gt;Jika ia harus tahu musim surutmu&lt;br /&gt;biarlah dia mengenal pula musim pasangmu&lt;br /&gt;Sebab, siapakah sahabat itu, hingga kau hanya mendekatinya untuk&lt;br /&gt;bersama sekedar akan membunuh waktu&lt;br /&gt;Carilah ia, untuk bersama, menghidupkan Sang Waktu&lt;br /&gt;Sebab dialah orangnya untuk mengisi kekuranganmu bukannya untuk&lt;br /&gt;mengisi keisenganmu&lt;br /&gt;Dan dalam kemanisan persahabatan&lt;br /&gt;biarlah ada tawa riang kegirangan&lt;br /&gt;berbagi duka dan kesenangan&lt;br /&gt;Sebab dari titik-titik kecil embun pagi&lt;br /&gt;hati manusia menghirup fajar hari&lt;br /&gt;dan mencerminkan gairah tegar kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-1146117049041919607?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/1146117049041919607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1146117049041919607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1146117049041919607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/sahabat.html' title='Sahabat'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-5779755730639936054</id><published>2010-01-10T17:29:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T17:29:00.503-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>MERINDU</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Tempus Sans ITC&amp;quot;;"&gt;Menunggumu sungguh butuh kesabaran&lt;br /&gt;Antarkan ketegaran hatiku dalam ujian&lt;br /&gt;Himpitan rasa menggumpal dalam kalbu&lt;br /&gt;Iringi keteguhan niat tuk mendapatkanmu&lt;br /&gt;Parasmu sering hadir dalam lamunanku&lt;br /&gt;Antarkan kerinduanku akan dirimu kekasihku&lt;br /&gt;Labuhkan hasratku tuk memadu kasih denganmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-5779755730639936054?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/5779755730639936054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/merindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5779755730639936054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/5779755730639936054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/merindu.html' title='MERINDU'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-846412431128985163</id><published>2010-01-10T17:19:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T17:19:08.953-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan Untuk Saudariku'/><title type='text'>BANGGA MENJADI IBU RUMAH TANGGA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: center;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Penulis: Ummu Ayyub&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: center;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Muroja’ah: Ust Abu Ahmad&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Hebatrasanya ketika mendengar ada seorang wanita lulusan sebuah universitas ternamatelah bekerja di sebuah perusahaan bonafit dengan gaji jutaan rupiah per bulan.Belum lagi perusahaan sering menugaskan wanita tersebut terbang ke luar negriuntuk menyelesaikan urusan perusahaan. Tergambar seolah kesuksesan telah diaraih. Benar seperti itukah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Kebanyakanorang akan beranggapan demikian. Sesuatu dikatakan sukses lebih dinilai darisegi materi sehingga jika ada sesuatu yang tidak memberi nilai materi akandianggap remeh. Cara pandang yang demikian membuat banyak dari wanita muslimahbergeser dari fitrohnya. Berpandangan bahwa sekarang sudah saatnya wanita tidakhanya tinggal di rumah menjadi ibu, tapi sekarang saatnya wanita ’menunjukkaneksistensi diri’ di luar. Menggambarkan seolah-olah tinggal di rumah menjadiseorang ibu adalah hal yang rendah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Kita bisadapati ketika seorang ibu rumah tangga ditanya teman lama &lt;i&gt;”Sekarang kerja dimana?”&lt;/i&gt;rasanya terasa berat untuk menjawab, berusaha mengalihkan pembicaraan ataumenjawab dengan suara lirih sambil tertunduk &lt;i&gt;”Saya adalah ibu rumah tangga”&lt;/i&gt;.Rasanya malu! Apalagi jika teman lama yang menanyakan itu ”sukses” berkarir disebuah perusahaan besar. Atau kita bisa dapati ketika ada seorang muslimahlulusan universitas ternama dengan prestasi bagus atau bahkan berpredikat &lt;i&gt;cumlaude&lt;/i&gt;hendak berkhidmat di rumah menjadi seorang istri dan ibu bagi anak-anak, diaharus berhadapan dengan ”nasehat” dari bapak tercintanya: &lt;i&gt;”Putriku! Kamu kansudah sarjana, cumlaude lagi! Sayang kalau cuma di rumah saja ngurus suami dananak.”&lt;/i&gt; Padahal, putri tercintanya hendak berkhidmat dengan sesuatu yangmulia, yaitu sesuatu yang memang menjadi tanggung jawabnya. Disana ia inginmencari surga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Ibu SebagaiSeorang Pendidik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;SyaikhMuhammad bin Shalih al ’Utsaimin &lt;i&gt;rahimahullah&lt;/i&gt; mengatakan bahwa perbaikanmasyarakat bisa dilakukan dengan dua cara: Pertama, perbaikan secara lahiriah,yaitu perbaikan yang berlangsung di pasar, masjid, dan berbagai urusan lahiriahlainnya. Hal ini banyak didominasi kaum lelaki, karena merekalah yang seringnampak dan keluar rumah. Kedua, perbaikan masyarakat di balik layar, yaituperbaikan yang dilakukan di dalam rumah. Sebagian besar peran ini diserahkanpada kaum wanita sebab wanita merupakan pengurus rumah. Hal ini sebagaimanadifirmankan Allah subhanahu wa ta’ala yang artinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;”Danhendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias danbertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlahsholat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allahbermaksud hendak menghilangkan dosa kalian, hai Ahlul Bait dan membersihkankamu sebersih-bersihnya.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; (QS. Al-Ahzab: 33)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Pertumbuhangenerasi suatu bangsa adalah pertama kali berada di buaian para ibu. Iniberarti seorang ibu telah mengambil jatah yang besar dalam pembentukan pribadisebuah generasi. Ini adalah tugas yang besar! Mengajari mereka kalimat &lt;i&gt;LaaIlaaha Illallah&lt;/i&gt;, menancapkan tauhid ke dada-dada mereka, menanamkankecintaan pada Al Quran dan As Sunah sebagai pedoman hidup, kecintaan padailmu, kecintaan pada Al Haq, mengajari mereka bagaimana beribadah pada Allahyang telah menciptakan mereka, mengajari mereka akhlak-akhlak mulia, mengajarimereka bagaimana menjadi pemberani tapi tidak sombong, mengajari mereka untukbersyukur, mengajari bersabar, mengajari mereka arti disiplin, tanggung jawab,mengajari mereka rasa empati, menghargai orang lain, memaafkan, dan masihbanyak lagi. Termasuk di dalamnya hal yang menurut banyak orang dianggapsebagai sesuatu yang kecil dan remeh, seperti mengajarkan pada anak adab kekamar mandi. Bukan hanya sekedar supaya anak tau bahwa masuk kamar mandi itudengan kaki kiri, tapi bagaimana supaya hal semacam itu bisa menjadi kebiasaanyang lekat padanya. Butuh ketelatenan dan kesabaran untuk membiasakannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;SebuahTanggung Jawab&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;AllahSubhanahu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;wa&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; Ta’ala berfirman, yang artinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;”Haiorang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api nerakayang bahan bakarnya manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar,yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nyakepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; (QS. AtTahrim: 6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Firman AllahSubhanahu wa Ta’ala yang artinya: &lt;i&gt;”Peliharalah dirimu dan keluargamu!”&lt;/i&gt;di atas menggunakan &lt;i&gt;Fi’il Amr&lt;/i&gt; (kata kerja perintah) yang menunjukkanbahwa hukumnya wajib. Oleh karena itu semua kaum muslimin yang mempunyaikeluarga wajib menyelamatkan diri dan keluarga dari bahaya api neraka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;TentangSurat At Tahrim ayat ke-6 ini, Ali bin Abi Thalib &lt;i&gt;radhiyallahu ’anhu&lt;/i&gt;berkata, &lt;i&gt;”Ajarkan kebaikan kepada dirimu dan keluargamu.”&lt;/i&gt; (Diriwayatkanoleh Al Hakim dalam &lt;i&gt;Mustadrak&lt;/i&gt;-nya (IV/494), dan ia mengatakan hadist inishahih berdasarkan syarat Bukhari dan Muslim, sekalipun keduanya tidakmengeluarkannya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Muqatilmengatakan bahwa maksud ayat tersebut adalah, setiap muslim harus mendidik diridan keluarganya dengan cara memerintahkan mereka untuk mengerjakan kebaikan danmelarang mereka dari perbuatan maksiat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Ibnu Qoyyimmenjelaskan bahwa beberapa ulama mengatakan bahwa Allah subhanahu wa ta’alaakan meminta pertanggungjawaban setiap orang tua tentang anaknya pada harikiamat sebelum si anak sendiri meminta pertanggungjawaban orang tuanya.Sebagaimana seorang ayah itu mempunyai hak atas anaknya, maka anak punmempunyai hak atas ayahnya. Jika Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, &lt;i&gt;”Kamiwajibkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya.”&lt;/i&gt; (QS.Al Ankabut: 7), maka disamping itu Allah juga berfirman, &lt;i&gt;”Peliharalah dirimudan keluargamu dari api neraka yang berbahan bakar manusia dan batu.”&lt;/i&gt; (QS.At Tahrim: 6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Ibnu Qoyyimselanjutnya menjelaskan bahwa &lt;i&gt;barang&lt;/i&gt; siapa yang mengabaikan pendidikananaknya dalam hal-hal yang bermanfaat baginya, lalu ia membiarkan begitu saja,berarti telah melakukan kesalahan besar. Mayoritas penyebab kerusakan anakadalah akibat orang tua yang acuh tak acuh terhadap anak mereka, tidak maumengajarkan kewajiban dan sunnah agama. Mereka menyia-nyiakan anak ketika masihkecil sehingga mereka tidak bisa mengambil keuntungan dari anak mereka ketikadewasa, sang anak pun tidak bisa menjadi anak yang bermanfaat bagi ayahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Adapun dalilyang lain &lt;i&gt;diantaranya&lt;/i&gt; adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;”dan berilah peringatan kepada kerabatmu yang dekat.”&lt;/i&gt; (QS asy Syu’ara’:214)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Abdullah binUmar &lt;i&gt;radhiyallahu ’anhuma&lt;/i&gt; mengatakan bahwa Rasulullah &lt;i&gt;shalallahu’alaihi wa sallam&lt;/i&gt; bersabda (yang artinya), &lt;i&gt;”Kaum lelaki adalah pemimpinbagi keluarganya di rumah, dia bertanggung jawab atas keluarganya. Wanita punpemimpin yang mengurusi rumah suami dan anak-anaknya. Dia pun bertanggung jawabatas diri mereka. Budak seorang pria pun jadi pemimpin mengurusi harta tuannya,dia pun bertanggung jawab atas kepengurusannya. Kalian semua adalah pemimpindan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.”&lt;/i&gt; (HR. Bukhari 2/91)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Dariketerangan di atas, nampak jelas bahwa setiap insan yang ada hubungan keluargadan kerabat hendaknya saling bekerja sama, saling menasehati dan turut mendidikkeluarga. Utamanya orang tua kepada anak, karena mereka sangat membutuhkanbimbingannya. Orang tua hendaknya memelihara fitrah anak agar tidak kena nodasyirik dan dosa-dosa lainnya. Ini adalah tanggung jawab yang besar yang kitaakan dimintai pertanggungjawaban tentangnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;SiapaMenanam, Dia akan Menuai Benih&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Bagaimanahati seorang ibu melihat anak-anaknya tumbuh? Ketika tabungan anak kita yangusia 5 tahun mulai menumpuk, &lt;i&gt;”Mau untuk apa nak, tabungannya?”&lt;/i&gt; Matarasanya haru ketika seketika anak menjawab &lt;i&gt;”Mau buat beli CD murotal, Mi!”&lt;/i&gt;padahal anak-anak lain kebanyakan akan menjawab &lt;i&gt;”Mau buat beli PS!”&lt;/i&gt; Atauketika ditanya tentang cita-cita, &lt;i&gt;”Adek pengen jadi ulama!”&lt;/i&gt; Haru!mendengar jawaban ini dari seorang anak tatkala ana-anak seusianya bermimpi &lt;i&gt;”pengenjadi Superman!”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Jiwa sepertiini bagaimana membentuknya? Butuh seorang pendidik yang ulet dan telaten.Bersungguh-sungguh, dengan tekad yang kuat. Seorang yang sabar untuk setiaphari menempa dengan dibekali ilmu yang kuat. Penuh dengan tawakal danbergantung pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lalu… jika seperti ini, bisakah kitabegitu saja menitipkannya pada pembantu atau membiarkan anak tumbuh begitusaja?? Kita sama-sama tau lingkungan kita bagaimana (TV, media, masyarakat,…)Siapa lagi kalau bukan kita, wahai para ibu -atau calon ibu-?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Setelah kitamemahami besarnya peran dan tanggung jawab seorang ibu sebagai seorangpendidik, melihat realita yang ada sekarang sepertinya keadaannya menyedihkan!Tidak semua memang, tapi banyak dari para ibu yang mereka sibuk bekerja dantidak memperhatikan bagaimana pendidikan anak mereka. Tidak memperhatikanbagaimana aqidah mereka, apakah terkotori dengan syirik atau tidak. Bagaimanaibadah mereka, apakah sholat mereka telah benar atau tidak, atau bahkan malah tidakmengerjakannya… Bagaimana mungkin pekerjaan menancapkan tauhid di dada-dadagenerasi muslim bisa dibandingkan dengan gaji jutaan rupiah di perusahaanbonafit? Sungguh! sangat jauh perbandingannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Anehnyalagi, banyak ibu-ibu yang sebenarnya tinggal di rumah namun tidak juga merekamemperhatikan pendidikan anaknya, bagaimana kepribadian anak mereka dibentuk.Penulis sempat sebentar tinggal di daerah yang sebagian besar ibu-ibu nyamenetap di rumah tapi sangat acuh dengan pendidikan anak-anak mereka. Membesarkananak seolah hanya sekedar memberinya makan. Sedih!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Padahal anakadalah investasi bagi orang tua di dunia dan akhirat! Setiap upaya yang kitalakukan demi mendidiknya dengan ikhlas adalah suatu kebajikan. Setiap kebajikanakan mendapat balasan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tidak inginkahhari kita terisi dengannya? Atau memang yang kita inginkan adalah kesuksesankarir anak kita, meraih hidup yang berkecukupan, cukup untuk membeli rumahmewah, cukup untuk membeli mobil mentereng, cukup untuk membayar 10 pembantu,mempunyai keluarga yang bahagia, berakhir pekan di villa. Tanpa memperhatikanbagaimana aqidah, bagaimana ibadah, asal tidak bertengkar dan bisa senyum dantertawa ria di rumah, disebutlah itu dengan bahagia. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Ketika usiasenja, mata mulai rabun, tulang mulai rapuh, atau bahkan tubuh ini hanya mampuberbaring dan tak bisa bangkit dari ranjang untuk sekedar berjalan. Siapa yangmau mengurus kita kalau kita tidak pernah mendidik anak-anak kita? Bukankahmereka sedang sibuk dengan karir mereka yang dulu pernah kita banggakan, ataumungkin sedang asik dengan istri dan anak-anak mereka?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Ketikamalaikat maut telah datang, ketika jasad telah dimasukkan ke kubur, ketika dirisangat membutuhkan doa padahal pada hari itu diri ini sudah tidak mampu berbuatbanyak karena pintu amal telah ditutup, Siapakah yang mendoakan kita kalau kitatidak pernah mengajari anak-anak kita? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-left: 36.0pt; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Lalu…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Masihkahkita mengatakan jabatan ibu rumah tangga dengan kata ’cuma’? dengan tertundukdan suara lirih karena malu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Wallahua’lam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Maroji’:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol align="justify" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Dapatkan Hak-Hakmu, Wahai     Muslimah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; oleh Ummu Salamah as Salafiyyah. Judul asli: &lt;i&gt;Al-Intishaar     li Huquuqil Mu’minaat&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Mendidik Anak bersama Nabi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt; oleh     Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid. Judul Asli: &lt;i&gt;Manhaj At-Tarbiyyah     An-Nabawiyyah lit-Thifl&lt;/i&gt; &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;Majalah Al Furqon Edisi: 8 Tahun V/Rabi’ul Awwal     1427/April 2006 &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-846412431128985163?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/846412431128985163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/bangga-menjadi-ibu-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/846412431128985163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/846412431128985163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/bangga-menjadi-ibu-rumah-tangga.html' title='BANGGA MENJADI IBU RUMAH TANGGA'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-2259139354788919713</id><published>2010-01-10T17:14:00.001-08:00</published><updated>2010-01-10T17:16:10.389-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Jikalah Anda Menjadi Masa Lalu...</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Arial; font-size: 8pt;"&gt;Jikalah deritaakan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,&lt;br /&gt;Sedang ketegaran akan lebih indah dikenang nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa tidak dinikmati saja,&lt;br /&gt;Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,&lt;br /&gt;Sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah kebencian dan kemarahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,&lt;br /&gt;Sedang menahan diri adalah lebih berpahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah kesalahan akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,&lt;br /&gt;Sedang taubat itu lebih utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah harta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri,&lt;br /&gt;Sedang kedermawanan justru akan melipat gandakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah kepandaian akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia,&lt;br /&gt;Sedang dengannya manusia diminta memimpin dunia agar sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah cinta akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,&lt;br /&gt;Sedang memberi akan lebih banyak menuai arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah bahagia akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti dirasakan sendiri,&lt;br /&gt;Sedang berbagi akan membuatnya lebih bermakna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalah hidup akan menjadi masa lalu pada akhirnya,&lt;br /&gt;Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,&lt;br /&gt;Sedang begitu banyak kebaikan bisa dicipta.&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt;&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Arial; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari nanti,&lt;br /&gt;Saat semua telah menjadi masa lalu&lt;br /&gt;Aku ingin ada di antara mereka&lt;br /&gt;Yang bertelekan di atas permadani&lt;br /&gt;Sambil bercengkerama dengan tetangganya&lt;br /&gt;Saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya di masa lalu&lt;br /&gt;Hingga mereka mendapat anugerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[(Duhai kawan, dulu aku miskin dan menderita, namun aku tetap berusaha&lt;br /&gt;senantiasa bersyukur dan bersabar. Dan ternyata, derita itu hanya sekejap saja&lt;br /&gt;dan cuma seujung kuku, di banding segala nikmat yang kuterima di sini)-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Wahai kawan, dulu aku membuat dosa sepenuh bumi, namun aku bertobat dan tak&lt;br /&gt;mengulang lagi hingga maut menghampiri. Dan ternyata, ampunan-Nya seluas alam&lt;br /&gt;raya, hingga sekarang aku berbahagia)]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari nanti&lt;br /&gt;Ketika semua telah menjadi masa lalu&lt;br /&gt;Aku tak ingin ada di antara mereka&lt;br /&gt;Yang berpeluh darah dan berkeluh kesah:&lt;br /&gt;Andai di masa lalu mereka adalah tanah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[(Duhai! harta yang dahulu kukumpulkan sepenuh raga, ilmu yang kukejar setinggi&lt;br /&gt;langit, kini hanyalah masa lalu yang tak berarti. Mengapa dulu tak kubuat&lt;br /&gt;menjadi amal jariah yang dapat menyelamatkanku kini?)-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Duhai! nestapa, kecewa, dan luka yang dulu kujalani, ternyata hanya sekejap&lt;br /&gt;saja dibanding sengsara yang harus kuarungi kini. Mengapa aku dulu tak sanggup&lt;br /&gt;bersabar meski hanya sedikit jua?)]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-2259139354788919713?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/2259139354788919713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/jikalah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2259139354788919713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2259139354788919713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/jikalah.html' title='Jikalah Anda Menjadi Masa Lalu...'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-4490044916448682379</id><published>2010-01-10T17:01:00.001-08:00</published><updated>2010-01-10T17:01:22.930-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Bolehkah Menunda Mandi Wajib Hingga Terbit Fajar</title><content type='html'>&lt;h4 align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Syaikh Abdul Aziz bin Baaz&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Apakah boleh menunda mandi karena junub hingga fajar terbit? Dan apakah boleh bagi wanita untuk menunda mandi haidh dam mandi nifas hingga terbitnya fajar? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Jawaban:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Jika masa haidh seorang wanita telah habis sebelum fajar, maka ia diharuskan untuk berpuasa dan tidak ada larangan baginya untuk menunda mandi wajibnya itu hingga terbitnya fajar. Akan tetapi tidak boleh baginya untuk menunda mandinya hingga terbit matahari, bahkan wajib baginya untuk mandi dan melaksanakan shalat sebelum matahari terbit, begitu pula hukum mandi junub bagi pria, yaitu tidak boleh ditunda sampai setelah terbit matahari, bahkan wajib baginya mandi dan shalat Subuh sebelum terbitnya matahri, dan juga wajib bagi pria untuk bersegera mandi agar dapat melaksanakan shalat Subuh berjama'ah.&lt;br /&gt;[&lt;i&gt;Fatawa Ash-Shiyam. Syaikh Ibnu Baaz, 65&lt;/i&gt;] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-4490044916448682379?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/4490044916448682379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/bolehkah-menunda-mandi-wajib-hingga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4490044916448682379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/4490044916448682379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/bolehkah-menunda-mandi-wajib-hingga.html' title='Bolehkah Menunda Mandi Wajib Hingga Terbit Fajar'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7790478794511544568</id><published>2010-01-10T16:58:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T16:58:06.508-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Keringanan Memakai Wangi-Wangian Yang Tidak Tercium Baunya Oleh Selain Muhrim</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Amr bin Abdul Mun'im&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Wanita muslimah hendaknya mengetahui bahwa minyak wangi (parfum) merupakan salah satu perhiasan baik bagi laki-laki maupun bagi wanita, yang secara mutlak diperbolehkan bagi orang laki-laki dan pada waktu-waktu tertentu disunnahkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Sedangkan bagi wanita diberikan keringanan untuk memakainya. Hal itu didasarkan pada sabda Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Apabila salah seorang di antara kalian menyaksikan waktu Isya' -dalam sebuah riwayat disebutkan : masjid- maka hendaklah dia memakai wangi-wangian pada malam itu"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Muslim] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Juga sabdanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Setiap wanita mana saja yang terkena bau wangi, maka hendaklah dia tidak mengerjakan shalat Isya' bersama kami"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Muslim] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Setiap wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu dia berjalan melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau wanginya itu, berarti dia telah berzina"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits ini shahih. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad (IV/414) Juga diriwayatkan oleh Abu Dawud (4173). Imam Tirmidzi (2786). Imam Nasa'i (VIII/153) melalui Ghanim bin Qais dari Abu Musa Al-Asy'ari] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Sabda Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;"maka hendaklah dia tidak memakai wangi-wangian pada malam itu"&lt;/i&gt; secara jelas membolehkan wanita memakai wangi-wangian di dalam rumah mereka selama baunya tidak tercium oleh laki-laki yang bukan muhrim. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dari Abu Sa'id Al-Khudry &lt;i&gt;Radhiyallahu 'anhu&lt;/i&gt;, Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; pernah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Mandi pada hari jum'at wajib bagi setiap orang yang bermimpi, juga bersiwak, dan memakai minyak wangi secukupnya"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dari Zainab bin Abi Salamah &lt;i&gt;Radhiyallahu 'anha&lt;/i&gt;, dia menceritakan tentang hadits tiga orang ini. Zainab binti Abi Salamah berkata. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Aku pernah mendatangi Ummu Habibah, isteri Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, pada saat ayahnya, Abu Sufyan bin Harb meninggal dunia, lalu dia meminta diambilkan minyak wangi yang berwarna kuning, lalu seorang hamba sahaya wanita memakaikan dan mengusapkan ke jambangnya, kemudian berkata : "Demi Allah, sebenarnya aku tidak membutuhkan minyak wangi, tetapi aku pernah mendengar Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; pernah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Tidak diperbolehkan bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung lebih dari tiga hari, kecuali karena kematian suaminya, selama empat bulan sepuluh hari"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Selanjutnya Zainab berkata. "Kemudian aku masuk menemui Zainab binti Jahsy pada saat saudaranya meninggal. lalu dia mengambil minyak wangi dan memakainya, kemudian berkata : "Demi Allah, sebenarnya aku tidak membutuhkan minyak wangi, tetapi aku pernah mendengar Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; pernah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Tidak diperbolehkan bagi wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir berkabung lebih dari tiga hari, kecuali karena kematian suaminya, selama empat bulan sepuluh hari"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Lebih lanjut Zainab menceritakan : Dan aku juga pernah mendengar Ummu Salamah &lt;i&gt;Radhiyallahu 'anha&lt;/i&gt; berkata. "Ada seorang wanita yang datang kepada Nabi &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; seraya bertutur. "Wahai Rasulullah, putriku telah ditinggal mati suaminya dan ketika dia sakit mata, apakah boleh aku mencelakinya ?. "Tidak", jawab Rasulullah. Ketika pertanyaan itu diulang sampai dua tiga kali tetap dijawab tidak, oleh beliau. Kemudian beliau bersabda. "Sesungguhnya hanya empat bulan sepuluh hari padahal dulu di masa jahiliyah membuang kotoran unta (yakni membuang sial) hanya sesudah satu tahun". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Hummaid berkata, "Maka aku bertanya kepada Zainab bagaimana membuang kotoran unta sesudah satu tahun itu ?. Zainab menjawab. "Seorang wanita apabila ditinggal mati suaminya lalu ke &lt;i&gt;sepen&lt;/i&gt; (gubug kecil di belakang rumah) dan memakai baju yang paling buruk dan tidak boleh mengenakan wangi-wangian selama satu tahun, dan sesudah satu tahun dibawakan kepadanya keledai atau kambing atau burung. Kemudian dia bersihkan badannya dari semua kotoran dengan menggunakan binatang tersebut dan jarang sekali binatang yang digunakan untuk membersihkan badannya itu dapat hidup, yakni segera mati. Selanjutnya dia keluar dari sepen tersebut lalu diberikan kotoran unta untuk dilemparkannya, lalu kembali seperti biasa mengenakan wangi-wangian dan lain sebagainya". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Malik ditanya : "Bagaimana cara membersihkan hal itu ?. Dia menjawab. "Mengusap-usapkan badannya ke binatang itu". [Hadits Riwayat Muttafaqun 'alaihi]. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Semua hadits di atas secara jelas membolehkan wanita memakai wangi-wangian, tidak mutlak. Karena seperti yang telah kami uraikan sebelumnya bahwa minyak wangi merupakan salah satu perhiasan baik bagi laki-laki maupun perempuan. Dan Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memerintahkan kaum wanita untuk tidak memperlihatkan perhiasan mereka kepada laki-laki yang bukan muhrimnya, dimana Dia berfirman. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Katakanlah kepada wanita yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangan mereka, memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang biasa nampak darinya. Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami, ayah mereka, ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan jangan mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman supaya kalian beruntung"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [An-Nuur : 31] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Tidak diragukan lagi bahwa minyak wangi merupakan salah satu macam dari perhiasan yang tidak diperbolehkan untuk diperlihatkan kepada orang-orang yang bukan muhrimnya, sebagaimana telah ada larangan bagi wanita pergi ke masjid dengan memakai minyak wangi. Dan ancaman bagi wanita yang keluar rumah dengan memakai minyak wangi supaya orang laki-laki mencium baunya sungguh sangat berat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits dari Abu Musa Al-Asy'ari &lt;i&gt;Radhiyallahu 'anhu&lt;/i&gt;, dia menceritakan Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; pernah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Setiap wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu dia berjalan melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau wanginya itu, berarti dia telah berzina"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits ini Shahih. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad (IV/414). Juga diriwayatkan Abu Daud (4173). Imam Tirmidzi (2786). Imam Nasa'i (VIII/153) melalui Ghanim bin Qais, dari Abu Musa Al-Asy'ari] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Oleh karena itu wanita Muslimah diberikan untuk memakai wangi-wangian di dalam rumah dengan syarat tidak tercium oleh orang-orang yang bukan muhrimnya, karena wangi-wangian itu dapat membangkitkan nafsu birahi dalam diri mereka, selain karena wangi-wangi itu juga termasuk perhiasan yang apabila diperlihatkan akan mamancingkan timbulnya perzinaan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Hal ini terlihat pada apa yang dikandung dalam hadits berikut ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, sesungguhnya dia tidak pernah menolak minyak wangi. Dan dia merasa yakin bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam juga tidak menolak minyak wangi"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Bukhari] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Apabila seorang wanita hendak pergi ke masjid atau untuk beberapa keperluan, maka hendaklah dia tidak memakai minyak wangi. Dan apabila telah terlanjur mamakainya di rumah sedang dia harus pergi ke suatu tempat maka dia harus membersihkan diri sehingga bau minyak wangi itu tidak tercium". [&lt;i&gt;Telah disebutkan dalam sebuah hadits dha'if dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda&lt;/i&gt;: "Apabila seorang wanita akan pergi ke masjid maka hendaklah dia mandi membersihkan diri dari minyak wangi seperti dia mandi janabah". &lt;i&gt;Diriwayatkan oleh Imam Nasa'i (VIII/153) melalui Shafwan bin Salim, dari seorang yang dapat dipercaya, dari Abu Hurairah. Mengenai hal ini penulis . 'Perawi hadist ini dari Abu Hurairah mubham&lt;/i&gt; (tidak jelas), &lt;i&gt;meskipun didukung oleh Shaewan bin Salim. Dan juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam bukunya Al-Musnad (11/297, 444,461) melalui Ashim bin Ubaidillah, dari Ubaid Maula, dari Abu Hurairah. Ashim bin Ubaidillah adalah orang yang dha'if. Dan seperti yang kami sebutkan, dia tidak dapat dijadikan pegangan dalam hadits ini. Seperti yang diketahui, kebanyakan minyak wangi akan hilang dengan siraman air, dan itu tidak lain kecuali dengan mandi&lt;/i&gt;]. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;Disalin dari buku 30 Keringanan Bagi Wanita, oleh Amr Bin Abdul Mun'in, terbitan Pustaka Azzam - Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7790478794511544568?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7790478794511544568/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/keringanan-memakai-wangi-wangian-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7790478794511544568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7790478794511544568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/keringanan-memakai-wangi-wangian-yang.html' title='Keringanan Memakai Wangi-Wangian Yang Tidak Tercium Baunya Oleh Selain Muhrim'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-7705347318174552141</id><published>2010-01-10T16:48:00.001-08:00</published><updated>2010-01-10T16:48:47.929-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Larangan Keluar Rumah Dengan Memakai Wangi-Wangian</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;h4 align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Amr bin Abdul Mun'im&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dari Zainab Al-Tsaqafiyyah &lt;i&gt;Radhiyallahu 'anha&lt;/i&gt;, dari Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, beliau pernah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Apabila salah seorang di antara kalian menyaksikan waktu Isya, -dalam suatu riwayat disebutkan : masjid- maka hendaklah dia tidak memakai wangi-wangian pada malam itu"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Muslim] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dan dari Abu Hurairah &lt;i&gt;Radhiyallahu 'anhu&lt;/i&gt;, dia menceritakan, Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; telah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Setiap wanita mana saja yang terkena bau wangi maka hendaklah dia tidak mengerjakan shalat Isya bersama kami"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Muslim] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dan dari Abu Musa Al-Asy'ari &lt;i&gt;Radhiyallahu 'anhu&lt;/i&gt;, dia menceritakan, Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; telah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Setiap wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu dia berjalan melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau wanginya itu, berarti dia telah berzina"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits ini Shahih. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad (IV/414). Juga diriwayatkan oleh Abu Daud (4173). Imam Tirmidzi (2786). Imam Nasa'i (VIII/153) melalui Ghanim bin Qais, dari Abu Musa Al-Asy'ari] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Hadits-hadits tersebut di atas menunjukkan larangan keluarnya dari rumah wanita dengan memakai wangi-wangian, karena memakai wangi-wangian di hadapan orang laki-laki dapat membangkitkan nafsu birahi dalam diri mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dalam menerangkan hadits di atas, Al-Allamah Al-Mubarakfuri &lt;i&gt;Rahimahullahu&lt;/i&gt; mengatakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Yang demikian disebut berzina karena wangi-wangian yang dikenakan wanita dapat membangkitkan syahwat laki-laki dan menarik perhatian mereka. Laki-laki yang melihatnya berarti telah berzina dengan mata, dan dengan demikian wanita itu telah melakukan perbuatan dosa". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Mengenai hal ini penulis katakan, "Selain itu, memandang wanita merupakan pendahuluan dari perbuatan zina kemaluan. Oleh karena itu setiap wanita Muslimah wajib tidak keluar dari rumahnya kecuali untuk kebutuhan yang dibolehkan syari'at. Tetapi apabila dia harus keluar, maka dia harus mengindahkan adab sopan santun yang ditetapkan syari'at, mengenakan hijab, memakai pakaian yang tidak menarik perhatian orang lain serta tidak memakai wangi-wangian. Sedangkan pada saat kembali ke rumah, dia dibolehkan memakai wangi-wangian yang dikehendakinya dengan syarat tidak tercium oleh laki-laki yang bukan muhrim". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;Disalin dari buku 30 Larangan Bagi Wanita, oleh Amr Bin Abdul Mun'in, terbitan Pustaka Azzam - Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-7705347318174552141?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/7705347318174552141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/larangan-keluar-rumah-dengan-memakai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7705347318174552141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/7705347318174552141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/larangan-keluar-rumah-dengan-memakai.html' title='Larangan Keluar Rumah Dengan Memakai Wangi-Wangian'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-8331127464776368871</id><published>2010-01-10T16:47:00.001-08:00</published><updated>2010-01-10T16:47:42.518-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Jika Seorang Wanita Bermimpi Dan Mengeluarkan Cairan Yang Tidak Mengenai Pakaiannya, Apakah Ia Wajib Mandi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;h4 align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Al-Lajnah Ad-Da'imah Lil Ifta'&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta' ditanya : Saat saya bermimpi, saya segera sadar dan bangun untuk menahan keluarnya cairan pada pakaian saya, lalu saya keluarkan di kamar mandi, apakah wajib bagi saya untuk mandi atau cukup berwudhu saja untuk melakukan shalat dan membaca Al-Qur'an ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Jawaban:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Anda wajib mandi karena mimpi itu menyebabkan keluar cairan, baik mani itu Anda keluarkan di pakaian Anda ataupun di kamar mandi, karena wajib mandi pada mimpi berdasarkan pada keluarnya mani sesuai dengan sabda Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; : "&lt;i&gt;Air (mandi) dikarenakan air (keluarnya mani)&lt;/i&gt;", juga berdasarkan sabda Nabi &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; pula, saat Ummu Salim bertanya kepada beliau : "Sesungguhnya Allah tidak malu pada kebenaran, apakah wajib mandi bagi wanita yang mengalami mimpi?" maka beliau bersabda: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"&lt;i&gt;Artinya : Ya, wajib baginya untuk mandi jika ia melihat air (mimpi itu keluarnya mani)&lt;/i&gt;". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;[&lt;i&gt;Fatawa Al-Lajnah Ad-Da'imah, 5/307&lt;/i&gt;] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" style="width: 225pt;" width="300" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4 align="justify"&gt;Wajib Mandikah Bila Keluarnya Mani Karena Syahwat Tanpa Bersetubuh&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Al-Lajnah Ad-Da'imah Lil Ifta' ditanya: Wajib mandikah bagi wanita yang mengeluarkan mani karena adanya syahwat tanpa melakukan persetubuhan ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Jawaban:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Jika keluarnya mani dari seorang wanita dengan disertai rasa nikmat maka wajib baginya untuk mandi.&lt;br /&gt;[&lt;i&gt;Al-Lajnah Ad-Da'imah, 5/311&lt;/i&gt;] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;Disalin dari buku Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan, terbitan Darul Haq hal. 26-27 penerjemah Amir Hamzah Fakhruddin.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-8331127464776368871?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/8331127464776368871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/jika-seorang-wanita-bermimpi-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8331127464776368871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/8331127464776368871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/jika-seorang-wanita-bermimpi-dan.html' title='Jika Seorang Wanita Bermimpi Dan Mengeluarkan Cairan Yang Tidak Mengenai Pakaiannya, Apakah Ia Wajib Mandi'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-2291342802993099657</id><published>2010-01-10T16:46:00.000-08:00</published><updated>2010-01-10T16:46:13.847-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Larangan Keluar Rumah Tanpa Adanya Kebutuhan</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;h4 align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Amr bin Abdul Mun'im&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Imam Ibnu Jauzi Rahimahullahu mengatakan. [&lt;i&gt;Ahkamun Nisa' hal. 32&lt;/i&gt;] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Seorang wanita harus senantiasa berusaha untuk tidak keluar rumah meskipun ada kesempatan. Apabila keadaan mendesaknya keluar, maka dia harus meminta izin kepada suaminya, dan harus memilih jalan sepi, jauh dari keramaian dan pasar. Selain itu, dia harus berjalan dengan langkah yang tidak terdengar dan berjalan di tepi jalan dan bukan di tengahnya". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dalam hal ini penulis katakan, hal itu didasarkan pada adanya seruan Allah Subhanahu wa Ta'ala yang mengharuskan kaum wanita untuk tetap tinggal di rumah dan tidak keluar kecuali untuk keperluan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Allah Azza wa Jalla telah berfirman. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;(1)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;(2)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; ..."&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; [Al-Ahzab : 33] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol align="justify" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Maksudnya adalah isteri-isteri Rasulullah agar tetap di rumah, dan keluar apabila ada keperluan yang dibenarkan oleh syarat. Perintah ini juga ditujukan kepada seluruh wanita Muslimah. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="mso-list: l0 level1 lfo2; mso-margin-bottom-alt: auto; mso-margin-top-alt: auto; tab-stops: list 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Yang dimaksud dengan "Jahiliyah dahulu" adalah Jahiliyah kekafiran yang terdapat sebelum zaman Nabi Muhammad &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. Dan yang dimaksud dengan "Jahiliyah sekarang" adalah Jahiliyah kemaksiatan yang terjadi sesudah datangnya Islam. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Perintah ini meskipun hanya ditujukan kepada isteri-isteri Nabi &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, namun demikian mencakup seluruh wanita Muslimah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dari Ummul Mukminin Aisyah &lt;i&gt;Radhiyallahu anha&lt;/i&gt;, dia menceritakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Seandainya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengetahui apa yang terjadi pada kaum wanita, niscaya beliau akan melarang mereka berangkat ke masjid sebagaimana larangan yang berlaku bagi wanita Bani Israel"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Muttafaqun 'alaih] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dari Ibnu Umar &lt;i&gt;Radhiyallahu anhu&lt;/i&gt;, dia menceritakan, Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Janganlah kalian melarang isteri-isteri kalian pergi ke masjid, tetapi berdiam di rumah adalah lebih baik bagi mereka"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits shahih. Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud (567) melalui Habib bin Abi Tsabit, dari Ibnu Umar]. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dari Aisyah &lt;i&gt;Radhiyallahu anha&lt;/i&gt;, dia menceritakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Saudah -setelah dikeluarkan perintah penguluran hijab- keluar untuk suatu keperluan, dia ini wanita berbadan besar, tidak asing bagi orang yang melihatnya. Maka Umar bin Khaththab melihatnya dan berkata. "Wahai Saudah, demi Allah, apa yang sembunyikan dari kami. Lihatlah bagaimana engkau sembunyikan dari kami. Lihatlah bagaimana Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, sedang beliau berada di rumahku melakukan makan malam dan ditanganya terdapat otot. Kemudian dia (Saudah) menemui beliau dan berkata. "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku pernah keluar untuk beberapa keperluan, lalu Umar berkata kepadaku : 'ini dan itu'. Aisyah melanjutkan. "Lalu Allah memberikan wahyu kepada beliau, dan diangkat darinya dan beliau berkata. "Sesungguhnya telah diizinkan kepada kalian keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Muttafaqun 'alaih] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Oleh karena itu, wahai wanita Muslimah, kalian semua harus mengindahkan dan mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya untuk tetap tinggal di rumah, dan tidak keluar kecuali untuk keperluan yang telah ditetapkan oleh syari'at, serta senantiasa memperhatikan sopan santun yang diajarkan syari'at dalam bepergian. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;Disalin dari buku 30 Larangan Bagi Wanita, oleh Amr Bin Abdul Mun'in, terbitan Pustaka Azzam - Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-2291342802993099657?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/2291342802993099657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/larangan-keluar-rumah-tanpa-adanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2291342802993099657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/2291342802993099657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/larangan-keluar-rumah-tanpa-adanya.html' title='Larangan Keluar Rumah Tanpa Adanya Kebutuhan'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-1225803331606682298</id><published>2010-01-10T03:35:00.003-08:00</published><updated>2010-01-10T03:35:58.513-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Wajib Mandikah Wanita Yang Bermimpi (Mimpi Basah)</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;h4 align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: Apakah seorang wanita mengalami mimpi (mimpi basah)? Jika ia mengalami mimpi itu, apakah yang ia lakukan? Dan jika seorang wanita mengalami mimpi itu kemudian ia tidak mandi, apakah yang harus ia lakukan? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Jawaban:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Terkadang wanita itu mengalami mimpi (mimpi basah), sebab kaum wanita adalah saudara kaum pria, jika kaum pria mengalami mimpi maka demikian pulalah halnya wanita. Jika seorang wanita mengalami mimpi dan tidak keluar cairan syahwat pada saat bangun dari tidurnya, maka tidak ada kewajiban bagi wanita itu untuk mandi. Akan tetapi jika mimpi itu menyebabkan adanya air dari kemaluannya, maka wanita itu diwajibkan untuk mandi. Hal ini berdasarkan hadits Ummu Salim yang bertanya kepada Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; : "Wahai Rasulullah, apakah diwajibkan bagi seorang wanita untuk mandi jika ia bermimpi ?" Rasulullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; menjawab. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"&lt;i&gt;Artinya : Ya, jika ia melihat air&lt;/i&gt;". &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Jadi jika mimpi itu menyebabkan keluar air maka wajib baginya untuk mandi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Jika mimpi itu telah berlalu lama sekali dan mimpi itu tidak menyebabkan keluar air maka tidak ada kewajiban mandi atasnya, akan tetapi jika mimpi itu menyebabkan keluarnya air maka hendaknya ia menghitung berapa shalat yang telah ia tinggalkan lalu hendaknya ia melaksanakan shalat yang ia tinggalkan itu.&lt;br /&gt;[&lt;i&gt;Fatawa wa Rasa'il Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin, 4/20&lt;/i&gt;] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;Disalin dari buku Al-Fatawa Al-Jami'ah Lil Mar'atil Muslimah, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Tentang Wanita, penyusun Amin bin Yahya Al-Wazan, terbitan Darul Haq hal. 26 penerjemah Amir Hamzah Fakhruddin.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-1225803331606682298?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/1225803331606682298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/wajib-mandikah-wanita-yang-bermimpi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1225803331606682298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/1225803331606682298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/wajib-mandikah-wanita-yang-bermimpi.html' title='Wajib Mandikah Wanita Yang Bermimpi (Mimpi Basah)'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-6300784456755819252</id><published>2010-01-10T03:34:00.001-08:00</published><updated>2010-01-10T03:34:44.846-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Larangan Menampakkan Perhiasan Kepada Laki-Laki Yang Bukan Muhrimnya</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;h4 align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Amr bin Abdul Mun'im&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Wahai Ukhti Muslimah ..! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Kemusykilan kaum wanita yang terjadi pada zaman sekarang ini adalah tentang cara berhias mereka, senang berkumpul dan mengerjakan hal-hal yang tidak berguna di pusat-pusat keramaian. Semua itu merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Yang dimaksud dengan wanita yang senang memamerkan perhiasannya adalah seorang wanita yang senang menampakkan diri di hadapan lawan jenisnya dengan segala keindahan yang mengundang perhatian. Misalnya dengan pakaiannya, ucapannya, cara berjalannya maupun semua sikap yang mendatangkan laki-laki terpikat kepadanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Al-Ahzab : 33] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Mujahid mengatakan. "Wanita yang keluar rumah yang berjalan dihadapan laki-laki yang bukan muhrimnya telah ber&lt;i&gt;tabarruj&lt;/i&gt; (bersolek) dengan &lt;i&gt;tabarruj jahiliyah&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Tabarruj adalah menampakkan keelokan tubuh dan kecantikan wajah berikut pesonanya. Atau seperti kata Imam Bukhari. "Tabarruj" adalah perbuatan wanita yang memamerkan segala kecantikan miliknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Sedangkan Qatadah berkata. "Kaum wanita memiliki kesenangan berjalan-jalan dan sikap genit, dan Allah Azza wa Jalla melarang semuanya itu". [&lt;i&gt;Tafsir Al-Qur'an Al-Adzim, Qatadah III/482&lt;/i&gt;] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Untuk menjaga masyarakat dari bahaya ini, menjaga tubuh wanita dari tindak kejahatan, menjaga mereka supaya tetap punya rasa malu dan kehormatan dan demi menghindarkan jiwa kaum laki-laki agar jangan sampai tertipu serta tersungkur dalam kenistaan, maka Allah melarang wanita dari menampakkan perhiasannya, Firman Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman, 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau bapak mereka, atau bapak suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-puteri suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, perempuan-perempuan (sesama Islam), hamba sahaya yang mereka miliki, pembantu laki-laki yang tidak mempunyai keinginan, anak-anak yang belum mengerti melihat aurat perempuan. Dan janganlah menghentakkan kakinya supaya diketahui perhiasan-perhisannya yang tersembunyi. Dan taubatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang yang beriman supaya memperoleh keberuntungan"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [An-Nur : 31] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Ingatlah wahai wanita Muslimah, akan firman Allah &lt;i&gt;"Dan janganlah menampakkan perhiasannya"&lt;/i&gt;. Perlu diketahui bahwa perhiasan itu tidak tertentu pada satu bagian anggota tubuh atau pakaian. Ayat tersebut secara tegas menunjukkan bahwa setiap anggota tubuh bisa jadi merupakan perhiasan dan sumber dari timbulnya rangsangan dan wanita yang bertaqwalah yang dapat menghargai hal itu, karena alasan takut pada siksa dan murka Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Dari Abu Hurairah &lt;i&gt;Radhiyallahu anhu&lt;/i&gt;, dia menceritakan, Rasullah &lt;i&gt;Shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; telah bersabda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;"Artinya : Ada dua kelompok penghuni neraka yang belum pernah aku melihatnya, yaitu : Suatu kaum yang bersamanya cambuk seperti ekor sapi yang digunakan untuk mencambuk orang-orang, dan wanita-wanita berpakaian tetapi telanjang, genit, kepalanya seperti punuk unta yang miring, mereka tidak akan masuk surga, tidak juga mencium bau surga, sesungguhnya bau surga tercium dari jarak ini dan itu"&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;. [Hadits Riwayat Muslim] &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Saudariku, perhatikanlah ancaman yang sangat menyeramkan dan juga adzab yang pedih itu bagi wanita yang merasa bangga dengan kecantikannya di hadapan laki-laki yang bukan muhrimnya. Sejenak dia tampak bahagia dan gembira, padahal di akhirat kelak, perbuatan itu merupakan salah satu faktor diharamkannya masuk surga, dan sebaliknya akan dimasukkan ke dalam neraka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Semoga Allah senantiasa memberikan ampunan kepada Anda, Saudariku, atas kekhilafanmu memperlihatkan perhiasan di hadapan laki-laki yang bukan muhrim Anda, baik itu berupa kesengajaan tidak mengenakan &lt;i&gt;hijab&lt;/i&gt; yang telah ditetapkan syari'at maupun dengan memakai wangi-wangian pada setiap kali keluar rumah supaya mereka mencium baunya. Sesungguhnya semua itu akan mendatangkan siksaan pada hari kiamat kelak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 8pt;"&gt;Disalin dari buku 30 Larangan Bagi Wanita, oleh Amr Bin Abdul Mun'in, terbitan Pustaka Azzam - Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7239572963812749580-6300784456755819252?l=dien1202.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dien1202.blogspot.com/feeds/6300784456755819252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/larangan-menampakkan-perhiasan-kepada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6300784456755819252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7239572963812749580/posts/default/6300784456755819252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dien1202.blogspot.com/2010/01/larangan-menampakkan-perhiasan-kepada.html' title='Larangan Menampakkan Perhiasan Kepada Laki-Laki Yang Bukan Muhrimnya'/><author><name>Ummu Musa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10070940385985470334</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_k95g55VV8w4/S_NHQ6ppBoI/AAAAAAAAAIo/OFWlfi6WXkA/S220/candlessu4.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7239572963812749580.post-631836847700812943</id><published>2010-01-10T03:33:00.001-08:00</published><updated>2010-01-10T03:33:44.442-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqh'/><title type='text'>Hukum Mengusap Kain Penutup Kepala Saat Mandi Junub</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;h4 align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Syaikh Abdul Aziz bin Baaz&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;hr color="gray" noshade="" size="2" width="100%" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Aziz bin Baaz ditanya : Apa hukumnya seorang wanita yang mengusap kain penutup kepalanya saat mandi junub ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;Jawaban:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;br /&gt;Merupakan suatu hal yang sudah diketahui dari pendapat para ulama, bahwa dalam syariat Islam yang suci ini telah ada ketetapan mengenai mengusap &lt;i&gt;khuf&lt;/i&gt; dan mengusap kain penutup kepala bagi rambut wanita dan pria (seperti telekung, jilbab ataupun sorban bagi laki-laki, pent), bahwa hal ini tidak dibole
